<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369</id><updated>2011-11-02T04:14:30.080-07:00</updated><category term='pengakuan'/><category term='Atlet Peneliti'/><category term='dream statement'/><category term='sekolah'/><category term='jadoel'/><category term='mentor andal'/><category term='sukses'/><category term='favorit'/><category term='penulis dan emosi'/><category term='CAMERON JOHNSON'/><category term='remaja'/><category term='penyanyi'/><category term='curhat'/><category term='IQ'/><category term='nyata'/><category term='pengusaha'/><category term='penulis'/><category term='kaligrafer seni'/><category term='hakim'/><category term='Kangen MIKRE'/><category term='ujian nasional'/><category term='artis gubernur'/><category term='pembicara penulis'/><category term='Bryant'/><category term='coffee copy'/><category term='Behar'/><category term='pelatih'/><category term='siswa SMA'/><category term='emas olimpiade'/><category term='catur'/><category term='chef'/><category term='orator'/><category term='History Maker'/><category term='greatness'/><category term='kuliah'/><category term='sutradara kampanye'/><category term='entrepreneur'/><category term='bangkit kreatif'/><category term='penggubah lagu'/><category term='petani'/><category term='psikolog'/><category term='sepakbola'/><category term='bahasa'/><category term='guru'/><category term='karung'/><category term='Manajemen Artis'/><category term='bidan'/><category term='cita-cita terlarang'/><category term='presiden'/><category term='idola'/><category term='sejarawan  dan IQ'/><category term='artis'/><category term='country'/><category term='petarung cobra'/><category term='pemusik'/><category term='belajar'/><category term='konsultan politik'/><category term='penemuan diri'/><category term='informatika gizi'/><category term='special one'/><category term='nasi bintang'/><category term='ganti cita'/><category term='kontrak'/><category term='cocok tanam'/><category term='olimpiade'/><category term='arsitek'/><category term='jujur bercita-cita'/><category term='orangtua'/><category term='multi talented'/><category term='calon pemimpin'/><category term='trainer'/><category term='bola'/><category term='bicara cita-cita'/><category term='wartawan  detektif'/><category term='percaya diri'/><category term='diskusi'/><category term='dokter'/><category term='fokus dan kenali diri'/><category term='perancang busana'/><title type='text'>DreamSMART(R)</title><subtitle type='html'>Kami menyelenggarakan Training, Pelatihan, Workshop tentang Cita-cita dengan tajuk "DreamSMART(R)" bagi remaja dan para orang tua, dan tentang Kepemimpinan dengan tajuk "LEADERSHIP METAMORFOSIS(R)" CP. 021-98 99 4249</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>93</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-80312374575452525</id><published>2011-09-10T03:12:00.000-07:00</published><updated>2011-09-15T02:18:01.835-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='chef'/><title type='text'>Cita-Cita MASTER CHEF</title><content type='html'>by YUDISTIRA SAS&lt;br /&gt;10 Sept 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama berselang, kira-kira bulan Juli hingga Agustus 2011, di sebuah stasiun TV terkemuka, diselenggarakan lomba memasak yang diikuti oleh banyak orang dengan audisi di berbagai kota. Lomba dimulai dari 30 orang yang seiring dengan waktu, semakin lama semakin sedikit karena satu per satu peserta harus tersingkir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada satu bulan terakhir, tersisa 10 peserta. Lomba semakin ketat, peserta saling bersaing untuk mengalahkan peserta lainnya. Item lomba bukan sekadar meramu atau memroses suatu bahan makanan menjadi sebuah masakan yang lezat, namun juga termasuk "plating" atau menghiasi piring dengan makanan dan garnis (hiasan) yang sangat menarik. Bahkan dalam suatu episode diadakan lomba menebak bumbu dari masakan yang sudah jadi yang dibuat oleh seorang Chef ternama. Dari sekitar 25 item bumbu, ternyata ada yang berhasil menebak 19 bumbu dengan benar, sedang peserta lainnya hanya dapat menebak 15 item atau kurang dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pada suatu episode, ketika peserta tersisa 3 orang, yaitu Santiana, Lucky dan Agus, mereka harus menirukan masakan yang telah dibuat oleh seorang Chef dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Mereka bertiga juga harus menjadi Chef sungguhan di sebuah hotel bintang lima di Jakarta Selatan, yang restorannya dipimpin oleh Chef Vindex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pada saat Grand Final, tinggal Agus dan Lucky yang tersisa. Mereka harus saling berhadapan dengan 3 babak. Persaingan sangat ketat. Pada babak pertama, Lucky yang agak gugup harus mengakui keunggulan Agus dengan selisih 5 angka. Pada Babak ke-2, Lucky menyusul dengan angka yang cukup mencolok, sedemikian sehingga dia untuk sementara unggul 1 angka dari Agus. Penentuan akhir adalah pada babak ketiga dengan penilaian angka ganda dengan 3 orang juri (chef Marinka, Chef Juna, dan Chef Vindex) + 1 juri tamu. Juri tamu adalah seorang Chef yang sudah dikenal oleh penonton karena pernah memenangi lomba antar chef di sebuah stasiun TV beberapa tahun lalu sebanyak 9 kali berturut-turut untuk masakan Indonesia, yaitu Chef Rohendi. Kedua finalis harus menirukan masakan Tumpeng Lengkap yang telah dibuat oleh Chef Rohendi dalam tempo 3 jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba waktunya, masakan dinilai oleh keempat juri. Hasil penilaian sangat ketat dari satu juri dengan juri lain. Sampai dengan 3 juri utama, selisih angka adalah 1 point untuk keunggulan Lucky. Pada penilaian terakhir teryata Chef Rohendi memberikan nilai 18 untuk Agus dan nilai 19 untuk Lucky. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah LUCKY sebagai Master Chef Indonesia pertama dan mendapatkan hadiah Rp300juta rupiah dan beberapa hadiah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi juara masak memang tidak mudah. Selain bakat meramu, mengolah dan mengenali bahan serta bumbu, juga butuh latihan rutin dan bersemangat untuk menciptakan makanan baru dengan bahan yang sama atau bahan yang sama sekali baru atau belum pernah disajikan sebagai makanan. Bahkan, penyajian sangat menentukan "menarik" atau tidaknya suatu masakan, ketika baru dilihat di atas meja. Istilahnya: dari mata, turun ke lidah lalu tertanam di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting juga adalah IMPIAN yang besar yang membuat kita mau terus untuk menampilkan makanan yang MENGGIURKAN dan juga LEZAT rasanya. Dalam gaya bahasa sinestesia dikatakan: "Masakan itu terlihat LEZAT." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chef Lucky terinspirasi oleh Omanya yang mengajarinya memasak, sedang chef Agus terinspirasi oleh ibundanya. Bahkan, yang menarik, Chef Lucky pernah menjadi seorang pencuci piring di sebuah restoran di Australia ketika dia sempat tinggal di sana. Sedangkan Chef Agus adalah seorang guru di sebuah SMK di Banjarmasin yang dikagumi oleh murid-murid bahkan oleh rekan guru lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah bagaimana memelihara IMPIAN itu trus menerus sehingga semangat tidak pernah pudar hingga CITA-CITA tercapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi Chef, anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-80312374575452525?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/80312374575452525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=80312374575452525' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/80312374575452525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/80312374575452525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2011/09/cita-cita-master-chef.html' title='Cita-Cita MASTER CHEF'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8767206078579352674</id><published>2011-05-09T21:32:00.000-07:00</published><updated>2011-05-09T21:32:56.586-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemusik'/><title type='text'>Cita-cita seperti KITARO</title><content type='html'>by YUDISTIRA SAS&lt;br /&gt;10 may 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang mengira bahwa KITARO si pemusik jagoan dari Jepang sejak keci bercita-cita menjadi PEMUSIK. Ternyata TIDAK. Jadi, apa cita-cita kecilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan SMA, dia bercita-cita menjadi PETENIS profesinal. Kok bisa berubah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berubah ketika suatu saat diminta membentuk band di sekolah untuk mengikuti lomba band. Saat itu dia mau bergabung tanpa bercita-cita apa-apa. Saat itu pula dia menggubah sebuah komposisi lagu, yang judulnya sudah dia LUPA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu dia bermaun musik, dengan aneka instrumen. Mengapa beraneka instrumen yang dia mainkan. Alasannya sangat sederhana. Suatu saat si pemain DRUM tidak hadir saat harus pentas, maka dia menggantikan. Saat lain si pemain BASS tidak bisa datang, maka dia menggantikan. Saat lain lagi si pemain keyboard tidak masuk, maka dia yang menggantikan. BEGITULAH..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dia mencoba mengambil inspirasi dari ALAM. Ketika dia MENDENGARKAN alam, dia menjadi RILEKS, dan dia mendapatkan ILHAM untuk sebuah komposisi musik. Demikianlah yang dia lakukan selanjutnya, untuk mendapat inspirasi musik, dia selalu kembali ke alam agar dapat ILHAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kembali ke ALAM, KITARO berhasil mengalami KEADAAN OTAK GELOMBANG ALPHA, yaitu santai tapi tidak tidur, saat yang paling tepat untuk mendapatkan ILHAM... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAn, KITARO telah banyak menghasilkan kompisisi musik khas yang dikenal banyak orang kingga kini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8767206078579352674?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8767206078579352674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8767206078579352674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8767206078579352674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8767206078579352674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2011/05/cita-cita-seperti-kitaro.html' title='Cita-cita seperti KITARO'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7284901798519962151</id><published>2011-03-20T01:24:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T01:24:31.669-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cita-cita terlarang'/><title type='text'>Cita-cita: ORTU Bilang "TIDAK BOLEH!"</title><content type='html'>by Yudistira SAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Minggu lalu, seorang klien remaja di Jakarta mengirim SMS kepada saya seperti ini: "Bapaaaaak, saya galaaau  :("&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah seorang remaja putri yang sudah kira-kira hampir dua tahun ini bertukar SMS dengan saya bertanya-jawab tentang cita-cita, tepatnya saat saat dia duduk di kelas 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dia GALAAAU...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, apa yang selama ini dicita-citakan olehnya, yang PERNYATAAN CITA-CITAnya dipampang di tembok kamar, yang selama ini diOBSESIkannya, mendapat larangan dari Ayahnya. Dia bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke UGM (Universitas Gajah Mada) di Jogja. Dia ingin kuliah sambil kost di sana. Begitulah Impiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, apa yang dia cita-citakan belum pernah dibahas dan didiskusikan dengan Ortunya selama ini. Ketika akhirnya dia memaparkan kepada ORtunya, rupanya sang Ayah TIDAK SETUJU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanya alasan ayahnya melarang, dijawabnya bahwa kata ayahnya pergaulan di Jogja, khususnya para mahasiswa/mahasiswinya di anggap terlalu bebas. Sebagai ayah dari seorang wanita, pasti mempunyai kekhawatiran dengan situasi seperti itu jika putrinya berkuliah di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Akhirnya, saya menyarankan kepadanya untuk mencoba beradaptasi dengan keadaan. Yang saya maksudkan adalah untuk tidak mengendurkan cita-cita di Fakultas dan Jurusan yang sama,namun mencoba untuk masuk ke UI (Universitas Indonesia). Dia belum dapat menerima saran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, ketika saya pantau di status FaceBook-nya (kami sudah menjadi teman di FB) dia dengan gamblang menerangkan kepada temannya bahwa dia tidak diizinkan oleh Ortunya berkuliah di UGM, jadi dia tidak akan ikut test masuk UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, bercita-cita tidak mudah. Harus berdiskusi dengan Orang tua, khususnya jika kita memang sangat menghormati dan juga mungkin sangat bergantung dalam hal pembiayaan kepada mereka. Apabila proses diskusi sudah dilakukan sejak awal, mungkin kekecewaan atas TERLARANGnya cita-cita, tidak terlalu besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saran saya, segera diskusikan Cita-cita ANDA dengan Ortu anda. Good luck!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7284901798519962151?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7284901798519962151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7284901798519962151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7284901798519962151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7284901798519962151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2011/03/cita-cita-ortu-bilang-tidak-boleh.html' title='Cita-cita: ORTU Bilang &quot;TIDAK BOLEH!&quot;'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7213054717248887069</id><published>2011-02-01T00:30:00.000-08:00</published><updated>2011-02-01T00:30:09.783-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ganti cita'/><title type='text'>GANTI CITA-CITA</title><content type='html'>by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini saya bertemu dengan teman lama saya. Sudah lebih dari 5 tahun tidak berjumpa. Dulu belum ada Facebook. Karena sudah ada Facebook, maka kami hanya ketemuan di internet, maksud saya di Facebook. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bertemu, dia membuka obrolan dengan kata-kata:"Mas aku udah ganti Cita-cita.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu barulah kami atur pertemuan. Akhirnya kami bertemu di kantor saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, dia sangat ingin menjadi penyiar. Dia adalah tipe seniman, yang gaul. Latar belakang kuliah adalah Psikologi di salah satu perguruan tinggi di Ciputat. Saya sebenarnya tidak tahu persis mengapa berubah haluan, tetapi "hari gini" siapa sih yang tidak kepingin jadi PNS yang jauh lebih "wuenak" ketimbang jaman dulu. Terimakasih atas kenaikan gaji dari Gus Dur tentunya. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya teman saya ini sudah diterima di DEPSOS dan hanya tinggal menunggu SK dari Ketua Badan Kepegawaian Nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bercerita bahwa sudah melalui berbagai ujian tertulis dan wawancara. Dan, yang menarik, yang paling lama adalah ujian wawancara. Jauh lebih lama dari teman-teman dia satu perjuangan dalam tes tersebut. Rupanya si Penguji yang mungkin juga berpendidikan PSIKOLOGI harus muter-muter untuk mengorek segala sesuatu dari orang dengan latar belakang yang sama, PSIKOLOGI. Masing-masing punya cara untuk berkelit. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah cita-cita, yang namanya BERGANTI cita-cita tentu boleh saja. Yang penting, hal yang terakhir yang dipilih adalah yang lebih diinginkan untuk dapat meningkatkan diri. Semoga dengan memilih yang terakhir, apa yang ada di dasar hati dan dalam mimpi baik saat terjaga atau tertidur akan segera tercapai. Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7213054717248887069?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7213054717248887069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7213054717248887069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7213054717248887069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7213054717248887069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2011/02/ganti-cita-cita.html' title='GANTI CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2462094174704767625</id><published>2010-09-08T01:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-08T01:54:33.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><title type='text'>GURU yang SALAH CITA-CITA</title><content type='html'>08 November 2009&lt;br /&gt;by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina (Malang): Pak Yudis, saya sudah baca buku bapak DramSMART. Pak, saya merasa elah salah salah dalam mencapai cita-cita. Sejak kecil saya bingung apa cita-cita saya, karena selalu berubah-ubah.&lt;br /&gt;Setelah saya bekerja, baru saya sadar apa bakat saya. Sekarang saya bekerja sebagai guru BP/BK dan ini merupakan siksaan bagi saya karena saya tidak pernah membayangkan menjadi seperti ini.&lt;br /&gt;Saya ingin sekali keluar tapi saya takut nanti tidak dapat kerjaan dan takut orang tua saya kecewa karena saya sudah PNS. Tapi benar pak, saya sungguh nggak nyaman, tersiksa sekali dan nggak bisa menikmati jadi guru BK, saya suka ketrampilan.&lt;br /&gt;Menurut bapak saya harus bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: Salam utk bu LINA di Malang.&lt;br /&gt;Ibu tidak usah keluar dulu dari PNS. Boleh saya tanya apa kehebatan ibu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina: Bpk, saya sudah tanyakan kepada teman-teman, kebanyakan teman kuliah. Kate mereka saya ini: Baik hati, gak sombong, jujur, gak lupa teman lama, peduli sama teman, bertanggung jawab, supel, bisa mengatasi masalah dengan tenang, beruntung jadi PNS, sederhana, bisa jaga rahasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: Apa ketrampilan andalan Ibu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIna: Saya suka ketrampilan membuat kerajinan tangan. Saya suka jahit-menjahit dasar. Pernah kuliah tata busana, tapi karena sepertinya teman-teman tidak suka, jadinya jadual kuliah sering terganggu, akhirnya berhenti kuliah. Padahal sayang sekali karena sudah bayar. Pernah ke DIknas untuk minta jabatan struktural, malah saya dimarahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: Ibu ambil kursus saja yang waktunya lebih fleksibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina: Iya pak, tapi saya orang yang tidak bisa menanggung beban dobel-dobel. Waktu saya banyak tersita di sekolah, apalagi masalah siswa banyak banget. Kalau kursus takutnya nanti malah tidak maksimal. Kenapa ya saya tidak bisa pindah ke struktural, padahal kalau di sana saya lebih bisa atur waktu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: Boleh saya tebak, ibu dulu kuliah di Psikologi Pendidikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina: Iya pak, lebih tepatnya Psikologi Pendidikan dan Bimbingan di IKIP Malang. Tapi saya masuk tuh asal milih aja dan gak ada niat untuk kuliah. Saya lebih suka membuat suvenir atau semacam itulah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: Kalau begitu tinggal atur waktu saja serta ied kreatif dan modal kerja untuk kembangkan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina: Nah, itu yang saya gak bisa, ngatur waktu. Kalau sudah banyak masalah siswa, kerjaan saya jadi berantakan. Dan kalau di rumah pinginnya tidur terus, kalau suntuk saya pinginnya santai. Saya inginnya kerja yang nyaman. Baiklah, terimakasih banyak pak atas saran-sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudis: sama-sama bu Lina.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2462094174704767625?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2462094174704767625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2462094174704767625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2462094174704767625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2462094174704767625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2010/09/guru-yang-salah-cita-cita.html' title='GURU yang SALAH CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1517188653257776227</id><published>2010-05-20T02:16:00.000-07:00</published><updated>2010-05-20T02:16:23.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ujian nasional'/><title type='text'>UJIAN NASIONAL</title><content type='html'>by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;20 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan April 2010, saya diajak oleh seorang penggiat pendidikan di Jawa Tengah, tepatnya di kota Tegal untuk menjadi "peninjau" pada saat pelaksanaan UN SMP. Pagi itu yang menjadi target ada 4 buah sekolah SMP atau sederajat di selatan kota SLAWI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berliku-liku menumpang kendaraan melalui jalan aspal sempit, sampailah kami di sekolah yang pertama. Demikian seterusnya, melalui jalan yang juga berliku dan sempit, melalui perkampungan dan persawahan sampai kami di 2 sekolah lainnya, sementara yang satu lagi agak ke dekat kota Slawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada nuansa yang nyaris seragam yang dapat saya tangkap di setiap sekolah yang kami kunjungi. Ada ketegangan yang nampak di setiap wajah Kepala Sekolah. Ketegangan menjadi sangat NYATA, ketika salah satu anggota rombongan penilik (rombongan yang saya "ikuti")bertanya:&lt;br /&gt;"Jadi berapa Pak/Bu, target kelulusan di sini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya cukup mirip dari satu Kepsek dengan lainnya. Mereka mengatakan tentu harapan sangat tinggi. Apakah mungkin mereka menjawab "target angka yang rendah" di hadapan bapak-bapak penilik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang Ibu Kepala Sekolah, bahkan secara nyata ingin agar sistem di kembalikan ke semula memakai EBTANAS, karena toh, saat akan masuk ke jenjang yang lebih tinggi masih ada lagi ujian masuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat setuju dengan sikap MAhkamah Konstitusi yang lebih mengarahkan agar segala prasarana dan sarana penunjang dilengkapi lebih dulu sebelum UN yang berstandar nasional diberlakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat situasi dan kondisi di mana SISWA, GURU dan ORANGTUA menjadi sangat tertekan pada pekan UN, khususnya di kalangan sekolah yang bukan unggulan, yang menjurus kepada tindakan yang tidak terpuji bersama-sama (tindakan tidak terpuji berjamaah), maka saya lebih setuju jika UN dibekukan dulu, sambil menunggu SELURUH prasarana dan sarana pendidikan terdistribusi merata di bumi Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak terlalu heran jika saat pengumuman, bagi yang tidak lulus menjadi sangat terpukul. Penantian yang lama dan usaha keras sepanjang tahun terakhir seolah sia-sia dan bumi bagaikan berhenti berputar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pengukuran statistik TIDAK BOLEH menentukan TARGET hasil. Ketika kita menargetkan, maka kita sudah terjebak dalam pola rekayasa hasil. Jika UN dimaksudkan untuk standardisasi, maka yang MENDESAK dan PENTING untuk distandardisasi adalah PRASARANA dan SARANA Pendidikannya. Seharusnya UN adalah sebagai Umpan Balik yang tidak harus menentukan kelulusan siswa. Biarlah guru mereka masing-masing yang menentukannya dengan memerhatikan aktifitas siswa selama bersekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah sekolah dengan bangga menyatakan bahwa 100% siswanya lulus UN, maka masih perlu dikalikan dengan angka KOEFISIEN KEJUJURAN. Oleh sebab sangat penasaran, saya melakukan survei kecil di Jakarta Selatan, dengan sekitar 70an responden. Hasil sementaranya, 25 persen para siswa yang 1-2 tahun lalu ikut UN SMP melakukan tindakan MENCONTEK! Adakah pihak lain yang juga melakukan survei semacam itu? Kalau ada, saya sungguh ingin mengetahui hasil surveinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika 20 persen anggaran diarahkan dalam bidang pendidikan, maka itu seharusnya dapat menjadi PRASARANA dan SARANA pendidikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Ketika itu semua sudah terstandardisasi, maka saya berargumentasi bahwa jika sama-sama jujurnya, maka hasil UN setelah PRASARANA dan SARANA standar pasti akan lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda SETUJU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1517188653257776227?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1517188653257776227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1517188653257776227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1517188653257776227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1517188653257776227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2010/05/ujian-nasional.html' title='UJIAN NASIONAL'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5199608670128858843</id><published>2010-02-08T03:15:00.000-08:00</published><updated>2010-02-08T03:32:01.454-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><title type='text'>Ingin Jadi GURU AGAMA</title><content type='html'>by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;8 Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari yang lalu, saya mendapatkan SMS dari seorang bernama VERA di Sawahlunto, Sumatera Barat (no HP 085766041xxx). Berikut ini Tanya jawab yang terjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vera (Tanya): Apakah ini no. HP penulis DreamSMART(R)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudistira (Jawab): Iya.. Ini dari Siapa? dan di mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Dari Nelya Veronica, Siswi SMAN 1 Sawahlunto, Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Adakah yang dapat saya bantu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Vera pengen belajar banyak ne tentang cita-cita sama kakak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Boleh.. Vera mau nanya apa? Mau jadi apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Vera tu pengen banged jadi Guru kak.. tapi 3x dalam sehari.. Bisa gak Kak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Maksudnya bagaimana? Belum jelas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Begini.. Vera tu pengen kalau pagi ngejar di sekolah, trus siang ngajar di madrasah (MDA) n malamnya jadi guru ngaji Kak.. Gimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Boleh aja kalau pandai atur waktu dan tenaga kamu. Ngajar pagi di bidang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Pengennya sih di bidang umum aja Kak. Gak terfokus ke satu bidang aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Maksudnya sekarang ini atau setelah lulus SMA? Atau, setelah lulus kuliah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Setelah lulus SMA kalau dapat Kak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Oh begitu... Kalau jadi guru, resminya harus sarjana. Kamu suka pelajaran apa? Hobimu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Agama sama Sosiologi Kak. Kalau hobi Vera baca Al-Qur'an sama nyanyi Kak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Kalau begitu pilihlah satu bidang untuk kuliah nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Kalau saya pilih bidang agama, gimana menurut Kakak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Bagus. Berarti baiknya masuk UIN, Universitas Islam Negeri (dulu IAIN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Oke.thanks ya Kak..atas masukannya.. Kapan-kapan kita sambung lagi yan Kak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Iya.. sama-sama. Sukses ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: iya Kak.. doain Vera ya Kak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5199608670128858843?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5199608670128858843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5199608670128858843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5199608670128858843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5199608670128858843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2010/02/ingin-jadi-guru-agama.html' title='Ingin Jadi GURU AGAMA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8361845267531622518</id><published>2010-02-02T23:36:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T00:01:51.334-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis'/><title type='text'>ARTIS: Camera Face, Fotojenik, Unikjenik</title><content type='html'>by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;3 February 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang menggemari "tabung kaca" yang kian lama kian berubah menjadi "tabung" tipis, anda pasti mengamati perkembangan ARTIS-ARTIS baru yang menghibur anda sepanjang waktu. Baik itu pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari atau sampai besok pagi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, di tahun 1979-an, untuk dapat menjadi seorang fotomodel atau bintang film layar lebar, disyaratkan untuk mempunyai wajah dan bodi yang FOTOJENIK. Bagi yang tidak mempunyai syarat-syarat itu, sungguh sangat sulit untuk dapat menjadi seorang ARTIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, dunia mulai bergeser. Permintaan dan daya terima masyarakat juga bergeser. Istilah yang dipakai bukan hanya FOTOJENIK, tapi juga CAMERA FACE dan yang paling akhir tapi dapat diterima adalah UNIKJENIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu UNIKJENIK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi artis di abad ini, juga dapat dicapai dengan cara UNIK, wajah UNIK, penampilan UNIK, cara ngomong yang UNIK, cara menyanyi yang UNIK, cara melawak yang UNIK dan segala macam yang UNIK-UNIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan sebutkan beberapa nama yang tidak ada potongan ganteng, tidak ada potongan bodi yang langsing, tapi mereka semua DAPAT DITERIMA oleh para penonton, dan tentunya harus dapat diterima oleh para PRODUSER yang mengorbitkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia lawak, sangat banyak yang memenuhi kriteria "wajah kampung, rejeki kota." Yang masih digemari, dan masih mengibur setiap malam adalah TUKUL ARWANA. Yang sedang menanjak adalah SULE dan AZIZ GAGAP. Ada juga komedian yang berbadan tambun, seperti ADE NAMNUNG, yang agak tambun adalah PEPI, dan lawan mainnya BUDI ANDUK. Di samping itu, ada juga yang wanita yaitu JENG KELIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari mereka mempunyai beberapa kelebihan yang jarang ada duanya, yang mana ketika kelebihan tersebut dipadukan dalam sebuah banyolan, yang terjadi adalah suasana yang MENYEGARKAN para penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang TUKUL sudah banyak dibahas sehingga tidak akan dibahas di sini. Seorang SULE, adalah seorang ahli karawitan dan ahli seni Sunda. Dia pandai menyanyi gaya Sunda, menari gaya Sunda. Kadang-kadang dia mengeluarkan pantunnya. AZIZ yang tidak gagap menjadi GAGAP dan unik, walau dia akui menjadi gagap tidak mudah. Seorang PEPI ternyata bukan hanya suka membanyol, tatapi dia pandai memainkan alat musik tabuh. Saya pernah melihatnya menabuh gendang di sebuah Mal di Jakarta Selatan. JENG KELIN lain lagi. Keunikan wanita ini adalah suaranya yang CEMPRENG dan gaya jalannya yang aneh serta cara berkomunikasi yang menjengkelkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua ini adalah beberapa orang yang memenuhi kriteria UNIKJENIK. Jadi tidak hanya CAMERA FACE saja, tetapi menjadi UNIK juga sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Psikolog juga menambahkan, bahwa pada dasarnya, mereka yang UNIKJENIK ini, harus SUKSES dulu mengangkat RASA PERCAYA DIRI sedemikian rupa sehingga mereka menjadi SUKSES di dunia panggung dan layar kaca/lebar. Tanpa RASA PERCAYA DIRI yang tinggi, mereka akan selalu merasa KALAH BERSAING dengan yang CAMERA FACE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya dapat PASTIKAN bahwa ANDA mempunyai kriteria salah satu dari dua tadi atau dua-duanya: ANDA termasuk CAMERA FACE, atau UNIKJENIK atau kedua-duanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau menjadi ARTIS, harus berani ikut AUDISI atau CASTING, anda MAU dan BERANI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8361845267531622518?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8361845267531622518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8361845267531622518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8361845267531622518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8361845267531622518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2010/02/artis-camera-face-fotojenik-unikjenik.html' title='ARTIS: Camera Face, Fotojenik, Unikjenik'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5416567729997009574</id><published>2010-01-22T01:17:00.000-08:00</published><updated>2010-01-22T01:40:31.661-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarawan  dan IQ'/><title type='text'>SEJARAWAN dan IQ</title><content type='html'>by Yudistira S.A. Soedarsono&lt;br /&gt;22 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Januari tahun 2010 ini saya mendapat SMS dari ANA di Probolinggo. Dia menanyakan beberapa hal yang ternyata belum ada di buku DreamSMART(R) for Teens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana (Tanya): Ass. Pak Yudis, Bagaimana caranya agar dapat menjadi seorang Sejarawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudistira (Jawab): Alaikum salam. Ana, untuk menjadi seorang SEJARAWAN sebaiknya dari SMU IPS, yang mencintai pelajaran Sejarah. nanti, setelah lulus melanjutkan ke FISIP atau FIB Jurusan Sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: FISIP itu di mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: FISIP itu singkatan dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik. Jurusan itu ada di beberapa universitas yang ternama, misal di UI, UGM dan di UNAIR. Namun, ada juga yang memasukkan Jurusan Sejarah di Fakultas Ilmu Budaya (d/h Fak. SASTRA), silakan dicari infonya ke universitas masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Pak, apakah saya termasuk orang yang FOKUS jika saya berminat di bidang Sejarah dan mengidolakan: JOANNE KATHLEEN ROWLING, penulis novel Harry Potter; dan CHAIRIL ANWAR dan M.H. RUSLI yang keduanya adalah penyair dan pejuang Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Sebenarnya masih masuk yang FOKUS, karena menyukai perjuangan. Memang seorang SEJARAWAN akan sangat mengidolakan totok-tokoh pejuang/sejarah. Dan kalau dia mengidolakan seorang penulis, juga masih fokus, karena ujung-ujungnya seorang SEJARAWAN harus menulis tentang sejarah yang khusus, yang dia teliti dan dia minati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: terus, saya mau tanya lagi.. Apakah kalau pintar matematika maka IQ-nya dianggap tinggi? Dan, kalau IQ-nya tinggi apakah pintar di segala bidang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Tes IQ adalah sangat terkait dengan pengukuran kemampuan berhitung dan berlogika. Jadi, kalau IQ-nya tinggi memang ada kaitannya dengan kemampuan matematika yang tinggi. Tetapi, IQ yang tinggi bukan berarti dia pintar di segala hal. Tes IQ tidak mengukur kemampuan bermusik, olahraga, dan kreativitas seseorang. Yang lebih penting, IQ tidak mengukur kematangan emosi, ketekunan, adaptasi dan spiritualitas seseorang. Padahal 4 hal terakhir ini adalah yang paling menentukan KESUKSESAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya: Pak, apakah SEJARAWAN hanya bekerja di MUSEUM?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab: Tidak juga. Yang lebih punya prospek bagus adalah kalau kamu jadi dosen, lalu kuliah Master dan Doktor untuk bidang Sejarah, lalu suatu hari kamu akan menjadi seorang narasumber di TV atau seminar-seminar dalam bidang yang kamu teliti dan kamu bukukan. Jadi, sambil jadi narasumber, kamu tetap jadi dosen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5416567729997009574?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5416567729997009574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5416567729997009574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5416567729997009574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5416567729997009574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2010/01/sejarawan-dan-iq.html' title='SEJARAWAN dan IQ'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2922306132559700486</id><published>2009-10-16T13:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T13:58:00.796-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hakim'/><title type='text'>Jadi HAKIM Seperti BISMAR SIREGAR SH.</title><content type='html'>By Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;16 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Minggu tanggal 11 Oktober 2009 adalah salah satu hari yang sangat berkesan dalam hidup saya. Pada hari itu saya berkesempatan bertemu muka dan berjabatan tangan dengan seorang yang sangat hebat. Yang lebih dalam lagi, pada kesempatan itu, saya mendapatkan curahan semangat untuk tetap kukuh dalam bertindak lurus dalam hidup ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, saya diundang oleh seorang teman untuk hadir dalam acara bedah buku yang dikarang oleh seorang mantan Hakim Agung Indonesia. Teman saya ini menjadi anggota panitia acara tersebut. Pengarang buku ini adalah BISMAR SIREGAR SH. Bukunya berjudul “Islam Akhlak Mulia, Renungan-renungan di Tengah Malam Sunyi.” Bismar pernah menjadi Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan Utara, dan pada saat menjelang pensiun, dia adalah seorang Hakim Agung di Mahkamah Agung RI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam uraian singkatnya, dia menjelaskan bahwa dulu ketika memutuskan menjadi hakim dan bukan menjadi jaksa, adalah karena menjadi hakim lebih independent. Seorang hakim tidak harus melapor dulu kepada atasan ketika akan memutuskan suatu perkara. Dengan ternyata pilihannya tepat. Dengan demikian dia mempunyai ruang yang sangat luas untuk bertindak adil dalam setiap keputusan yang diambilnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu hingga kini, menjadi hakim tidak pernah kecil tantangannya. Namun ada perbedaan besar antara zaman dulu dengan zaman sekarang. Dulu, sangat sulit menentukan di antara 10 orang hakim, siapa yang tidak jujur. Zaman sekarang adalah sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kini tidak lagi menjabat, dia lebih suka menjadi penulis. Ketika buku “Islam Akhlak Mulia” selesai dan sebagian akan dibagikan secara gratis kepada beberapa orang, komentar istrinya adalah: “Miskinlah kau nanti.”&lt;br /&gt;Bismar menjawab:”Tidak. Ini adalah depositoku untuk hidupku di akhirat nanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bedah buku tersebut, diungkapkannya bahwa menjadi hakim tidak melulu sekadar merujuk kepada Undang-Undang yang tertulis. Dalam beberapa kasus, dia mengambil keputusan berdasarkan kepada hakikat dari suatu permasalahan walaupun mungkin tidak cocok atau tidak ada pada pasal-pasal dalam Undang-Undang. Hal itu diakui oleh anak-muridnya yang hadir pula dalam acara bedah buku tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan bedah buku tersebut, peserta bedah buku memang mendapatkan buku tersebut secara gratis, termasuk saya. Ketika acara bedah telah selesai, secara spontan, beberapa orang, termasuk saya, mengantri untuk mendapatkan tandatangannya pada buku gratis yang kami dapatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada giliran saya, beliau menanyakan nama saya. Saya menjawab seraya menambahkan: ”…Pak, saya juga menulis sebuah buku kecil tentang cita-cita, yang pada bagian penutupnya saya menuliskan pesan agar para remaja tidak bercita-cita menjadi seorang koruptor. Apabila bapak berkenan, saya akan ambilkan untuk bapak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengangguk. Saya segera mengambil buku “DreamSMART® for Teens” dari tas saya. Dia meminta saya membubuhkan tandatangan saya di buku yang akan saya berikan kepadanya, sementara dia membubuhkan tandatangan di buku yang dibagikan secara gratis kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kami saling bertukar buku. Kami saling bersalaman disaksikan oleh beberapa orang yang mengantri di belakang saya. Terimakasih Pak Bismar Siregar, semoga di Indonesia ada banyak lagi hakim yang seperti anda. Amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2922306132559700486?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2922306132559700486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2922306132559700486' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2922306132559700486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2922306132559700486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/10/jadi-hakim-seperti-bismar-siregar-sh.html' title='Jadi HAKIM Seperti BISMAR SIREGAR SH.'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-4979194853553163881</id><published>2009-07-22T01:07:00.000-07:00</published><updated>2009-07-22T02:10:29.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='psikolog'/><title type='text'>Cita-Cita: PSIKOLOG HEBAT Seperti Profesor FUAD HASAN</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;Rabu, 22 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mempunyai beberapa orang teman dan sahabat yang menyandang predikat sebagai PSIKOLOG. Bahkan ada beberapa anak muda yang belum lama ini lulus Sarjana Psikologi dan ada seorang mahasiswa yang luarbiasa, yang multi-talented yang kini kuliah di Fakultas Psikologi UI. Walaupun kini, untuk menyandang predikat Psikolog Profesional diharuskan untuk mengambil program Master/Magister, saya tetap saja menganggap teman-teman saya tersebut sebagai Psikolog yang profesional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat mereka ini memilih ilmu psikologi sebagai jalur untuk membuka karir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, saya berjumpa dengan salah seorang teman saya tersebut. Dia adalah teman saya dari SMP lalu SMA. Setelah lulus SMA, terus terang saya kehilangan jejak. Jadi saat berjumpa beberapa waktu lalu, saya baru tahu bahwa dia adalah seorang psikolog. Ternyata, dia sekarang menjadi seorang dosen di sebuah universitas swasta di Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam percakapan kami, sempat terungkap bahwa sebagian (besar?) mahasiswa di tempat dia mengajar, memilih fakultas psikologi karena para mahasiswa itu mempunyai masalah pribadi yang tidak mudah diselesaikan. Oleh karena itu, "sambil" kuliah, mereka berharap dapat memahami permasalahan masng-masing, dan berharap ada dosen yang dengan cuma-cuma memberikan solusi bagi permasalah yang dihadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua mahasiswa Psikologi masuk ke sana dengan alasan seperti di atas? Saya YAKIN tidak semua begitu. Pasti ada mahasiswa yang sudah sejak remaja bahkan sejak kecil ingin menjadi psikolog. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang saat tulisan ini dibuat sedang kuliah di Fakultas Psikologi UI, mempunyai alasan masuk ke sana untuk menjadi seorang Psikolog yang dapat membantu orang lain yang mempunyai masalah kejiwaan, tanpa memberikan harus obat (pil). Berbeda dengan Psikiater, yang kadang harus menulis resep untuk sang pasien yang mempunyai gangguan kejiwaan. Menurutnya, "mengobati" tanpa obat lebih KEREN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, dalam siaran TVRI, terdapat acara talkshow yang menampilkan dua orang Psikolog senior Indonesia, Prof. ENOCH MARKUM dan JA. RUMESER, MPSi. Karena dalam acara langsung itu dibolehkan untuk berinteraksi, saya menelepon untuk mengobati rasa penasaran saya tentang satu hal dalam bidang Psikologi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya dipersilakan bertanya, segera saya bertanya kepada Prof. ENOCH MARKUM:&lt;br /&gt;"Selamat siang Pak. Saya ingin bertanya kepada Pak Enoch Markum. Pertanyaan saya: Kalau dalam ilmu Sosiologi di Indonesia, sudah ada beberapa Sosiolog Indonesia yang beberapa teorinya dicuplik dan disejajarkan dengan beberapa teori dari luar negeri, bagaimana dengan Psikolog Indonesia? Siapakah Psikolog Indonesia dan apa teorinya yang dapat kita sejajarkan dengan teori dari luar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Enoch Markum menjelaskan bahwa di Fakultas Psikologi UI, sekarang ini sedang dikembangkan yang namanya PSIKOLOGI ULAYAT (Indigenous Psychology), yaitu psikologi yang berdasarkan kepada beberapa Etnis yang begitu beragam dari Indonesia. Sedangkan, tambahan dari Pak Rumeser, bahwa ada seorang Psikolog hebat dari Indonesia, yang teorinya patut diangkat dan disejajarkan dengan teori dari luar negeri. Hal itu dapat terjadi karena "orang ini" sangat JELI dan tanggap terhadap situasi psikologi di Indonesia. "Orang ini" adalah Profesor FUAD HASAN. Dia telah menemukan teori Psikologi "KAMI dan KITA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bersama, memang dalam bahasa Indonesia sehari-hari dikenal istilah KAMI dan KITA, yang jika diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi WE saja. Hal ini berarti ada perbedaan signifikan dalam hal kejiwaan orang Indonesia dalam memandang dirinya sendiri dan kawan bicaranya (lawan bicaranya). KAMI dapat berarti saya dan beberapa orang lain, tapi tidak termasuk ANDA. Sedangkan KITA dapat berarti Saya dan beberapa orang lain termasuk ANDA! Jadi, memang, ternyata Indonesia mempunyai seorang PSIKOLOG HEBAT, yang dapat disejajarkan teorinya dengan Psikolog dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban di atas sangat melegakan dan MEMBANGGAKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pembaca yang budiman, anda semakin BERMINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-4979194853553163881?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/4979194853553163881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=4979194853553163881' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4979194853553163881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4979194853553163881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/07/cita-cita-psikolog-seperti-profesor.html' title='Cita-Cita: PSIKOLOG HEBAT Seperti Profesor FUAD HASAN'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5480856762748004062</id><published>2009-05-29T00:43:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T01:37:23.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliah'/><title type='text'>Cita-Cita: KULIAH Apa Aja Deh...</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;29 May 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu yang lalu, seorang bapak dari 3 orang remaja menuturkan kepada saya  bahwa dengan situasi dan kondisi dunia pendidikan di Indoneisa seperti sekarang ini, dia mencoba realistis dengan apa yang dihadapi oleh 3 anaknya. Dia tidak ingin memaksakan berapa nilai yang harus dicapai oleh mereka. Dia tidak ingin memaksakan jurusan IPS atau IPA bagi anak-anaknya. Bahkan lebih dari itu, dia mengijinkan anak-anaknya saat lulus SMA untuk kuliah apa saja, yang penting kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dia mengatakan seperti itu?&lt;br /&gt;Apakah banyak orangtua yang bersikap seperti itu?&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan cita-cita anak-anak mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, itu belum selesai. Dia menambahkan bahwa nanti setelah lulus sarjana di Indonesia, dia akan mengirimkan anak-anak mereka untuk kuliah di LUAR NEGERI. Hal itu dia wajibkan untuk "menutupi" kekurangan selama kuliah di dalam negeri. Jadi, bagaimanapun dia menganggap bahwa kuliah di dalam negeri adalah belum cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga, pada akhirnya, ijazah yang terakhir, yang dari luar negeri itulah yang akan dipakai untuk "mencari kerja" di dalam negeri atau luar negeri. Walaupun situasi global sekarang ini "sangat menantang," diharapkan 5 hingga 10 tahun mendatang situasi global sudah pulih kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan cita-cita anaknya?&lt;br /&gt;Tentunya dia ingin kuliah "apa saja" di Indonesia adalah yang sesuai dengan cita-cia anaknya, jika sudah punya. Jika anaknya belum punya cita-cita, nanti dia dan sang istri akan menyarankan kuliah apa yang mungkin murah dan mudah untuk lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berapa banyakkah orang tua yang seperti bapak itu?&lt;br /&gt;Pastinya hanya Tuhan yang tahu. Mungkin ini adalah sebagian dari respons para orang tua terhadap situasi dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak-anak mereka akan lulus dengan mudah di kampus "apa saja" ini? Rasanya tidak. Karena, belum tentu mereka menyukai bidang yang disodorkan oleh para orang tua. Atau, mereka tidak bersemangat karena bidang itu memang bukan bidang yang mereka jadikan cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana sebaiknya?&lt;br /&gt;Menurut hemat saya, sebaiknya, sebagai titik tolak untuk memilih kuliah adalah Cita-cita si remaja. Bagaimanapun, remaja dan orang tua harus berdiskusi dengan intensif tentang apa yang diinginkan anak (baca: cita-cita), bakat anak dan seberapa mampu para orang tua untuk membiayai perkuliahan. Jika ternyata tidak mampu, sebaiknya mereka menyarankan untuk mencari beasiswa, atau menyarankan untuk bekerja dulu sambil menabung. Untuk mendapatkan beasiswa itu berarti mereka harus mempunyai nilai yang bagus. Nilai yang bagus dapat dicapai jika anak memang berbakat dan mau, atau SEDIKIT berbakat tapi MAU berusaha SANGAT KERAS untuk belajar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5480856762748004062?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5480856762748004062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5480856762748004062' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5480856762748004062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5480856762748004062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/05/cita-cita-kuliah-apa-aja-deh.html' title='Cita-Cita: KULIAH Apa Aja Deh...'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6248363443511374042</id><published>2009-05-24T00:04:00.001-07:00</published><updated>2009-05-24T00:30:27.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='petani'/><title type='text'>Cita-Cita: PETANI Polikultur Organik</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;24 May 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bukan petani biasa. Lahan pertaniannya ada di Sumatera Utara. Namanya JUNAIDI GINTING. Dia adalah petani yang LUAR BIASA. Dia bukan sekadar petani yang hanya menanam, memupuk dan memanen. Dia melakukan percobaan dalam menanam pohon KAKAO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan apa yang dia lakukan?&lt;br /&gt;Hal luar biasa apa lagi yang dia lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah petani PENELITI. Dia membagi lahannya menjadi beberapa bagian yang dia tanami KAKAO dengan cara yang berbeda. Dia mencatat dan mengamati proses yang terjadi dan juga mencatat hasil panennya. Ada yang dipupuk saja tapi tidak dipangkas daunnya. Ada yang dipangkas saja daunnya namun tidak dipupuk, dan beberapa metode lainnya. Ternyata hasilnya, yang dipangkas dan tidak dipupuk lebih banyak dan lebih baik mutunya. Selanjutnya, dia menanam dengan metode yang paling baik jumlah dan mutunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, dia juga menanam beberapa pohon yang menyelingi tanaman kakaonya. Antara lain ada pohon Durian yang menaungi dan dapat menghasilkan panen buah. Ada juga tanaman pengusir hama, sehingga hama malas untuk berkunjung di kebunnya. Dia tidak memakai antihama kimia. Dia melakukannya secara organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil, ternyata banyak rekan petani lainnya yang tertarik menerapkan apa yang dia lakukan. Itulah sebabnya, dia kemudian menjadi MENTOR bagi para petani lainnya. Dia berbagi dengan para petani lainnya semua pengalaman yang telah dia lewati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dia pernah mengalami dan melakukan semua prosesnya sendiri, maka semua yang dia ucapkan sangat diyakini oleh petani lain. Alhasil, hasil KAKAO di desanya meningkat tajam jumlah dan mutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menerapkan penelitian, yang dalam bahasa Kendali Mutu disebut PDCA, Plan Do Check Action, Junaidi Ginting telah menemukan cara yang paling cocok untuk berkebun KAKAO di desanya. Selain itu dia juga mengembangkan proses yang organik tanpa antihama kimia sehingga lebih aman.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang berjiwa PETANI dan bercita-cita meningkatkan produksi dan mutu hasil tanaman kita, dapat menirukan apa yang telah Junaidi lakukan. Jika banyak anak muda Indonesia melakukan hal ini, niscaya kita segera dapat menyaingi segala macam buah dan tanaman yang berbau "BANGKOK." Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6248363443511374042?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6248363443511374042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6248363443511374042' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6248363443511374042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6248363443511374042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/05/cita-cita-petani-polikultur-organik.html' title='Cita-Cita: PETANI Polikultur Organik'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6200773279289339396</id><published>2009-05-18T06:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T06:47:04.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arsitek'/><title type='text'>Cita-Cita: Planolog/Arsitek yang Memahami Kelautan</title><content type='html'>by Y.S.Aji Soedarsono&lt;br /&gt;18 May 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, baru saja usai WOC, World Ocean Conference. Acaranya diadakan di Manado, kota yang penuh kenangan bagi saya. Ketika saya kanak-kanak, selama 2 tahun saya habiskan di sana, dari kelas 0 hingga kelas 1 SD, tahun 1971-1972.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konferensi tentang Lautan adalah yang pertama kali dilakukan sepanjang sejarah umat manusia moderen di bumi. Jadi, sekali lagi Indonesia menorehkan sejarah yang akan tercatat selamanya. Konferensi ini menguatkan dan mempertajam serta melengkapi BALI ROAD MAP yang dilaksanakan tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ternyata, ada ironi di balik semua itu. Ternyata, di kota Manado sendiri, terdapat kenyataan baru, di mana masyarakat nelayan yang menderita akibat dibangunnya jalan lintas tepi pantai di sepanjang pantai Manado. Kini, mereka harus menyeberang jalan untuk mencapai pantai untuk melaut, dan anehnya, tidak ada tempat yang baik untuk menambatkan perahu mereka. Bahkan, mereka harus mengemis kepada pemerintah daerah untuk dibuatkan batu pemecah ombak agar dapat dijadikan tempat menambatkan perahu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa kejadian di mana atas nama pembangunan, beberapa wilayah laut harus menjadi korban, antara lain pengurugan pantai yang tentunya menghancurkan ekosistem airlaut, termasuk koral yang berharga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa banyak Planolog dan Arsitek yang tidak memerhatikan pentingnya ekosistem laut? Apakah mereka benar-benar telah membuat AMDAL untuk melaksanakan hal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, para DESAINER apapun di muka bumi harus memerhatikan dampak dari desain yang mereka buat. Seorang ahli desain barang alat kerja harus memerhatikan apakah karyanya nanti akan menambah sampah yang tidak dapat terurai, seperti plastik. Seorang ahli desain furnitur harus memerhatikan apakah nanti banyak material kayu yang terbuang dari hasil desainnya yang banyak lengkung dan lingkaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Planolog/Arsitek, apakah karya mereka nanti akan menghancurkan ekosistem air laut yang merupakan 2/3 bagian bumi ini. Ketika sudah banyak yang berkampanye tentang HIJAUKAN BUMI, maka sudah pada tempatnya untuk melakukan pula kampanye BIRUKAN LAUT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseimbangan alam darat dan laut harus dijaga dengan baik. Jika saat ini manusia di muka bumi sudah merasakan akibat pemanasan global, saat ini pula mereka harus memelajari apa saja manfaat lautan yang keseimbangan ekosistemnya terjaga. Ketika hutan hujan tropis menjadi penyerap karbon dioksida di daratan, maka tumbuhan laut juga melaksanakan tugas yang sama di bawah permukaan air laut. Mereka adalah penghasil oksigen di alamnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak ilmu yang harus dipelajari oleh Planolog/Arsitek, selain masalah ilmu tanah, ilmu struktur, ilmu mekanika teknik, ilmu gambar teknik, ilmu gambar indah dll. Ilmu kelautan harus lebih banyak dipelajari oleh mereka. Menjadi Planolog/Arsitek bukan sekadar menjadi ahli teknik dan desain. Banyak disiplin ilmu lain yang sangat terkait, termasuk dampaknya, dalam jangka panjang, terhadap hasil karya mereka nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memulai pembangunan yang diduga akan berdampak bagi lingkungan, apalagi dalam jangka panjang, wajib dilakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, AMDAL. Ada lembaga tertentu yang akan menghitung kemungkinan kerusakan yang diakibatkan oleh suatu proyek pembangunan dan kelanjutan operasionalnya. Jika sudah nyata bahwa kerugian yang lebih banyak terjadi daripada keuntungannya, sebaiknya investor tidak memaksakan maksud-maksud ekonominya di lokasi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sumber daya di bumi semakin terbatas, saatnya untuk lebih menjaga kelestarian alam. Siapapun berhak dan wajib untuk menyelamatkan bumi. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6200773279289339396?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6200773279289339396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6200773279289339396' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6200773279289339396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6200773279289339396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/05/cita-cita-planolog.html' title='Cita-Cita: Planolog/Arsitek yang Memahami Kelautan'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8582009792671571304</id><published>2009-05-13T05:27:00.001-07:00</published><updated>2009-05-13T06:02:42.397-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='country'/><title type='text'>What is your CONTRI to your COUNTRY?</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;13 May 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira tiga minggu yang lalu, di atas busway, saya berkenalan dengan seorang ibu yang luar biasa. Kami berkenalan dan langsung, tanpa saya tanya, dia menyatakan umurnya, padahal menurut ilmu sopan-santun, adalah bijaksana untuk tidak menanyakan umur kepada seorang "lady." Dia menyatakan bahwa dia lahir tahun 40-an, berarti sudah berusia 60-an tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, dia adalah sarjana teknik lulusan sebuah institusi terkenal di Bandung. Kemudian dia mengabdi di lembaga pemerintah yang mengurusi pengairan dll. Pada tahun 1980-an, dia mendapatkan beasiswa untuk mengambil gelar master di Delft, Belanda. Setelah lulus, kembali ke tanah air dan melanjutkan pengabdian di lembaga tempatnya bekerja dulu. Kini, dia sudah pensiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ngobrol sana-sini, sayapun bertanya,"Wah hebat ya bu.. kalau begitu sudah banyak ya buku dan tulisan ibu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan serta-merta dia menjawab:&lt;br /&gt;"Wah.. gimana ya dik,... saya ini sibuk banget kerja untuk cari duit untuk anak-anak saya. Suami saya juga begitu." Dengan apologia dia menambahkan,"Jadi ya maaf, saya belum nulis buku.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita si ibu tadi, lain pula cerita seorang pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah tayangan TV, dengan dipandu oleh bung Andy, seorang pemuda kira-kira usia hampir 40-an, diwawancarai, karena dia berprestasi sebagai seorang pembuat desain dan telah memasarkan radio yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda ini adalah sarjana desain lulusan Bandung juga. Letak keunikan radio temuannya adalah pada konsepnya. Konsepnya yang pertama adalah mendekatkan sang pemilik dengan radio itu. Kedua, bahan yang dia pakai adalah kayu sengon dan pinus. Untuk komponennya, standar. Radio yang dia buat, dipasarkan di Eropa, Amerika Utara dan Jepang. Di Eropa, sebuah radionya dipatok dengan harga sekitar 160 Euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam desainnya, dia membuat sistem tuning yang analog, manual, bukan digital, dan tanpa remote. Bahkan, salah satu desainnya, tidak terdapat tampilan indikator apapun. Jadi, sang pemilik harus mencari-cari frekuensi radio yang dia mau dengan memakai "feeling." Hebatnya, desainnya mendapat penghargaan di Jerman. Salah satu keunggulannya, suara yang dihasilkan lebih baik dari radio plastik, karena bahan "casing"nya adalah dari kayu, yang merupakan media akustik speaker yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, secara ekologis, desainnya juga lebih "ramah" lingkungan. Kok bisa ya? Khan .. pakai kayu? Ternyata, dalam setahun dia "hanya" memerlukan 100 pohon sengon dan pinus, namun, pada saat yang sama, dalam setahun itu, dia membagikan 8000 benih sengon dan pinus gratis kepada petani setempat untuk ditanam sebagai pengganti yang telah ditebang. Jadi, dia punya saldo 7900 pohon setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, jika anda bertanya-tanya tentang istilah CONTRI yang saya pakai pada judul, maka anda akan segera mengerti bahwa yang saya maksud adalah CONTRIBUTION. Jadi, saya memang sedang menanyakan kepada anda apakah KONTRIBUSI anda kepada NEGERI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin seperti si Ibu atau si PEMUDA?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8582009792671571304?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8582009792671571304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8582009792671571304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8582009792671571304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8582009792671571304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/05/what-is-your-contri-to-your-country.html' title='What is your CONTRI to your COUNTRY?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-9128882558531217081</id><published>2009-05-04T06:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T07:49:42.762-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jadoel'/><title type='text'>Cita-Cita Kami yang Jadoel, maka Jadilah Kami ..</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;4 May 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat malam minggu lalu adalah sejarah bagi saya pribadi. Jumat sorenya, sekitar jam 17.00, ada teman SD ketika dulu di Surabaya menelepon. Dia sebenarnya berdinas di Pacitan namun sedang tugas ke Jakarta. Dia memberitahukan bahwa malam jam 19.00 akan ada Reuni kecil teman-teman SD. Tempatnya adalah di Senayan City. Wow, TGIF! Jumat malam adalah waktu yang tepat untuk "nongkrong" bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang bukan lulusan SD Surabaya, namun saya sekolah di SD itu dari kelas 2 hingga kelas 5, yang mana satu angkatan hanya ada 1 kelas, jadi kami selalu satu kelas selama tiga tahun lebih saya di sana, hingga bagian awal kelas 5. Saya merasa hanya sebagai "the missing link" dalam kelompok "alumni SD" tersebut. Alhamdulillah, 9 orang terkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara mereka, hanya satu yang saya tidak "pangling," yaitu tetangga sebelah kiri rumah "longkap" satu. Yang lainnya sudah banyak berubah. Saat itu pula, saya mulai mengenal mereka lagi. Ada 3 orang rekan wanita yang rupanya semuanya insinyur pertanian. Ada yang sarjana teknik yang bekerja di pabrik semen, ada yang inspektur di Departemen Keuangan. Ada pula yang mengaku "ngene-ngene ae" (gini-gini aja). Ada yang sarjana teknik, yang lebih suka nulis dan kasih training motivasi. Namun, itulah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cita-cita kami saat dulu kami di SD?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingat saya, hingga kelas 5, saya tidak pernah dengan jelas mendapatkan "pernyataan cita-cita" dari teman-teman. Namun, ada beberapa hal menonjol yang merupakan keahlian teman-teman saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang tiap tahun ikut lomba menyanyi antar kelas, namun Jumat malam di cafe di Senayan City, dia sangat enggan untuk menyanyi, dia enggak PD. Dulu, ada teman yang sering jadi Ketua Kelas, dan sering menangkis "pukulan sayang" dari guru kami, yang akhirnya dia menjadi Polisi, dan Kapolres di sebuah kota di Jawa Barat. Ada yang dulu jadi juru bicara saat Lomba Cerdas Cermat di TVRI, yang ternyata kini menjadi manajer (dia salah satu yang Insinyur Pertanian) sebuah perusahaan besar. Ada yang dulu sangat atletis, sangat cepat larinya, sekarang mengaku "gini-gini aja" dalam bisnisnya. Ada yang sering juara kelas, dan kini menjadi inspektur di Departemen Keuangan. Yang lebih tidak jelas hubungan antara cita-cita dengan kenyataan kini adalah, bahwa ada yang dulu bercita-cita menjadi penyanyi, namun dia ternyata berpendidikan Sarjana Teknik, namun kini lebih menyukai masalah motivasi dan kecerdasan! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang luar biasa, ada teman yang dulu mengaku "medioker" (kemampuan sedang-sedang saja) dan dulu sempat saya ajak "mojok" di bawah pohon dekat sawah, saat pelajaran berkebun, lalu dimarahi pak guru, ternyata sekarang menjalankan usaha agensi untuk "melejitkan brand" beberapa perusahaan. Kawan saya ini dulu sempat dongkol kepada guru kami. Dulu, sebelum saat pulang, guru kami sering memberi pertanyaan dan bagi yang dapat menjawab dengan benar, boleh keluar, pulang duluan. Suatu saat, teman saya yang satu ini menjawab pertanyaan dengan BENAR, namun sang guru tidak mengijinkannya pulang duluan. Dia jadi dongkol, dan karena sangat kecewa, dia tidak mau beranjak dari kursi hingga seluruh siswa kelas kami keluar. Dan, yang luar biasa, teman saya ini sudah pandai menganalisis situasi yang terjadi saat itu, bahwa ada diskriminasi antara siswa PANDAI dan siswa MEDIOKER ke bawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah, apa yang dia kerjakan saat ini adalah upaya "membayar" (payback) atas semua peristiwa dulu itu? Apakah itu sebagai sebuah motivasi yang positif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin YA dan mungkin TIDAK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, itulah para anak-anak SD tahun 1970-an, yang tentunya cara bervisinya adalah versi JADOEL, sehingga kini, kami menjadi seperti ini. Ada deviasi yang besar dan lebar. Oleh karenanya, bagi yang masih muda, sebaiknya cara-cara yang JADOEL dalam bercita-cita digantikan dengan cara yang SMART: Specific, MEGA, Achievable, Recognizable, dan mempunyai Time framed. MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-9128882558531217081?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/9128882558531217081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=9128882558531217081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9128882558531217081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9128882558531217081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/05/cita-cita-kami-yang-jadoel-maka-jadilah.html' title='Cita-Cita Kami yang Jadoel, maka Jadilah Kami ..'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6623040561595598624</id><published>2009-04-15T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T01:06:36.894-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IQ'/><title type='text'>Selembar Hasil TES  IQ</title><content type='html'>by Y.S.Aji Soedarsono&lt;br /&gt;15 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester genap telah tiba. Bagi siswa kelas 10, di beberapa SMU di Jakarta, telah menjalani Psikotes. Tak berapa lama kemudian, hasilnya dibagikan kepada yang bersangkutan. Salah satu tujuannya adalah untuk mempersiapkan para siswa menjelang penjurusan ketika naik ke kelas 11, apakah Bahasa, IPS atau IPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang remaja yang saya kenal, sebutlah si A, menunjukkan selembar kertas laporan hasil psikotesnya kepada saya. Hasilnya sangat mengesankan. Menurut laporan itu, nilainya adalah 128. Kalau menurut teori klasik, dia termasuk anak yang jenius, karena nilainya di atas 120. Sebenarnya saya tidak heran, karena ketika dulu lulus SMP, di sekolahnya dia menjadi juara 1 untuk nilai UN, dengan nilai Matematika 10 dan Bahasa Inggris 10. Menurut lembaga yang menguji, dia dianjurkan masuk IPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di tempat lain, seorang remaja lain yang adalah teman si A, namun sekarang berbeda SMU, melalui lembaga psikologi yang berbeda, mendapatkan hasil tes dengan nilai 106. Berdasarkan teori klasik, dia termasuk anak yang normal (standar). Menurut lembaga penguji, dia di sarankan masuk IPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedemikian pentingkah tes psikologi yang "outcome"-nya nilai IQ ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menjawab hal itu, saya ingin menjelaskan perbedaan cara melaporkan yang dilakukan saat ini dengan "jaman doeloe." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman sekarang, bidang uji dan nilai hasilnya disebutkan dengan jelas, sedemikian sehingga yang bersangkutan tahu betul bidang apa dia mendapat nilai yang sangat kuat, dan bidang apa yang mendapatkan nilai pas-pasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berbeda dengan tahun 1981, ketika saya lulus SMP. Setelah mengikuti psikotes, hasil yang dilaporan dalam selembar laporan selebar setengah kuarto atas nama saya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P  1xx;  O   1xx;  A   1xx; B   1xx; C    1xx; dan T  1xx/1xx.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tuliskan dengan "xx" adalah bilangan puluhan dan satuan yang sengaja saya rahasiakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut anda, bagaimanakan saya dan orang tua saya dapat mengetahui kemampuan, kekuatan dan kelemahan saya? Apakah kode P,O,A,B,C,T harus dirahasiakan baik kepada ortu maupun kepada yang bersangkutan? Rasanya itu tidak jujur. Seharusnya tidak boleh dirahasiakan bagi ybs. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah artikel di koran ternama, baru-baru ini, sang penulis yang adalah ahli dalam bidang HRD, menuliskan bahwa hasil tes IQ adalah yang PALING VALID untuk mengukur kecerdasan seseorang. Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kembali kepada tokoh A yang nilai IQ-nya 128. Saya sangat yakin bahwa sang penguji tidak pernah tahu tentang kemampuan si A dalam hal menulis fiksi. Dalam beberapa kesempatan, saya telah membaca cerpen yang dibuatnya, yang sangat KREATIF. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kesimpulan, dapat kita katakan bahwa tes IQ cukup bermanfaat untuk menjelaskan secara kuantitatif kemampuan seseorang, namun tidak cukup efektif untuk menjelaskan sisi kreativitas yang bersangkutan. Bagaimanapun cara ini masih ada manfaatnya, walaupun metode yang lain perlu pula diterapkan untuk dapat mengetahui kemampuan seseorang secara lebih gamblang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai EQ dan SQ, saya berpendapat bahwa keduanya adalah salah kaprah, karena yang lebih tepat adalah EI (Emotional Intelligence)dan SI (Spiritual Intelligence). Mengapa? Karena "Q" adalah singkatan dari QUOTIENT yang artinya adalah perbandingan. Selama belum ada angka perbandingannya, maka belum dapat dikatakan sebagai EQ ataupun SQ. Anda SETUJU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6623040561595598624?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6623040561595598624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6623040561595598624' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6623040561595598624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6623040561595598624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/04/selembar-hasil-tes-iq.html' title='Selembar Hasil TES  IQ'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8104156189736984184</id><published>2009-04-06T05:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T06:53:59.154-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasi bintang'/><title type='text'>Sesuap NASI dan Seberkas BINTANG</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;6 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak lelaki kecil bermata sipit menjajakan krupuk, kepada penumpang yang menaiki mobil mereka selepas belanja di pertokoan. Umurnya belum lagi 10 tahun. Dari kejauhan, si ibu dari anak ini memerhatikan dari kios makanan kecil di dekat mobil-mobil yang parkir itu. Kadang-kadang, tawaran diabaikan penumpang mobil, kadang-kadang ada yang membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah salah satu cara orang dewasa untuk mendidik anak-anak mereka. Mereka ingin agar anak-anak mereka nantinya dapat mandiri. Mandiri dalam arti dapat mencari SESUAP NASI, untuk dirinya dan untuk keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, anak tadi memang bercita-cita menjadi pedagang seperti orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya sesuap nasi inilah, maka di tiap-tiap daerah ada yang namanya UMR, Upah Minimum Regional. Artinya, seorang anak muda yang telah "selesai" sekolah, dan berjaya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan UMR, dianggap telah dapat mandiri dengan mendapat "Sesuap Nasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cita-cita seseorang cukup hanya untuk mendapat Sesuap NASI?&lt;br /&gt;Apa pula yang dimaksud dengan SEBERKAS BINTANG?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, tidak ada larangan bagi orang-orang yang bercita-cita untuk mendapat sesuap nasi. Namun, bagi yang ber-visi MEGA, tentu mereka akan menggantungkan cita-cita yang jauh lebih tinggi daripada sekadar UMR. Biasanya, capaian UMR adalah salah satu batu loncatan bagi mereka yang bercita-cita MEGA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang saya maksud dengan SEBERKAS BINTANG adalah suatu pencapaian yang "tidak harus meterial" atau dalam kata lain SEBERKAS BINTANG adalah sesuatu yang "besar yang tidak selalu berupa materi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah seminar, seorang pembicara asal Sidoarjo, Jawa Timur, mengungkapkan bahwa seorang yang "cerdas" pastilah dapat memberikan "benefit" bagi orang-orang di sekitarnya. Bahkan seorang anak yang "cacat" sekalipun, yang tidak dapat bangkit dari tempat tidur, ternyata dapat memberikan benefit bagi seisi rumah, karena dia selalu membangunkan (dengan cara berteriak-teriak) dan mengingatkan seisi rumah untuk SHOLAT ketika waktunya tiba. Itulah benefit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benefit yang seperti itulah yang saya maksud dengan SEBERKAS BINTANG, yang telah dicapai oleh si anak yang "cacat" itu. Si anak telah berhasil memberikan "pencerahan" dalam bentuk "seberkas" cahaya yang menerangi orang-orang seisi rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti, banyak "orang normal" yang seharusnya mendapatkan SEBERKAS BINTANGnya masing-masing. Boleh jadi dia akan menjadi seorang pemusik andal yang dapat menggugah orang-orang ketika mendengarkan lagunya. Boleh jadi dia adalah seorang olahragawan yang menyumbangkan medali emas Olimpiade bagi negerinya, sehingga ratusan juta warga negeri itu meneteskan airmata ketika lagu kebangsaan dikumandangkan di seberang lautan. Boleh jadi dia adalah seorang penulis yang dapat membuat para pembaca tulisannya untuk melakukan tindakan yang positif. Untuk itu, dia harus peka terhadap kecerdasannya. Dia harus mengenali dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, SESUAP NASI dan SEBERKAS BINTANG bukanlah dua hal yang harus bertentangan. Kedua hal itu dapat dicapai sekaligus oleh orang-orang biasa sekalipun. Syukur-syukur jika seseorang yang bercita-cita MEGA juga dapat merengkuh semua hal itu termasuk yang bersifat materi sekalipun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkanlah SESUAP NASI sebagai batu loncatan. Namun, jangan lupa untuk juga berusaha mendapatkan SEBERKAS BINTANG. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8104156189736984184?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8104156189736984184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8104156189736984184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8104156189736984184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8104156189736984184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/04/sesuap-nasi-dan-seberkas-bintang.html' title='Sesuap NASI dan Seberkas BINTANG'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2942795843453289947</id><published>2009-03-30T06:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T06:17:33.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='multi talented'/><title type='text'>MULTI  TALENTED</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;30 March 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian remaja yang bingung menentukan CITA-CITA karena minder. Mereka merasa tidak mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Mereka mengira dengan kecerdasan yang biasa-biasa saja tidaklah pantas untuk bercita-cita yang SMART.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebaliknya, ada pula beberapa remaja yang bingung menentukan CITA-CITAnya, karena  dia merasa mempunyai banyak bakat. Bingung menentukan apa yang harus dijadikan tujuan. Mereka yang terakhir ini dapat disebut remaja yang MULTI TALENTED.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, adalah seorang remaja bernama MELISA, yang mengatakan bahwa dia ingin mencoba banyak hal, karena banyak hal yang dia suka dan dia merasa berbakat dalam hal-hal itu. Yang jelas, dia ingin dikenang sebagai pendobrak, penemu, pembuka jalan baru, sehingga dapat digunakan dan dikembangkan oleh semua orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita dapat mengenali remaja yang MULTI TALENTED?&lt;br /&gt;Apa CITA-CITA yang sebaiknya baginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menggunakan metode TRIGON-Y(copyrighted, trademarked), dapat disimpulkan bahwa memang benar MELISA mempunyai banyak bakat, misalnya: dalam kerja kelompok dia sangat banyak andil  dan di atas panggung/publik sangat baik (cerdas sosial), jago menggambar (cerdas visual), jago mengarang (cerdas bahasa), dalam segala bidang pelajaran sangat pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh orang yang sudah sukses dan mempunyai banyak bakat, adalah TOMPI. Dia adalah seorang penyanyi dengan aliran jazz. Di samping itu, dia adalah seorang dokter. Artinya, dia pasti pandai BIOLOGI, KIMIA dan METEMATIKA, bahkan mungkin juga  FISIKA. Dan, dia dapat melakukan dua sukses dalam waktu yang bersamaan, sambil kuliah di FK, terus bernyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh remaja yang sudah terlihat sukses yang juga mempunyai banyak bakat adalah CINTA LAURA. Dia memulai sukses secara publik adalah dalam bidang akting, sebagai pemain sinetron. Kemudian, dia merambah dunia musik dengan meluncurkan album. Belum cukup dengan itu, kita dapat melihat gerakan tubuhnya menari dengan sangat baik dalam video clip (koreo). Namun, di luar itu semua, di sekolah, dia adalah seorang bintang kelas. Dia selalu juara, dalam semua mata pelajaran. Banyak yang mendapat nilai A dan A+. Itu semua membuktikan bahwa dia adalah seorang yang MULTI TALENTED.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, CITA-CITA apa yang harus dicapai terlebih dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, cita-cita yang paling mudah dicapai secara nyaman. Dengan memilih yang paling mudah, berarti menghemat tenaga dan waktu. Dan, dengan keberhasilan yang pertama, akan meningkatkan rasa percaya dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, mungkin tidaklah sangat mudah, tetapi dengan sedikit perjuangan ekstra dapatlah sebuah cita dicapai. Setelah sebuah CITA dapat dicapai, jangan lupa untuk membuat CITA-CITA baru lagi, yang akan dikejar dan ditangkap. Demikian seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada MELISA, di usia 15 tahun, dengan mengidolakan Masashi Kishimoto, Aoyama Gosho, Conan Doyle, Enid Blyton, Shakespeare, Albert Einstein, Mozart, Beethoven, dan FD Roosevelt, dia menetapkan dan memutuskan untuk menjadi PENULIS terlebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda juga MULTI TALENTED?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2942795843453289947?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2942795843453289947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2942795843453289947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2942795843453289947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2942795843453289947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/03/multi-talented.html' title='MULTI  TALENTED'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6548572311550442643</id><published>2009-03-14T21:01:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T06:18:19.735-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='special one'/><title type='text'>SPECIAL NEED become SPECIAL ONE</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;14 March 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada dalam benak anda ketika salah satu anak anda diberi "label" oleh calon guru mereka sebagai anak yang "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Special Need&lt;/span&gt;," yang berkebutuhan khusus? Anda akan bertanya-tanya, mengapa anakku tidak dikatakan sebagai anak "NORMAL?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak kita sering berteriak-teriak sendiri, memukul-mukul tangan ke tembok berulang-ulang, memandang ke jendela terus tanpa bisa disela, memandang terus ke TV walaupun TV sudah dimatikan, apakah kita pikir itu normal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sebagian besar orang "normal" sering membandingkan ketidakbiasaan itu dan kemudian segera memberikan label tertentu. Apakah anda pernah berpikir, saat mereka remaja, mereka sering bertanya-tanya,"Mengapa orang-orang itu men-cap saya sebagai anak yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;SPECIAL NEEDS&lt;/span&gt;?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok, teganya mereka mengatakan begitu, hanya karena aku punya kebiasaan yang berbeda dengan mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama, orang-orang "normal" masih berfokus pada kebutuhan khusus para anak dan remaja ini, dan tidak mau mengalihkan perhatian pada POTENSI apa yang mungkin tersembunyi, yang HEBAT, yang dipunyai oleh si ANAK. Orang-orang "normal" mungkin tidak tahu-menahu bahwa para remaja yang dulu disebut "anak dengan kebutuhan Khusus" kini sering berpikir,"Lihat, aku sudah remaja, aku sudah bisa berbuat ini dan itu.. lihatlah .. aku sekarang sudah bisa JATUH CINTA...Apakah kalian tidak memperhatikan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, ada seorang remaja, yang bercerita kepada Mentornya,"Pak, kenapa ya.. dulu banyak yang bilang kalo saya ini adalah anak yang berkebutuhan khusus... (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;special needs&lt;/span&gt;).. tapi lihatlah sekarang.. saya sudah punya teman yang anak-anak lain belum bisa seperti itu...saya sekarang berteman dengan SELEBRITIS! Saya khan sekarang sudah berteman dengan seorang ARTIS wanita, malah sudah lebih dari 5 kali saya ketemu langsung...kenapa bisa seperti ini ya PAK?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Mentor menjawab,"Karena kamu sebenarnya bukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the SPECIAL NEEDS&lt;/span&gt;... tapi kamu adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the SPECIAL ONE&lt;/span&gt;.."&lt;br /&gt;Si Remaja tertawa senang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja pria yang satu ini memang mengidolakan salah seorang ARTIS remaja putri yang punya ciri istimewa.. yaitu bahasa Indonesia-nya yang agak "becyek.." Dalam beberapa pertemuan dengan sang Artis, si Remaja ini memakai bahasa Inggris. Dia memang cakap dalam berbahasa Inggris. Selain itu, dia juga sangat pandai bermain catur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;event&lt;/span&gt; kejuaraan Catur di sekolahnya, dia menjuarai. Dia berlatih khusus catur dengan dibina oleh seorang guru catur yang datang ke rumahnya. Belum lama ini, dia bermain catur dengan sistem Swiss 6 babak, dan menempati posisi 21 dari 110 peserta. Bahkan, dengan bangga dia bercerita bahwa dia dapat menahan remis (draw) seorang Master Nasional. Sama-sama krisis waktu, dengan buah hitam, posisi terdesak, tapi lawannya membuat Blunder, sehingga dia memaksa remis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana, masih banyak anak dan remaja yang diberi label "anak berkebutuhan khusus." Apapun ciri dan kebiasaannya, rasanya tidak selayaknya kalau kita hanya berfokus pada "kekurangan" yang ada. Kita sebagai orang yang merasa "normal" sebaiknya juga mulai berfokus pada POTENSI apa yang mungkin dia punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN pasti memberikan keistimewaan kepada setiap orang, karena DIA adalah MAHA ADIL. Apabila kita sudah mulai dapat berfokus pada POTENSI positif mereka, kita akan dapat membantu mereka mengarahkan kepada BAKAT dan keistimewaan itu, agar kelak, mereka dapat mandiri dan bahkan lebih dari itu, mereka menjadi HEBAT. Jadi, dari seorang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the SPECIAL NEEDS&lt;/span&gt; menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The SPECIAL ONE&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6548572311550442643?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6548572311550442643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6548572311550442643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6548572311550442643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6548572311550442643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/03/special-need-become-special-one.html' title='SPECIAL NEED become SPECIAL ONE'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-289642989375507375</id><published>2009-03-11T06:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T07:02:08.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepreneur'/><title type='text'>Cita-cita: Pengusaha Galangan Kapal</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;11 March 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek Moyangku Seorang PELAUT...&lt;br /&gt;Ke mana saja luas samudra ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira lagu yang membesarkan ke-BAHARI-an negeri kita. Karena negeri kita adalah berupa belasan ribu pulau besar dan kecil yang dihubungkan dengan laut, dari yang dangkal hingga laut dalam. Seharusnya tidak mengherankan kalau banyak anak muda hingga yang tua, menjadi orang-orang laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang laut, dari yang sangat sederhana, dengan perahu dayung kecil untuk menjadi nelayan di laut dangkal, hingga menjadi nahkoda kapal baja yang berbobot mati ratusan ribu ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, seharusnya kita mempunyai jutaan perahu besar dan kecil dari kayu, dari serat kaca dan juga dari bahan baja. Itu berarti kita masih sangat membutuhkan banyak galangan kapal kecil dan besar, baik untuk pemeliharaan maupun untuk pembuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tantangan dan peluang menjadi Pengusaha Galangan KAPAL?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan dan peluang menjadi Pengusaha Galangan Kapal adalah sama besarnya. Kalau kita hanya mengatakan bahwa TANTANGAN saja yang besar tentu menjadi tidak masuk akal. Walaupun pada zaman ini, ongkos naik pesawat relatif murah. Namun, bukankah sudah cukup jelas bahwa tidak semua kota pantai dapat didarati oleh pesawat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan untuk pembuatan kapal kayu, tentu semakin lama semakin besar. Mengapa begitu? Karena, bahan kayu yang akan dipakai, semakin lama semakin habis, dan menjadi tidak layak untuk terus menebangi pohon-pohon besar di tengah suasana BUMI yang semakin MEMANAS. Pilihan lain adalah material Serat Kaca, Baja dan juga Beton Cor!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti, tantangan bagi para perajin kapal tradisional adalah untuk belajar lebih jauh tentang bahan-bahan yang akan dijadikan alternatif, tentang prosesnya dan tentang pemeliharaannya. Jenis bahan tentu sangat berpengaruh terhadap daya apung masing-masingnya, dan juga biaya pembuatannya. Namun, bukan berarti semua hal yang baru tidak mungkin untuk dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayu Ulin, mungkin termasuk kayu yang paling berat dengan BJ sekitar 1 ton/m3. Namun, menjadi sangat ringan jika dibandingkan dengan bahan baja dengan BJ 7,85 ton/m3 atau beton yang sekitar 2,3 ton/m3, tentu sangat berbeda perhitungannya. Namun, sekali lagi, bukan tidak mungkin untuk dipelajari. Bahan baja kelihatannya adalah yang masih dapat terus dikembangkan karena dapat didaur ulang. Bahan serat kaca termasuk yang paling mudah untuk memrosesnya, karena bentuk menjadi sangat beragam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, secara umum, mungkin tidak semua pembuatan kapal kayu harus dilarang. Yang penting ada pengaturan, misalnya untuk keperluan kapal wisata bahari tradisional, bolehlah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara Peluang, seperti pada bagian awal, tentu masih sangat terbuka. Masih sangat banyak dibutuhkan kapal, untuk menghubungkan satu pulau dengan lainnya di Indonesia. Belum lagi, jika bicara harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kapal Phinisi yang sudah lengkap dengan mesin, ada yang ditawarkan seharga 650 ribu Dolar Amerika! Dengan panjang yang umumnya sekitar 30 meter. Belum lagi kalau ditambah dengan kualitas kapal yang sudah teruji sejak ratusan tahun lalu, bahkan mungkin ribuan tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah galangan juga dibutuhkan untuk pemeliharaan. Ke depan, mungkin, galangan kapal kayu, harus lebih dioptimalkan untuk pemeliharaan kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin besar galangan, tentu semakin besar tantangannya. Untuk itu perlu perhitungan ekonomi yang optimal untuk menentukan besar galangan kapal yang paling tepat untuk di Indonesia, yang disesuaikan dengan kebutuhan kapalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, no pain , no gain. Atau dengan kata lain, tanpa tantangan maka tidak ada hasil yang diraih. Selama peluang masih ada, berarti patut dicoba. Anda BERANI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-289642989375507375?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/289642989375507375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=289642989375507375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/289642989375507375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/289642989375507375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/03/cita-cita-pengusaha-galangan-kapal.html' title='Cita-cita: Pengusaha Galangan Kapal'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3630703425913510501</id><published>2009-03-02T05:20:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T05:57:49.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyanyi'/><title type='text'>Cita-Cita: PENYANYI BINTANG Lalu Feat DEBUTAN</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;2 March 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini, ada cukup banyak PENYANYI yang sudah TOP dan sudah bikin banyak album melakukan FEATURING penyanyi DEBUTAN. Bahkan ada yang baru bikin satu album, sudah berani FEAT dengan penyanyi DEBUTAN. Dalam pekan lalu, ada penyanyi dangdut wanita yang melakukan FEATURING dengan DEBUTAN pria. Coraknya bukan lagi dangdut tapi lebih NGEPOP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala apakah ini?&lt;br /&gt;Apakah para Debutan harus mengeluarkan biaya?&lt;br /&gt;Apakah FEAT juga pasti berarti SINERGI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bicara tenang gejala, maka sebenarnya ini sudah wajar saja. Tapi kenapa baru sekarang (dua atau tiga tahun belakang ini) istilah FEAT begitu menyebar dan menular? Sebenarnya dari tahun delapan puluhan (1980-an) gejalanya sudah ada. Namun, waktu itu istilah FEAT belum ada (atau orang Indon belum dengar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks DreamSMART, ini semua adalah bagian dari sebuah proses panjang menuju cita-cita. Ini adalah proses MENTORING. Karena namanya Mentoring, maka ada yang menjadi Mentor dan ada yang belajar kepadanya. Oleh sang DEBUTAN, mentor adalah seorang SENIOR yang dianggap cakap dan mampu untuk menunjukkan jalan yang paling "tepat dan cepat" untuk mencapai cita-citanya. Yang jelas, sang MENTOR akan memberikan informasi tentang yang PENTING dan MENDESAK untuk diketahui oleh JUNIOR. Jika beruntung, si Junior akan mendapatkan SENIOR yang dapat menjadi seorang sahabat, guru dan sekaligus IDOLA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai IDOLA adalah sangat penting untuk mempercepat pencapaian cita-cita. Apalagi jika sang IDOLA dapat ditemui oleh DEBUTAN pada saat-saat tertentu untuk dimintai nasehatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah DEBUTAN perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan proses MENTORING dan kemudian diberi kesempatan berduet dengan sang IDOLA? Masalah biaya adalah masalah yang sensitif. Yang jelas, si Debutan akan sungguh sangat beruntung sekali jika tidak harus merogoh kantongnya. Tapi apakah benar begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, dalam kehidupan ini, ada saja seorang SENIOR yang benar-benar ingin berbagi dengan JUNIORnya. Apakah dalam konteks resmi (dalam sebuah pelatihan) ataupun tidak resmi, dalam obrolan "ringan" namun "berbobot." Jika kita beruntung, kita dapat bertemu dengan MENTOR yang dengan sukarela berbagi. Mengapa begitu? Karena dia memang benar-benar ingin berbagi dengan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang terjadi akhir-akhir ini dalam konteks BINTANG Feat DEBUTAN adalah sebuah SINERGI? Boleh jadi! Sinergi bukan sekadar CO-LABORASI. Jika CO-LABORASI hanya memakai rumus sederhana: 1+1 = 2, maka untuk SINERGI memakai rumus yang "SANGAT RUMIT."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus RUMIT untuk sebuah SINERGI adalah 1+1&gt;&gt;2.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kadang-kadang, kalau mereka cukup ikhlas, hasilnya adalah 4. Namun jika mereka berdua menjalani proses FEAT tersebut dengan SANGAT IKHLAS, maka hasilnya dapat saja mencapai 8 atau bahkan 100.&lt;br /&gt;PERCAYA?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3630703425913510501?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3630703425913510501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3630703425913510501' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3630703425913510501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3630703425913510501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/03/cita-cita-penyanyi-bintang-lalu.html' title='Cita-Cita: PENYANYI BINTANG Lalu Feat DEBUTAN'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6151763240241714127</id><published>2009-02-23T06:09:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T05:20:38.342-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatih'/><title type='text'>Cita-Cita: Pelatih Fisik lalu PELATIH UTAMA</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;23 February 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda pernah melihat pemain bola yang kehabisan nafas pada menit ke-65, menit ke-75, menit ke-80 dan jelang habis 90 menit? Akselerasinya tidak ada, tendangannya ngawur, operannya nyangkut ke lawan terus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah jadinya kalau fisik pemain tidak dibina dengan benar, sehingga untuk main 90 menit saja tidak sanggup. Boleh saja Pelatihnya jago strategi, boleh saja teman setimnya hebat, tapi kalau fisik dan stamina tiap anggota hanya bisa bagus pada 60 menit pertama, maka jangan harap akan dapat memenangi laga melawan lawan yang tangguh. Jangan-jangan melawan musuh yang biasa tapi fisik dan stamina mereka prima, tim kita bisa KALAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan ketahanan fisik, stamina, akselerasi, kekuatan tendangan yang hebat, dan speed yang bagus membutuhkan latihan fisik yang teratur dan terukur. Seseorang yang tidak dapat menghirup oksigen dengan efisien akan segera kehilangan konsentrasi karena otak tidak mendapat oksigen yang cukup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan latihan fisik yang teratur dan terukur membutuhkan PELATIH FISIK. &lt;br /&gt;Apa syarat PELATIH FISIK?&lt;br /&gt;Apakah Pelatih Fisik dapat menjadi PELATIH UTAMA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang Pelatih Fisik, harus mempunyai pendidikan yang cukup tentang Olah Raga, Kesehatan, anatomi tubuh manusia. Dia dapat saja Seorang Dokter, seorang sarjana olahraga atau lulusan SMA yang mengikuti kursus berkelanjutan untuk bidang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dokter yang berminat menjadi pelatih fisik tentu sangat mudah menjadi Pelatih Fisik, jika dia juga sangat mencintai olahraga. Seorang sarjana Olahraga yang belajar nyaris semua cabang olahraga mulai dari atletik sampai olahraga permainan tentunya sangat berkompeten untuk menjadi Pelatih Fisik. Untuk masuk jurusan FPOK (Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan) di Universitas Nasional Jakarta (d/h IKIP Jakarta) ternyata boleh dari IPA dan dari IPS. Demikian info terakhir yang saya dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, dengan semakin maraknya olahraga profesional, semakin banyak membutuhkan Pelatih Fisik. Untuk cabang sepakbola, jumlah klub liga super ada 18, divisi 1 sekitar 20an, belum terhitung divisi 2 dan klub yang belum masuk divisi. Cabang olahraga lain seperti Basket, Badminton, dan Voli juga banyak jumlah klubnya. Jika dihitung dengan klub yang wanita, pasti lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, ke depannya, seorang Pelatih Fisik, dapat saja meningkatkan cita-citanya atau karirnya untuk menjadi PELATIH UTAMA. Tentunya transformasi dari Pelatih FISIK menjadi PELATIH UTAMA membutuhkan proses yang lumayan panjang lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Eropa, sudah ada beberapa mantan pelatih fisik yang sudah bertransformasi menjadi PELATIH UTAMA dan hasilnya lumayan bagus. Apalagi kalau dulu dia juga sangat suka memelajari tentang strategi dan taktik permainan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Pelatih Utama, untuk klub LIGA SUPER, harus mengikuti kursus kepelatihan yang diadakan oleh induk organisasi cabang olahraga yang dimaksud. Bahkan, ada yang harus kursus di luar negeri atau di negara yang tingkat kompetisinya sudah lebih mapan dari Indonesia. Tapi, jangan kecil hati. Jika kita yakin dapat bersaing dengan calon pelatih dari negeri lain, PASTI BISA! Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6151763240241714127?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6151763240241714127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6151763240241714127' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6151763240241714127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6151763240241714127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/02/cita-cita-pelatih-fisik-lalu-pelatih.html' title='Cita-Cita: Pelatih Fisik lalu PELATIH UTAMA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7257485593432258345</id><published>2009-02-06T23:08:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T23:37:29.136-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penggubah lagu'/><title type='text'>Cita-Cita: Peng-EKSPOR LAGU</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;6 February 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu yang lalu, masyarakat negeri JIRAN meminta pemerintahnya membatasi adanya LAGU dari luar negeri yang ada di sana.&lt;br /&gt;Usut-punya usut, ternyata lagu-lagu yang banyak beredar di sana ternyata dari INDONESIA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEBAT khan!&lt;br /&gt;Tulisan ini memang merujuk pada tulisan sebelumnya, yang membahas tentang Penggubah Lagu. Namun kali ini, akan membahas peng-EKSPOR LAGU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bisa mendapatkan Ringgit, berarti dapat juga menghasilkan DOLLAR...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, secara umum, lagu Indon dapat diterima di negeri JIRAN karena menggunakan bahasa yang "Melayu." Itu artinya, dapat juga diterima di beberapa negara, Singapura, Brunei, Malaysia dan bagian selatan Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ingin lebih internasional, berarti harus memakai bhs Inggris. Memang, sudah ada beberapa penyanyi Indon yang sudah merambah secara internasional yang memakai bhs. Inggris, yaitu antara lain ANGGUN. Akhir-akhir ini, yang sudah cukup sering diwawancara dengan bhs. Inggris adalah grup band NIDJI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti, para peng-EKSPOR LAGU, yaitu: Penggubah lagu, Penyanyi atau band, dan Produser atau label, harus giat membuat lagu-lagu dalam bahasa Inggris. Karena sudah ada yang memberi contoh yang bagus, maka yang lain tinggal mengikuti jejak dengan menggubah lagu dalam setidaknya BILINGUAL atau murni dalam bhs. INGGRIS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan pastinya banyak. Kita harus belajar memasarkan di Jagad yang sarat dengan persaingan lagu-lagu dalam bhs. Inggris. Setidaknya harus mencoba masuk di pasar lagu Asia, misalnya Jepang. Jika berhasil di sana, akan sangat berarti sebagai sebuah proses menuju pasar yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika beberapa tahun lalu sebuah grup band TAIWAN yaitu F4 dapat merajai pasar ASIA, logikanya, kalau kita kreatif, kreatif dan kreatif, serta berani, berani dan berani, maka kita pasti dapat juga melakukannya. Dua kata tersebut memang sengaja saya ulang-ulang, sebagai penegasan (majas repetisi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para penggubah lagu, saya mendorong mereka untuk memperdalam bahasa Inggris atau mungkin ditambah dengan NIHONGO atau bhs. Mandarin, sehingga dalam liriknya akan banyak kata-kata sakti dalam bahasa yang lebih luas. Misal: I just want to say I love you, Wo ai ni, kombanwa to sayonara, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sungguh percaya bahwa KREATIVITAS akan dapat mengatasi masalah "perlambatan ekonomi." Kita tidak usah menjual mobil yang mahal, yang mana mobil TOYOTA pun sedang sulit dijual belahan bumi sana, tapi cukup menjual lagu yang pastinya lebih murah, yang dapat memotivasi manusia di jagad ini dengan lirik cinta atau harapan untuk tidak mudah menyerah kepada keadaan. Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7257485593432258345?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7257485593432258345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7257485593432258345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7257485593432258345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7257485593432258345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/02/cita-cita-peng-ekspor-lagu.html' title='Cita-Cita: Peng-EKSPOR LAGU'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7817521644296093388</id><published>2009-01-30T15:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T16:56:28.154-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penggubah lagu'/><title type='text'>Cita-Cita: PENGGUBAH LAGU</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;30 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pernahkah anda mendengarkan atau bahkan menyanyikan lagu Bengawan Solo? Atau, yang lebih modern, lagu BENDERA atau GEBYAR-GEBYAR? Atau, yang lebih internasional, lagu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;We Are The Champion&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA! Itu semua adalah lagu yang cukup sangat dikenal oleh kita semua. Bengawan Solo adalah karya Gesang, yang setiap tahun, hanya dari Jepang saja sudah menghasilkan sekitar 25 juta rupiah untuk royalti (Hanya Jepang saja, karena negeri lain tidak peduli dengan royalti yang harus dibayarkan). Lagu BENDERA karya Coklat dan GEBYAR-GEBYAR karya Gombloh (alm.) adalah dua lagu yang paling sering dikumandangkan saat Pemain Bulutangkis kita berlaga di arena Internasional, tentunya oleh orang-orang Indonesia. Lagu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;We Are The Champion&lt;/span&gt; adalah karya QUEEN yang termasuk lagu yang paling sering dinyanyikan di seantero bumi, saat pertandingan FINAL apapun selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sebagai orang awam, apakah yang anda rasakan saat mendengar atau menyanyikan lagu-lagu itu? Kalau anda orang yang paham musik, apakah yang anda rasakan saat mendendangkan lagu-lagu tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua lagu yang saya sebutkan di atas, ketika kita nyanyikan dengan sungguh-sungguh, akan membawa kita ke alam yang lain. Lagu-lagu itu membuat kita sangat emosional, kita hanyut mengikuti ARUS lagu yang DERAS dan KUAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana para Penggubah lagu-lagu itu dapat menghasilkan KARYA yang DAHSYAT?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Penggubah Lagu sering juga disebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Composer&lt;/span&gt;. Karena, yang dia lakukan adalah MENGGABUNGKAN (to compose) berbagai unsur yang membangun bentuk lagu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pendekatan atau cara untuk memulai penciptaan lagu. Ada penggubah yang awalnya mendapatkan rangkaian nada. Ada Penggubah yang awalnya menemukan rangkaian kata yang dia ingin ekspresikan. Ada pula yang mengutak-atik lagu yang sudah ada, mengurangi, menambahi, menaikkan setengah nada, menurunkan setengah nada yang tertentu, lalu, JADI lagu baru. Pada akhirnya, Nada dan Lirik digabungkan. TEMPO juga dilibatkan berdasarkan EMOSI yang dirasakan oleh Penggubah Lagu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Penggubah Lagu  harus PEKA. Lalu, dia harus TANGGAP. Lalu, dia harus pandai berEKSPRESI. Lalu, dia harus pandai MERANGKAI. Dia harus membawa EMOSI ke dalam lagu. Tidak harus dalam NOT BALOK. Not ANGKA juga bisa dijadikan awal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang suka membuat PUISI adalah sebuah permulaan yang baik untuk PEKA dan TANGGAP dan merupakan awal yang baik untuk menjadi Penggubah LAGU. Ingatlah kepada EBIET G. ADE yang awalnya sangat rajin membuat puisi, kemudian dia jadikan lagu-lagu yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya, ada seorang musisi yang "membeli putus" puisi-puisi yang bagus, kemudian dia tambahkan nada-nada dan akhirnya menjadi lagu-lagu hit atas nama dirinya yang telah menambahkan nada-nada. Itu adalah sebuah cara juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, saat ini, ada banyak band yang kreatif, yang mencipta banyak lagu. Ada juga beberapa Penggubah Lagu yang jadi langganan bagi para penyanyi yang minta dibuatkan lagu. Bahkan sang Penggubah sering disebut sebagai "The Hits Maker." Sebutlah mereka antara lain: DEWIQ dan MELLY GOESLAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang mungkin tidak begitu disadari oleh para Penggubah Lagu, adalah bahwa mereka, ketika menuliskan, mengekspresikan, merekam dan me-rilis kepada publik, saat itulah mereka sedang MEMBUAT SEJARAH. Sejarah mereka sendiri, dan sejarah orang-orang di sekitarnya atau kejadian disekitarnya yang dia tuangkan dalam lagu. Sejarah adalah sesuatu yang tertulis, terekam dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda suka membuat puisi, anda suka nada-nada, anda suka menggabungkan lirik dan nada, anda suka menggabungkan EMOSI ke dalam lirik, nada dan tempo, mungkin anda cocok menjadi Penggubah Lagu. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7817521644296093388?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7817521644296093388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7817521644296093388' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7817521644296093388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7817521644296093388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/01/cita-cita-penggubah-lagu.html' title='Cita-Cita: PENGGUBAH LAGU'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6984690186124157949</id><published>2009-01-23T06:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T07:19:32.912-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='History Maker'/><title type='text'>Cita-Cita: Jadi "HISTORY MAKER"</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;23 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN KELIRU!&lt;br /&gt;Yang saya maksud dengan "&lt;em&gt;HISTORY MAKER&lt;/em&gt;" bukanlah "Perekayasa Sejarah" namun orang-orang yang dapat "menuliskan" sejarah karena melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya ini terinspirasi oleh buku Dino Patti Djalal yaitu "HARUS BISA!" yang sangat bagus. Itu adalah buku tentang Kepemimpinan yang sangat bagus yang ditulis orang Indonesia. Namun, kebetulan "waktu"nya yang mendekati kampanye, membuatnya seperti buku yang sedang berkampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah profesi orang-orang yang disebut dengan "&lt;em&gt;History Maker&lt;/em&gt;?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik kita, "membuat sejarah," bukanlah profesi yang spesifik. Profesinya dapat saja sangat beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, yang diceritakan Dino dalam buku tersebut, adalah profesi seorang Presiden RI. Namun, di dalamnya, ada juga beberapa tokoh lain yang aktif melakukan sesuatu yang kreatif yang mengubah sejarah Global. Itulah proses "Pembuatan Sejarah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang atlet juga dapat menjadi seorang yang "membuat sejarah." Ada beberapa orang Indonesia yang pernah melakukannya, dan saya yakin di masa depan, masih banyak atlet lain yang mewakili generasinya yang akan "membuat sejarah" juga. Contohnya adalah Rudy Hartono dan Susi Susanti. Mereka adalah orang-orang hebat yang telah membuat sejarah yang manis buat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Ibu Guru Moeslimah, yang telah membuat sejarah dengan mendidik 10+1 anak-anak dari Belitong, yang menyebut mereka dengan istilah "Laskar Pelangi" yang pada akhirnya menjadi sejarah tersendiri dalam dunia Pendidikan, Perbukuan dan Perfilman di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Titiek Puspa dan Gesang, telah mampu membuat lagu-lagu yang awet dari jaman dulu hingga sekarang. Bahkan Titiek Puspa berhasil membuat ratusan judul lagu. Namun, tidak kalah, Gesang telah membuat catatan sendiri, yaitu bahwa lagunya dari sejak tahun 1930-an hingga 2000-an, menjadi sangat terkenal di Jepang. Hebatnya lagi, orang-orang Jepang itu rajin mengirimkan royaltinya senilai sekitar 25 Juta rupiah tiap tahunnya. HEBAT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari para "Pembuat Sejarah" ini adalah bahwa mereka melakukan sesuatu itu di bidang masing-masing, namun dengan kesungguhan hati, ketulusan, kegigihan dan keberanian serta kreativitas. Mareka mempunyai MIMPInya masing-masing, bertindak berdasarkan mimpinya dengan sungguh-sungguh dan akhirnya, dengan izin Tuhan, menjadi orang-orang hebat di bidang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hati-hatilah, tidak semua "Penulis Sejarah" melakukan sesuatu dengan jujur! Mungkin tergiur oleh ketenaran dan mungkin hadiah yang nilainya besar jika dapat melakukan suatu terobosan dalam bidang ilmu tertentu. Contohnya, ada beberapa peraih hadiah dari lembaga yang terkenal di EROPA, yang dicurigai melakukan tindakan tidak jujur dalam bidang ilmu pengetahuan, untuk sekadar "menjuarai" penghargaan tersebut. Walaupun, ada juga yang jujur dan tulus dalam melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang &lt;em&gt;History Maker&lt;/em&gt; yang jujur, membutuhkan mental dan karakter yang baik, pantang menyerah, mempunyai visi yang besar dan bertindak selaras dengan visinya itu, dalam koridor kejujuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia membutuhkan banyak "Pembuat Sejarah." Itu dibutuhkan untuk membesarkan nama negeri ini di dunia Internasional. Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6984690186124157949?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6984690186124157949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6984690186124157949' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6984690186124157949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6984690186124157949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/01/cita-cita-jadi-history-maker.html' title='Cita-Cita: Jadi &quot;HISTORY MAKER&quot;'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-9194319910921755716</id><published>2009-01-17T23:30:00.001-08:00</published><updated>2009-01-31T09:14:27.029-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><title type='text'>Jadi DOKTER, harus 175 Juta Rupiah?</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;18 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari kamis siang lalu, saya sempat membaca di sebuah siaran TV nasional, yang berisi berita bergerak, di bagian bawah layar, yang isinya kira-2, untuk masuk ke sebuah fakultas KEDOKTERAN di sebuah Universitas harus dengan membayar biaya kuliah sebesar Rp 175 Juta. Saya SHOCK!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, hanya sekitar Rp 100 juta (pas) atau lebih sedikitlah.. tapi ternyata saya meleset cukup jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bukan cuma itu. Saya juga yakin, ada seorang klien saya yang ingin jadi dokter yang juga SHOCK berat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BETUL dugaan saya. Sekitar magrib, ada SMS dari dirinya, di Bandung:&lt;br /&gt;"PAK, saya putus asa banget, pas liat biaya masuk FK di ... 175 JT! Keluargaku gak mungkin mampu. Gak tau deh kedepannya gimana..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jaman sekarang, mau pintar aja susah ya! cuma orang kaya yang bisa kuliah, gak bisa ngandalkan otak, pintar tuh kayaknya nomor 2, duit nomer 1. Kuliah kok dibikin BISNIS?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya lagi beresin buku-buku yang isinya kesehatan semua, mulai yang sengaja dibeli atau yang dicatat sendiri, Kliping yang sengaja dibuat sendiri, apalagi di dinding ada DREAM STATEMENT dan ACTION PLAN!  Bikin SAKIT HATI!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah tiga potong SMS dari seorang siswa kelas 12 di Bandung yang putus asa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah memang harus terjadi seperti ITU setiap tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi dokter memang bukan perkara mudah. Ada syarat akademik yang harus terpenuhi. Harus kuat ilmu Kimia, kuat ilmu Biologi, harus pandai matematika, harus rajin menghapalkan istilah latin dll, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman dulu, ketika uang kuliah di Perguruan tinggi Negeri masih relatif murah, mungkin hal ini tidak terasa. Namun, ketika semua serba harus dibiayai sendiri oleh mahasiswa tanpa mendapat subsidi, apakah memang harus seMAHAL itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya dapat mengajak mereka yang mampu menghitung biaya perkuliahan, misalnya, para akuntan yang tahu persentase biaya. Mereka harus menghitung berapa jumlah mahasiswa tiap angkatan. Harus menghitung biaya subsidi silang, jika ada. Menghitung biaya praktikum di lab. Apakah memang hasilnya adalah Rp 175 juta untuk 6 tahun kuliah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, program beasiswa harus kembali digalakkan. Tentu saja bukan untuk semua mahasiswa. Biasanya untuk anak pandai dan kurang mampu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia masih membutuhkan banyak DOKTER yang harus melayani 230 juta penduduknya. Jika hanya anak-anak orang yang mampu (kaya) yang boleh menjadi dokter, apakah cukup adil bagi mereka yang kurang mampu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya hanya dapat mengingat pesan seorang ibu tua dari Slawi, Jawa Tengah, pada jaman dulu, sekitar tahun 1920an, kepada anak laki-lakinya yang bernama SUTJIPTO, yang ingin kuliah Kedokteran di SURABAYA:&lt;br /&gt;"Kamu boleh jadi DOKTER, asalkan DOKTERnya ORANG, bukan DOKTERnya UANG.."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-9194319910921755716?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/9194319910921755716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=9194319910921755716' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9194319910921755716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9194319910921755716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/01/jadi-dokter-harus-175-juta-rupiah.html' title='Jadi DOKTER, harus 175 Juta Rupiah?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5107605346709103075</id><published>2009-01-09T06:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T06:54:39.804-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengusaha'/><title type='text'>CITA-CITA: Pengusaha Cetak KAOS Ditunggu</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;9 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, saya mencoba mencetak desain kaos saya di salah satu KIOS pencetakan KAOS yang bisa DITUNGGU! Saya sudah sempat survei, jadi sudah tahu berapa harga jasa dan barangnya. Lumayan murah, dibandingkan kalau saya harus pergi ke Bandung dan membeli kaos C-59 atau kalau saya harus ke BALI dan membeli kaos JOGER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak kios itu ada di sebuah pusat kegiatan jual-beli di Jakarta Selatan. Di basementnya. Karena sepi, saya coba mampir dan langsung bertanya, berapa lama untuk mencetak satu kaos disain saya sendiri. Karena dijawab hanya 20 menit, maka jadilah saya pesan satu. Saya mengeluarkan FLASH disc saya dan memberikan kepada seorang pemuda di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah akan tepat waktu dan memuaskan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kesan PERTAMA saya, anak-anak muda ini sepertinya menganggap saya ini hanyalah "Just another Guy..just another person who drop by.." Maaf, ternyata tidak ada senyum yang menyapa saya. Tidak ada GREETING yang menyapa saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAPI, karena saya ingin membuktikan hasil karya desain saya, dan ingin membuktikan bahwa saya akan mendapatkannya hanya dalam 20 menit, maka saya coba teguhkan hati untuk tidak kecewa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar saya pilih, lalu di transfer ke komputer mereka, lalu memakai photoshop, mulailah diproses. Setelah yakin gambarnya cocok, maka PRINTER segera bekerja, dengan cara cetak mirroring ke atas kertas transfer. Antara 5 sampai 10 menit telah berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum gambar lengkap tercetak, si operator PERTAMA sudah ngacir, lalu leha-leha tiduran di dalam kiosnya. Ketika gambar sudah lengkap tercetak, saya merasa harus mengingatkan mereka bahwa gambar sudah tercetak semua. Ternyata, selanjutnya adalah tugas OPERATOR KEDUA. Nah, mulai dia bekerja menggunting agar yang tidak ada gambarnya tidak usah ikut di setrika nantinya. Lima menit berlalu, lalu dia sudah siap. Tinggal kaos yang belum ada. SI OPERATOR PERTAMA masih sambil tiduran cuma bilang sambil mainan HP, "Ukurannya M!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SI Operator kedua langsung mencari ke beberapa kantong plastik besar. Operator PERTAMA tetap tiduran bermain HP. Ada 3 Menit dia mencari, baru ketemu di kantong yang ketiga. Operator PERTAMA masih tiduran sambil mainan HP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator KEDUA lalu menaruh cetakan di atas kaos warna putih polos dengan label sebuah merek kaos gaul terkenal dari Bandung. Saya minta dipasang di bagian punggung. Dia melakukan setting. Lalu, setelah yakin pada posisi yang pas, dia ambil setrika biasa, dia gilas sedikit bagian kanan cetakan pada kaos putih itu. Setelah menempel, dia angkat kaos dan cetakan di atasnya, ke meja PRESS yang ada setrika BESARNYA. Lalu, di atasnya di tutupi dengan beberapa kertas minyak (kalau tak salah) lalu, dengan dua tangan, dia tutupkan PRESS setrika bagian atas ke meja press di bawahnya. KLIK. Mesin pemanas ini bekerja. Lalu sekitar 2 menit, ada musik tanda sudah dapat di angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TARA!! Jadilah kaos dengan desain buatan saya.&lt;br /&gt;Total jenderal 27 MENIT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan, TIDAK COCOK dengan info bahwa akan selesai dalam 20 MENIT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saja, semua operator bekerja sama dengan ihlas dan sungguh-sungguh melayani pelanggan yang datang, saya yakin hasilnya akan lebih cepat. Yang lebih penting lagi, cerita di blog ini akan BERBEDA bunyinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukanlah "Just another GUY..," tapi saya adalah pelanggan yang membayar dan mengharapkan pelayanan yang TERBAIK dari mereka. Jangan lupa ada "BUZZ" yang akan bercerita dengan sendirinya dari satu orang ke orang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, untuk jadi PENGUSAHA, apakah anda SIAP?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5107605346709103075?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5107605346709103075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5107605346709103075' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5107605346709103075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5107605346709103075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/01/cita-cita-pengusaha-cetak-kaos-ditunggu.html' title='CITA-CITA: Pengusaha Cetak KAOS Ditunggu'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-449489604210355235</id><published>2009-01-03T01:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T07:51:11.078-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Behar'/><title type='text'>CITA-CITA ANDA adalah bagian dari TOPI ANDA</title><content type='html'>by. Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;3 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, saya baru saja jalan-jalan ke Toko Buku Gramedia Matraman. Tempat yang enak untuk mencari buku dan peralatan sekolah maupun kantor. Kira-kira istilahnya adalah "one stop shopping." Sebenarnya, tujuan saya adalah untuk survei harga beberapa peralatan yang akan saya butuhkan dalam waktu dekat. Tapi, seperti biasanya, saya sangat jarang pulang dari toko buku dengan "tangan hampa." :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pulang, saya membeli buku terjemahan dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;IT'S NOT ABOUT THE COFFEE: Leadership Principles from a Life at Starbucks&lt;/span&gt;. Judul Indonesianya adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;IT'S NOT ABOUT THE COFFEE&lt;/span&gt; Bukan Sekadar Kopi: Prinsip-prinsip di Balik Sukses STARBUCKS. Buku ini karangan HOWARD BEHAR dengan JANET GOLDSTEIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menarik dari buku itu? Apa hubungannya dengan Cita-cita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang sangat menarik yang sangat punya korelasi dengan CITA-CITA dalam Konteks DreamSMART(R). Pada bagian awal buku itu, BEHAR sangat menekankan perlunya memakai TOPI KITA SENDIRI dan HANYA SATU TOPI saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, dia ingin menegaskan agar kita menjadi diri kita sendiri dalam hidup ini, sehingga dapat fokus dalam menjalani hidup. Setelah mencari tahu tentang diri kita sendiri, maka kita harus menentukan arah atau TUJUAN dalam hidup kita. Jadi, dengan begitu, sangatlah cocok dengan konteks kita di DreamSMART(R).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang perlu mengenali diri kita sendiri. Dalam konteks cita-cita, kita harus mengenali kecerdasan kita yang menonjol, yang di sini kita sebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;GREATNESS&lt;/span&gt; atau KEHEBATAN. Di samping itu, kita juga harus mengenali nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut dalam hidup. Setelah itu barulah kita menentukan arah TUJUAN kita. Dengan tujuan itu, kita akan mencoba "mencari" kesempatan dalam pekerjaan dan peruntungan. Tapi, kadang kita harus "menciptakan" kesempatan. Tapi kadang juga ada yang ajaib, tiba-tiba kesempatan yang cocok dengan TOPI KITA datang begitu saja di depan kita. Istilah anak muda sekarang, peluang yang GUE BANGET.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memakai banyak TOPI, mungkin saja kesempatan akan menjadi sangat BESAR, karena kita "menyediakan" diri untuk dapat menjadi sosok yang berbeda-beda tergantung dengan TOPI yang sedang kita pakai. Ini akan membuat kita harus JAIM (jaga image) agar cocok dengan TOPI yang sedang kita pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda tertarik untuk memakai BANYAK TOPI? Mungkin demikian, karena anda akan merasa bahwa hal itu akan membuat anda mendapat lebih banyak kesempatan. Tapi, hidup adalah pilihan. Dalam pilihan anda, pastikan bahwa anda tidak merasa TERJEBAK dan TIDAK KEMANA-MANA setelah memasuki sebuah jalur jalan. Jika hal itu yang sudah terjadi, maka mungkin ini saatnya anda memikirkan TOPI seperti apa yang sebenarnya paling COCOK bagi ANDA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, BEHAR menegaskan sekali lagi bahwa sebaiknya memakai hanya SATU TOPI saja. Hal itu mungkin akan membuat kesempatan akan pekerjaan menjadi lebih sedikit, namun akan membuka kesempatan SUKSES yang lebih besar bagi kita. Apalagi jika kesempatan yang nantinya ada di depan kita adalah yang memang cocok dengan TOPI KITA. BEHAR telah membuktikannya. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-449489604210355235?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/449489604210355235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=449489604210355235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/449489604210355235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/449489604210355235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2009/01/cita-cita-anda-adalah-bagian-dari-topi.html' title='CITA-CITA ANDA adalah bagian dari TOPI ANDA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-4842571266499780472</id><published>2008-12-25T04:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T05:19:46.996-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'>Bebas Punya Cita-cita, Bebas Pilih SEKOLAH</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;25 December 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya Anak-anak dan Remaja bebas untuk punya cita-cita apapun. Yang dimaksud dengan APAPUN adalah segala macam pekerjaan atau profesi yang POSITIF. Seorang anak atau remaja dapat saja punya cita-cita menjadi PENYANYI. Lalu, apakah untuk menjadi penyanyi dia harus belajar ilmu Calculus yang lumayan rumit? Jika anak lain ingin menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;COOK&lt;/span&gt; lalu nantinya menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;CHEF&lt;/span&gt; lalu nantinya lagi ingin punya resto sendiri, apakah dia harus masuk SMU? Jika anak yang lain lagi ingin menjadi atlet bulutangkis atau sepakbola, yang latihannya harus ekstra berat dan ekstra waktu, apakah dia harus masuk sekolah "normal" yang masuk jam 6.30 dan pulang jam 15.00?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena cita-cita sangat beragam, bagaimana dengan sekolah anak-anak dan remaja ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini ada sangat banyak ragam sekolah. Untuk tingkat SLTA, ada SMU dan ada SMK. Berdasarkan informasi terkini, jumlah SMK akan ditingkatkan, menjadi lebih banyak dari jumlah SMU. Menurut para ahli pendidikan yang melakukan survei, siswa lulusan SMK lebih banyak yang dapat kerja langsung setelah lulus. Persentasenya mencapai 85 persen. Sebaliknya, lulusan SMU, jika yang tidak akan kuliah, maka peluangnya hanya 15 persen untuk dapat kerja setelah lulus SLTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi COOK atau CHEF (nantinya), saya anjurkan masuk ke SMK yang ada jurusan Tata Boga-nya. Setelah lulus, dapat langsung kerja atau meneruskan ke akademi selama 3 tahun untuk jurusan yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan calon Penyanyi dan calon Atlet?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang calon ATLET yang dituntut untuk dapat berlatih minimal 4 jam sehari, mungkin akan sangat kesulitan untuk dapat hidup dengan pola sekolah yang masuk pagi dan pulang sore (normal). Mereka ini membutuhkan fleksibelitas atau kelenturan dalam jadual belajar. Apalagi, zaman sekarang, seorang anak harus memelajari 16 hingga 18 pelajaran dalam satu semester! Apakah semuanya diperlukan oleh calon ATLET? Tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Calon Penyanyi. Dia harus rajin berlatih vokal: pagi, siang, sore dan ditambah dengan latihan salah satu alat musik. Apakah mereka wajib ikut sekolah yang normal? Jika mampu dan mau, tentu saja boleh, tapi tidak wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, sudah ada sekolah alternatif yang dapat ditempuh oleh mereka yang sangat sibuk dengan jadual latihan (ini juga salah satu bentuk sekolah/pendidikan) apakah olahraga atau latihan vokal. Sekolah ini sering disebut dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;HOME SCHOOLING&lt;/span&gt; atau Sekolah Rumah, atau disingkat jadi HS. Di Indonesia, pelajaran yang disampaikan, diusahakan merujuk pada pelajaran Paket A untuk SD, Paket B untuk SMP dan Paket C untuk SLTA. Tentunya, mereka tidak perlu belajar 16 atau 18 pelajaran! Setelah lulus Paket C, mereka dapat diterima untuk kuliah di UGM, Jogja atau di universitas di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bagaimanapun selalu saja ada kelemahan, sebagaimana kelemahan juga ada pada sekolah "normal." Ramai orang berkata bahwa anak-anak HSer akan menjadi orang yang tidak pandai bersosialisasi. Mungkin benar, mungkin tidak. Sebagaimana anak-anak sekolah "normal" dapat juga terkontaminasi karena menjadi remaja yang "sangat sosial."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bagaimana baiknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, yang terbaik adalah yang paling sesuai dengan keunikan anak atau remaja yang menjalani. Orang dewasa hanya perlu membimbing untuk dapat membantu mereka menentukan cita-cita yang sangat mereka inginkan, lalu menunjukkan alternatif cara atau pendidikan yang paling tepat dan cocok bagi mereka untuk mencapai cita-cita itu. SETUJU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-4842571266499780472?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/4842571266499780472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=4842571266499780472' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4842571266499780472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4842571266499780472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/12/bebas-punya-cita-cita-bebas-pilih.html' title='Bebas Punya Cita-cita, Bebas Pilih SEKOLAH'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-538044507308536471</id><published>2008-12-21T00:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T06:02:56.244-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>REMAJA Punya Cita-cita Lebih Tanggung-jawab</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;21 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini, saya hanya ingin berbagi pengalaman. Yaitu bahwa dari beberapa klien remaja yang saya tangani, ternyata saya dapat mengambil kesimpulan bahwa Remaja yang punya cita-cita akan lebih bertanggung-jawab dalam bertindak. Para REMAJA yang saya maksud ini menjadi BERBEDA dengan Remaja kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Remaja yang punya cita-cita menjadi lebih bertanggung-jawab?&lt;br /&gt;Dalam hal apa saja mereka bertanggung-jawab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang klien remaja saya di Bandung, yang masih duduk di kelas 12, karena dia menyadari betapa tingginya mimpi atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dream&lt;/span&gt; yang dia canangkan, dan dia juga menyadari betapa orangtuanya tidak akan mampu membiayainya, telah menjadi remaja yang berbeda dari teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kelas 12, setelah pulang sekolah dia menyempatkan diri untuk mencari tambahan uang yang nantinya akan dipakai untuk Perguruan Tinggi. Dia menabung. Di samping itu, dia juga rajin mencari info tentang lembaga-lembaga yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang remaja lain yang duduk di kelas 9, yang punya cita-cita menjadi Pemain Bola, juga telah menjadi BERBEDA dengan rekan-rekannya yang lain. Dia sudah dapat menjawab dengan TEPAT, ketika ditanyai:"Umur 57 kamu jadi apa?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya:"Saya jadi Pelatih Bola!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga telah paham, bahwa dia harus mengikuti berbagai kegiatan yang menunjang dirinya untuk menjadi pemain bola, namun dia pun tahu bahwa dia harus dapat menyelesaikan tugas-tugas belajarnya untuk lulus SMP, dan dia pun sudah mempunyai bayangan akan masuk ke SMU yang mana. Tentu dia mencari SMU yang paling menjanjikan untuk seorang Pemain Bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nyata yang lebih "ngetop" adalah seorang David Beckham yang berusia 11 tahun, telah sangat mengetahui apa yang dia inginkan. Dia ingin menjadi Pemain Sepakbola di Klub &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Manchester United&lt;/span&gt;. Dia pun berlatih sangat super giat sekali. Dia memenangkan trofi pemain anak berbakat di Inggris. Dia berlatih lebih giat daripada remaja lain di kelas kursus bola tengah tahun (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;summer course&lt;/span&gt;), ketika usia 16 tahun. Ketika teman-temannya telah beristirahat, dia masih berlatih setidaknya satu jam lagi. Ketika teman-temannya telah pulang kampung setelah masa kursus, dia masih tinggal beberapa hari lagi berlatih sendiri di MU camp. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang remaja yang punya cita-cita yang jelas, akan berusaha mencari IDOLA yang jelas pula.  Dia pun akan mencoba membuat jadual kegiatan sehari-hari yang paling menunjang tujuannya. Dia membuat Rencana Aksi yang akan dilaksanakannya. Dia pun akan melaksanakan rencananya itu dengan lebih bersungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para remaja ini, tidak ada istilah waktu luang yang akan dipakai untuk sekadar bersenang-senang saja. Pada dasarnya, para remaja yang punya cita-cita ini hanya akan senang jika Cita-citanya tercapai. Itulah yang dia tuju. Anda SETUJU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-538044507308536471?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/538044507308536471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=538044507308536471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/538044507308536471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/538044507308536471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/12/remaja-punya-cita-cita-lebih-tanggung.html' title='REMAJA Punya Cita-cita Lebih Tanggung-jawab'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3573262268964521376</id><published>2008-12-05T17:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T18:36:41.675-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orangtua'/><title type='text'>Cita-Cita, Orang Tua vs Remaja</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;5 December 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus yang harus saya hadapi, sesuatu yang sangat menonjol adalah adanya perbedaan yang lebar antara cita-cita para remaja dengan cita-cita yang dibuat oleh orang tua bagi anak-anak mereka. Ada kondisi di mana remaja mengalah demi berbakti kepada ortu mereka. Namun, ada kasus di mana si remaja berkeras untuk mencapai cita-citanya sendiri meskipun sangat ditentang oleh ortunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai-sampai, si remaja membuat pernyataan, untuk membesarkan hatinya sendiri, kira-kira seperti ini:"Tetaplah pada cita-citamu walaupun orang tua kita tidak percaya bahwa kita dapat mencapai apa yang kita mau. Kita harus yakin bahwa kita bisa..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus yang lain, si remaja dengan pasrah berkata:"Pak, khan kalau kita mengikuti apa yang dikatakan orang tua berarti kita berbakti kepada mereka..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang PALING menarik, ternyata para remaja mengaku bahwa sangat mungkin orang tua mereka tidak mengetahui apa kelebihan atau kehebatan anak-anak mereka. Pada kasus pertama si remaja bahkan berkali-kali bertanya kepada saya:"Pak, kok bisa ya .. orang tua saya tidak tahu kelebihan dan kehebatan saya?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, cita-cita yang disodorkan oleh ortu bagi anak-remaja mereka adalah sesuatu yang sangat IDEAL, bagi para orang tua, walaupun belum tentu IDEAL bagi remaja yang menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sebaiknya menjembatani kedua macam kasus seperti ini?&lt;br /&gt;Apa pertimbangan orang tua dalam menyodorkan cita-cita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris PASTI, para ortu menyodorkan sesuatu yang nantinya akan memberikan kesejahteraan bagi anak-anak mereka. Ada orang tua yang melihat bahwa menjadi PEGAWAI NEGERI akan menjadikan anak-anak mereka SEJAHTERA, dapat ASKES,dan dapat PENSIUN. Ada ortu yang memikirkan masalah BIAYA yang mahal kalau misalkan anaknya kuliah di Fakultas KEDOKTERAN. Ada orang tua yang bilang bahwa kalau anaknya masuk STAN, nanti "PASTI" sejahtera, dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah biaya, yang mengherankan, para ortu tidak terlalu mendorong anak-remaja mereka untuk BERJUANG mencari BEASISWA, dalam keadaan ortu yang "kurang mampu." Para ortu lebih condong dan lebih sering berkata:"JANGAN masuk ke situ, biayanya MAHAL!" Bukankah lebih POSITIF jika para orang tua mengatakan:"AYO, kalau kamu mau masuk ke situ, cari BEASISWA. BERJUANGLAH untuk mendapat nilai bagus supaya kamu mudah mendapat BEASISWA! Carilah yayasan-yayasan yang menawarkan BEASISWA!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menarik kedua, para ortu tidak MAU belajar untuk PEKA terhadap apa yang menjadi KEHEBATAN atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;GREATNESS&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; anak-anak mereka. Mungkin karena sangat super sibuk, mereka dengan mudah berkata:"wah ... apa ya kelebihan si Anu? saya nggak terlalu merhatiin." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, untuk menambah kepekaan kita sebagai orang tua masih sangat mungkin. Yang perlu kita lakukan adalah "membandingkan" dengan anak orang lain. Kita lihat kemampuan anak kita, lalu kita bandingkan dengan anak orang lain. SUDAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada juga yang sudah "membandingkan" tapi yang dibandingkan hanya "KEJELEKAN" anaknya sendiri. Seorang kenalan, seorang wanita, ketika bercerita tentang anaknya, dia berkata:"Wah..anak saya nggak bisa diam, jadi mengganggu terus. Dia juga suka lupa, bahkan tanggal lahirnya aja dia suka lupa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah saya desak, si ibu ini akhirnya MAU berpikir keras untuk mencari kelebihan anaknya, lalu bilang:"oya.. dia itu punya bakat nyanyi, senang ARTS, dan pernah bercita-cita untuk menjadi bintang TV macam yang di ART ATTACK!" Jadi, kesimpulan tentang kepekaan ORTU, kuncinya adalah mau mengubah paradigma melihat KEJELEKAN anak menjadi melihat KEHEBATAN anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana menjembatani perbedaan cita-cita milik anak dengan cita-cita yang disodorkan oleh orang tua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya adalah: DISKUSI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berapa seringkah orangtua berdiskusi tentang kelebihan anak mereka dengan si YBS (yang bersangkutan). Lalu, dilanjutkan dengan mencari tahu cita-cita mereka, lalu mencoba mencari solusi, tanpa harus memaksakan kehendak. Saran saya, pada saat remaja telah duduk di kelas 9 (3 SMP), lakukanlah sesering mungkin. Karena, setelah lulus SMP, sudah harus memilih apakah mau masuk SMK atau SMU. Jika terlambat, berarti anak anda sudah MEMASUKI jalan tertentu tapi mereka tidak tahu mereka sebenarnya mau KEMANA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FYI, untuk SMK, setelah lulus, menurut data tahun lalu, 85 persen akan langsung masuk dunia kerja, karena mereka telah punya SKILL. Dan, mereka tetap punya kesempatan untuk kuliah pada bidang-bidang yang sesuai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya waktu untuk DISKUSI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3573262268964521376?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3573262268964521376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3573262268964521376' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3573262268964521376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3573262268964521376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/12/cita-cita-orang-tua-vs-remaja.html' title='Cita-Cita, Orang Tua vs Remaja'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5444070521562238787</id><published>2008-11-23T21:28:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T21:35:59.238-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengusaha'/><title type='text'>Cita-Cita: Pengusaha KAOS GAUL</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;23 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda punya cita-cita menjadi Pengusaha KAOS GAUL, maka anda termasuk orang-orang yang cerdas! Karena, mereka yang sudah BERJAYA menjadi Pengusaha KAOS GAUL di Indonesia, semuanya adalah orang-orang cerdas. Artinya, sejak mereka punya cita-cita menjadi Pengusaha KAOS GAUL, sudah sangat cerdaslah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutlah SALAH TIGA dari merek-merek yang sudah EKSIS dalam dunia Kaos Gaul di Indonesia: C-59 (Bandung), DAGADU (Jokja) dan JOGER (Bali). Perhatikan: mereka saya sebutkan berdasarkan alfabetis, karena menurut saya, mereka itu, semuanya, adalah nomor 1. Merek mereka telah mempunyai pasar masing-masing. Para pendirinya adalah oranag-orang yang sangat cerdas dalam memilih kata-kata dan motif gambar yang akan mereka tampilkan pada KAOS dan aneka aksesori lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana peluang bisnis Kaos Gaul?&lt;br /&gt;Apakah ada batasnya?&lt;br /&gt;Kapan harus mulai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang bisnis Kaos Gaul di Indonesia, masih sangat besar. Walau bagaimana pun yang namanya KAOS adalah salah satu dari kebutuhan hidup manusia, selain pangan dan papan. Kaos termasuk dalam kategori kebutuhan pokok, yakni kebutuhan SANDANG. Apalagi, setelah saya amati, harga jual merek-merek ini masih termasuk terjangkau. Apalagi, ditambah dengan kualitas bahan yang baik dan termasuk tahan lama. Jadi, para pembeli merasa beruntung dapat membeli SANDANG yang murah dan BAGUS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi, kaos-kaos gaul itu, sangat fleksibel pemakaiannya. Dari acara sangat santai sampai acara yang nyaris resmi masih bagus untuk dipakai. Bahkan, kadang-kadang, seniman memakai KAOS GAUL dalam acara resmi yang disorot televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pasar di Indonesia sudah JENUH? Saya pikir tidak! Masih sangat luas pangsa pasarnya, apalagi jika kecerdasan yang ditampilkan lebih beraneka-ragam, maka akan menciptakan ceruk pasar yang baru lagi. Kreativitas yang cerdas dalam bentuk kata-kata dan gambar tidak mempunyai batasan. Sejauh imajinasi dapat menjangkau, kreativitas masih dapat dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, jika dilihat dari cara pembuatannya yang sangat &lt;i&gt;low tech&lt;/i&gt;, namun sudah dapat menjadi sebuah komoditas yang bagus, hampir semua orang dapat melakukannya. Jadi, &lt;i&gt;low tech&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;low capital&lt;/i&gt;. Semua tergantung kreativitas, cara pembuatan dan kemudian jika telah ada yang memakai, maka akan menjadi etalase tersendiri bagi penjual kaos dan si empunya MEREK itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sebaiknya memulai bisnis ini bagi yang punya cita-cita menjadi Pengusaha KAOS GAUL? Jawabnya: SEKARANG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang boleh bilang sekarang adalah jaman yang semua orang sedang "menahan duit," namun orang juga membutuhkan MOTIVASI dan KATA-KATA CERDAS, serta PLESETAN (PARODI) yang akan sangat membantu orang-orang yang sedang gundah dan gulana. Untuk itu KAOS GAUL sangat diperlukan. Baik untuk si Pemakai maupun si Pembaca atau penonton KAOS GAUL itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan takut untuk berinvestasi, jika anda memang cerdas dan punya jiwa &lt;i&gt;entrepreneurship&lt;/i&gt; serta GAUL. Yang paling penting, anda melakukan dulu survei untuk mendapatkan "ceruk" yang belum dimasuki oleh para pengusaha KAOS GAUL yang telah malang-melintang selama ini. Anda MAU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Warning! VISIT INDONESIA! And get the BEAUTIES and CHALLENGES!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5444070521562238787?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5444070521562238787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5444070521562238787' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5444070521562238787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5444070521562238787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/11/cita-cita-pengusaha-kaos-gaul.html' title='Cita-Cita: Pengusaha KAOS GAUL'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-890560436293526074</id><published>2008-11-21T00:38:00.000-08:00</published><updated>2008-11-21T01:08:35.002-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perancang busana'/><title type='text'>Cita-Cita: Perancang BUSANA</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;21 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya manusia di bumi ini jika tanpa selembar atau beberapa lembar daun untuk menutupi tubuhnya, pada awalnya dahulu? Mungkin dedaunan adalah rancangan busana yang pertama kali hadir bagi manusia. Tapi, jelas bukan yang terakhir. Artinya masih banyak bahan dasar, proses, corak dan genre yang dapat dipakai sebagai pembeda dalam membuat rancangan busana, baik bagi pria maupun wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau MILAN jadi salah satu kota mode dunia, bukan berarti tempat lain tidak ada nilai dalam soal perancangan busana. Kota-kota di Indonesia yang mempunyai latar etnik yang beragam juga dapat menawarkan suatu rancangan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pernah terlintas dalam benak anda untuk punya cita-cita menjadi Perancang BUSANA? Menjadi perancang busana adalah menjadi seseorang yang BERBEDA! Berbeda karena memang harus berbeda untuk dapat disebut KREATIF dan karyanya diterima oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana prospeknya?&lt;br /&gt;Di  mana belajarnya?&lt;br /&gt;Apa saja genre-nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prospeknya sangat CERAH! Asalkan, para perancang mempunyai bakat dan hasrat yang sama besarnya untuk KREATIF. Pasarnya tetap besar. Tidak harus diekpor. Untuk kebutuhan dalam negeri saja asalkan dikelola dengan baik, dirancang dengan kreatif, dipasarkan dan dikemas dengan menarik, dapat meraup untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar wisatawan Indonesia yang pergi ke Malaysia dan memborong baju yang berasal dari Indonesia? Kalau belum pernah, maka sekarang sudah pernah (membacanya)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk belajar menjadi perancang busana banyak caranya. Ada sekolah yang menawarkan keahlian dan sekaligus gelar. Ada yang menawarkan kreativitas tanpa gelar. Ada banyak tersebar di Jakarta, Surabaya dan Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta menjadi pilihan lahan bagi para Perancang Busana karena banyak yang menawarkan jasa perancangan kepada selebritis dan VIP, yang mempunyai anggaran yang lumayan banyak. Itulah sebabnya banyak juga sekolah mode dan perancangan yang hadir di sana. Surabaya juga tidak kalah, karena merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Ada beberapa sekolah perancangan busana dan fashion di sana. Bali tentu tidak mau kalah karena mereka selalu dapat menawarkan sesuatu yang memang khas Bali dan sangat kreatif. Setidaknya ada tempat magang bagi para calon perancang busana untuk belajar kepada Perancang Busana yang telah mapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran rancangan busana juga macam-macam. Ala Eropa dengan 4 musimnya, ala Oriental, ala Afrika (corak warna-warni yang ternyata banyak diborong), ala Nusantara (etnik termasuk batik) dan lain-lain. Bahkan, di Indonesia sudah mulai dikenal sebagai tempat Perancang Busana Muslimah yang luar biasa. Perhatikan: Ada kerudung "Mbak TUTUT", ada kerudung Profesional, kerudung Gaul, dll. Belum lagi yang menawarkan rancangan yang kontemporer, yang benar-benar beda. Itu semua belum termasuk para perancang Kaos (T-Shirt) Gaul, yang akan dibahas pada artikel yang terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, bagi anda yang punya bakat seni lukis, senirupa dan mempunyai cita-cita dan  HASRAT yang DAHSYAT untuk menjadi Perancang Busana, dunia masih terbuka sangat luas. Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-890560436293526074?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/890560436293526074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=890560436293526074' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/890560436293526074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/890560436293526074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/11/cita-cita-perancang-busana.html' title='Cita-Cita: Perancang BUSANA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1527354746470827603</id><published>2008-11-16T22:23:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T22:52:26.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bidan'/><title type='text'>Cita-Cita: BIDAN yang SIAGA</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;16 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang punya ribuan pulau membutuhkan banyak DOKTER. Namun, ternyata bukan hanya Dokter, sebagai tenaga medis yang dibutuhkan, BIDAN yang SIAGA pun sangat dibutuhkan di seantero Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berdasarkan data tidak resmi bahwa angka pertambahan penduduk Indonesia adalah 1.8 persen per tahun, berarti kira-kira ada 10.000 kelahiran per Hari! Jadi, memang akan sangat membutuhkan tenaga medis yang ahli dalam proses membantu kelahiran bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana prospeknya?&lt;br /&gt;Bagaimana karirnya?&lt;br /&gt;Anda punya cita-cita menjadi BIDAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prospeknya sangat cerah. Bahkan ada Akademi Kebidanan yang berupaya menyalurkan lulusannya ke luar negeri. Biaya kuliah relatif murah. Waktu kuliah cuma 3 tahun. Syarat: wanita, tinggi minimal 150 cm dari SMU/SMA dari semua jurusan (IPA, IPS, Bahasa) boleh! SMK Kesehatan juga boleh. Yang paling penting, tidak ada cacat badan yang mengganggu saat kuliah dan bekerja. Tidak boleh buta warna, karena warna sangat penting dalam dunia kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir dan pendidikan juga sangat terbuka, dengan semakin banyak rumah sakit yang bertumbuh di negeri ini. Kalau yang punya jiwa bisnis, dapat juga membangun klinik bersalin bersama dengan rekan. Dalam hal pendidikan lanjutan, biasanya mereka melanjutkan menjadi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan kemudian meneruskan ke Magister/Master bidang Kesehatan (MKes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, sudah terbukti ada bu Bidan yang sukses membangun Klinik bersalin, dengan bekerja sama dengan dokter spesialis kebidanan dan dokter anak. Sebagian kecil saham kliniknya ada yang diberikan kepada para dokter tersebut, yang praktek di sana. Jadi, mereka bersinergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, itu semua tidak berarti bahwa Bidan tidak perlu mengabdi kepada negeri ini. Di pelosok Nusantara pun masih membutuhkan banyak bidan. Banyak dibutuhkan Bidan yang Siaga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Anda berMINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1527354746470827603?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1527354746470827603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1527354746470827603' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1527354746470827603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1527354746470827603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/11/cita-cita-bidan-yang-siaga.html' title='Cita-Cita: BIDAN yang SIAGA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7713704329704811901</id><published>2008-11-15T20:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T21:24:31.984-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konsultan politik'/><title type='text'>Cita-Cita: Konsultan Politik</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;15 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 5 bulan ke depan, Indonesia akan melakukan lagi Pemilihan Umum. Sudah selayaknya, seluruh rakyat menyambut gembira. Ini adalah kesempatan untuk menentukan masa depan Indonesia, setidaknya 5 tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, yang paling berdebar-debar, adalah para politisi, baik yang ingin menjadi anggota Legislatif, terlebih lagi yang ingin menjadi pemimpin Eksekutif (baca: Presiden).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar mereka, ada juga yang sedang bersiap dan mungkin sudah aktif membantu para calon Legislatif dan calon Eksekutif. Mereka adalah para KONSULTAN POLITIK tingkat nasional. Dalam cakupan yang lebih kecil, mereka sebagian sudah berkiprah di tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota, dan mungkin ada yang lebih kecil, Kecamatan dan Kelurahan. Ini adalah merupakan peluang untuk mengatasi pengangguran di masa penuh tantangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana peluangnya ke depan?&lt;br /&gt;Berapa bayaran "proyek" konsultasinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang bagi yang punya cita-cita menjadi Konsultan Politik ada berbagai macam. Ada yang berlatar belakang kuliah Komunikasi Politik, Marketing, Market Research, atau juga ahli matematika statistika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bayarannya?&lt;br /&gt;Menurut seorang praktisi yang mempunyai latar belakang Komunikasi Politik, untuk ukuran yang sedang-sedang saja, untuk masa 4 bulan, tarifnya adalah 40 Milyar rupiah. Itu sebenarnya tergantung pada siapa yang diajukan dan di daerah mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata utama para konsultan ini adalah survei yang dilakukan oleh para surveyor yang dibayar oleh si konsultan. Para surveyor mencari sampel data dengan menanyai masyarakat tentang calon yang sedang diusulkan. Ini adalah pekerjaan statistik. Dan, metode ini pun sudah sangat sering dilakukan oleh para praktisi Market Research, hanya yang diamati saja yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, para konsultan ini menyajikan data yang benar untuk dilaporkan kepada si penyewa jasa. Kemudian, berdasarkan data, diajukan pula proposal bagaimana untuk memenangkan pemilihan. Makin sulit tantangannya, makin besar tarif untuk memenangkannya. Hal itu juga dapat termasuk biaya konsultasi pembuatan isi konsep iklan politik. Setelah konsep jelas, maka akan "dilempar" ke produser iklannya, apakah berupa video klip, narasi untuk iklan radio, baliho,  atau juga poster untuk ditempel di dinding-dinding pagar yang tak bertuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian luasnya cakupan itu membuat bisnis konsultasi politik dapat menjadi mesin untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Apalagi Indonesia mempunyai 30-an partai yang ikut serta dalam pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda mempunyai cita-cita menjadi Konsultan Politik?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7713704329704811901?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7713704329704811901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7713704329704811901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7713704329704811901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7713704329704811901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/11/cita-cita-konsultan-politik.html' title='Cita-Cita: Konsultan Politik'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6943530581739536801</id><published>2008-11-04T18:31:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T21:38:17.001-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengusaha'/><title type='text'>Cita-Cita: Pengusaha BATIK</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;4 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan lalu, ketika ada sebuah keperluan di SOLO, Jawa Tengah, saya mendapat kesempatan yang cukup langka, yaitu meninjau sebuah Pabrik Batik di sana. Lokasinya di sekitar kauman atau kampung Arab. Pabriknya agak masuk ke dalam, namun setelah sampai di dalam sana, sangat lebar pabriknya. Ada dua lantai. Lantai bawah ada 4 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Production Line&lt;/span&gt; (PL), di atas ada 2 PL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, bagaimana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt; peluang usaha BATIK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, di sana sedang ada proses pembuatan batik motif Parang. Sistemnya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;printing&lt;/span&gt;. Cara ini relatif cepat, dan hasilnya juga bagus. Jika ada beberapa warna yang akan di cetak dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;screen&lt;/span&gt;, maka sebelumnya harus dipanaskan dengan pemanas yang memakai bahan bakar gas. Pemanas ini memakai roda, didorong oleh operator sepanjang PL. Hanya dengan melintasi saja sekitar 10 cm di atasnya, dan segera setelah itu dapat ditambahi dengan warna yang lain, atau kalau sudah selesai, langsung digantung di atasnya dengan batang bambu yang dikait. Ada beberapa batang bambu melintang di atas PL yang panjangnya sekitar 50 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sekilas tentang suasana di dalam Pabrik Batik.&lt;br /&gt;Apakah anda punya cita-cita menjadi Pengusaha BATIK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik masih akan menarik, dan selalu menarik. Itulah sebabnya ada negara lain yang mengaku-aku sebagai negerinya Batik, padahal bukan. Juga, ada negara lain yang gencar memasukkan secara ilegal kain dengan corak batik, sedemikian sehingga harga menjadi sangat murah dibandingkan harga batik lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita masih membutuhkan banyak Pengusaha Batik. Tentu untuk melestarikan, namun juga untuk menambah kreasi batik corak baru dan kontemporer, yang karena kreasinya akan mendatangkan pesona bagi para turis dan pembeli, dari dalam maupun luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masyarakat Indonesia terus menggalakkan penggunaan baju batik, bukan hanya pada hari JUMAT saja, maka banyak sekali serapan akan pakaian ini (atau baju etnik sejenis). Dengan demikian makin banyak permintaan. Jika sekarang kita anggap baru 1/7, maka jika 3 hari dalam sepekan kita memakai batik, maka daya serap pembeli batik dapat ditingkatkan menjadi 3 x lipatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi harga, mungkin yang paling mahal masih batik tulis, kemudian batik cap, dan kemudian baru batik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;printing&lt;/span&gt;. Anak-anak muda Indonesia seharusnya terus diajarkan tentang BATIK, dan aneka kain etnik Indonesia lainnya. Kuncinya adalah BATIK yang KREATIF, khususnya bagi anak-anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelestarian Batik dan pakaian etnis nasional lainnya harus dilakukan. Pengusaha Batik yang baru pun harus disiapkan. Anda MAU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;special thanks to Mr. Abubakar and his big family&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6943530581739536801?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6943530581739536801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6943530581739536801' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6943530581739536801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6943530581739536801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/11/cita-cita-pengusaha-batik.html' title='Cita-Cita: Pengusaha BATIK'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6762744878045767876</id><published>2008-10-15T22:30:00.000-07:00</published><updated>2008-11-23T21:37:46.221-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengusaha'/><title type='text'>Cita-Cita: PENGUSAHA Pernak-Pernik Kampanye</title><content type='html'>by Y.S. Aji&lt;br /&gt;15 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita hidup di Indonesia. Mengapa? Karena sekarang ini kita adalah salah satu negara dengan jumlah partai yang paling banyak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa untungnya? Banyak! Khususnya bagi para pengusaha. Mereka ini dapat menawarkan aneka Jasa dan Barang yang terkait dengan Partai dan Kampanye. Kampanye dari tingkat Kabupaten/Kota, Propinsi hingga Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peluangnya adalah menjual Pernak-Pernik Kampanye.&lt;br /&gt;Apakah anda punya cita-cita menjadi Pengusaha Pernak-Pernik Kampanye?&lt;br /&gt;Apa kiatnya mengelola bisnis ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiat utamanya adalah: JANGAN PERCAYA pada janji para politisi. Kalau mereka janji akan membayar barang yang telah anda kirim, maka hampir pasti Anda segera BANGKRUT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah wawancara TV, seorang pengusaha mengatakan bahwa untuk barang-barang berupa pernak-pernik kampanye haruslah dengan DP (uang muka) 75 persen. Lalu, kalau sudah jadi dan akan dikirim harus melunasi dulu 25 persennya, baru setelah PASTI uang masuk, barang dapat dikirim. Dia hanya bilang:"Selama ada UANG, kami kerjakan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernak-pernik kampanye sangatlah banyak. Malah, tidak terbatas! Pembatasannya hanyalah imajinasi anda. Semakin anda dapat membayangkan bentuk pernak-pernik itu semakin banyak jenisnya. Yang paling gampang adalah PIN, Slayer, Bandana, mug, hiasan kaca mobil, gantungan kunci, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga mungkin relatif sama dengan harga pasar, namun karena jumlahnya yang besar, maka untung pun dapat BESAR pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yang punya Cita-cita menjadi Pengusaha Pernak-Pernik Kampanye tidak usah bingung bakal kehabisan EVENT! Bayangkan saja, satu partai akan berkampanye di seluruh Indonesia sehingga membutuhkan jutaan buah PIN bagi anggotanya! Itu belum melibatkan jenis barang yang lain. Ada Tigapuluhan propinsi dan ratusan kabupaten/kota yang tidak akan habis berkampanye dari waktu ke waktu. Apalagi, banyak politisi yang mencuri start kampanye dan masih berkampanye juga walau batas waktu sudah lewat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Pengusaha Pernak-Pernik Kampanye adalah sebuah profesi yang patut untuk dipertimbangkan untuk dijadikan cita-cita idaman.&lt;br /&gt;Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6762744878045767876?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6762744878045767876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6762744878045767876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6762744878045767876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6762744878045767876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/10/cita-cita-pengusaha-pernak-pernik.html' title='Cita-Cita: PENGUSAHA Pernak-Pernik Kampanye'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8688336306506309130</id><published>2008-10-12T07:06:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T07:44:22.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sutradara kampanye'/><title type='text'>Cita-Cita: SUTRADARA Iklan Kampanye</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;12 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda, para pemuda-pemudi yang mempunyai hobi memotret dan merekam dengan memakai kamera (still atau video) digital, anda mempunyai prospek yang sangat CERAH! Anda dapat saja merancang cita-cita anda untuk menjadi SUTRADARA Video Klip Iklan KAMPANYE politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, bercita-cita menjadi Sutradara sudah menjadi fenomena. Anda tentu sudah mendengar nama-nama keren seperti HANUNG BRAMANTYO, RIRI RIZA, dan MIRA LESMANA. Memang, mereka bukan Sutradara spesialis IKLAN Kampanye. Namun, pada dasarnya mereka belajar untuk mencintai Film sejak usia muda, dan kemudian mereka belajar sungguh-sungguh untuk menjadi sutradara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah bisa terkenal karena punya cita-cita menjadi SUTRADARA Iklan Kampanye? Apakah anda nanti bisa membuat sejarah? Berapa besar nilai PROYEKnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menjadi terkenal karena menjadi SUTRADARA spesialis Iklan Kampanye, maka sekaranglah saatnya. Belum banyak tokoh yang terkenal saat ini. Di mana ada "kekosongan" di situ ada"peluang." Setuju?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita berfikir bahwa kampanye hanya 5 tahun sekali sehingga peluangnya adalah kecil. Anda harus melihat bahwa di setiap kabupaten/kota ada orang yang berkampanye untuk DIPILIH oleh rakyatnya. Bayangkan, ada ratusan kabupaten/kota yang membutuhkan anda sebagai sutradara, apalagi jika dikalikan dengan jumlah kontestan yang ikut serta dalam pemilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah peluang BESAR!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut taksiran saya, untuk tingkat nasional, nilai pembuatan Iklan Kampanye, minimal adalah ratusan juta rupiah, untuk durasi beberapa DETIK saja! Dan nanti jika anda sudah terkenal karena banyak "Jago" yang anda tampilkan "menang," maka nilai proyek anda berikutnya dapat saja meningkat menjadi milyaran rupiah untuk satu kali pembuatan masternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi kalau nanti harus membuat beberapa iklan yang berbeda untuk satu orang "jago," ini berarti peluang lebih besar lagi. Bukankah menurut ilmu komunikasi harus ada tiga tahapan dalam berkomunikasi? Pertama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Awareness, Knowledge&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Relevance&lt;/span&gt;. Artinya, bisa jadi akan ada tiga macam iklan, untuk satu orang "jago," namun bisa saja, untuk penghematan, seorang "jago" akan membuat sebuah iklan yang relatif panjang, yang dapat mencakup keseluruhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang sutradara ulung, harus BELAJAR dan MAGANG. Tempat belajar yang paling dekat, adalah di IKJ atau Institut Kesenian Jakarta. Tempat ini sudah melahirkan beberapa orang HEBAT dari berbagai bidang seni, termasuk seni Sinematografi. Yang jelas, jika belajar di sana, anda akan membangun sebuah network/jejaring dengan beberapa tokoh HEBAT yang mungkin saja menjadi pengajar di sana. Jejaring adalah sangat penting dalam dunia film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, berdasarkan survei, iklan di televisi adalah yang paling MASIF atau berdampak hebat terhadap publik. Jutaan orang menonton pada saat yang bersamaan. Jelas lebih heboh dari iklan KORAN. Yang jelas, koran tidak bisa berbicara sendiri. Kalau klip di Televisi, sang 'jago" dapat berbicara dengan gayanya seperti apapun yang dia ingin CITRA-kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti lahan pembuatan Iklan Kampanye adalah lahan "baru" yang sangat prospektif. Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8688336306506309130?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8688336306506309130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8688336306506309130' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8688336306506309130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8688336306506309130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/10/cita-cita-sutradara-iklan-kampanye.html' title='Cita-Cita: SUTRADARA Iklan Kampanye'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6070003652735538356</id><published>2008-10-04T01:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T03:26:43.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><title type='text'>Cita-Cita: Jadi GURU Macam Bu MUSLIMAH</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;4 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda, anak-anak muda yang punya cita-cita mulia untuk menjadi GURU macam Bu MUSLIMAH dari Belitong, maka anda adalah calon pendidik yang LUAR BIASA. Dia tidak sekadar mendidik dengan memberikan angka-angka penilaian. Dia mendidik anak muridnya menjadi manusia yang menghargai alam, menjadi manusia yang menjadi dirinya sendiri namun yang mau untuk mempunyai Cita-cita dan tidak kenal menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana agar menjadi LUAR BIASA semacam Bu MUSLIMAH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya "menjadi GURU" adalah otomatis menjadi LUAR BIASA! Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Inggris tidak mempunyai padanan kata yang "pas" untuk istilah GURU. Itulah sebabnya mereka tetap memakai istilah GURU seperti apa adanya. GURU mempunyai arti yang lebih TINGGI dan MULIA daripada MASTER. Orang Inggris mempunyai istilah MASTER dan GRAND MASTER, namun untuk menggambarkan orang yang lebih LUAR BIASA dari pada keduanya mereka menyerap istilah GURU. GURU menurut mereka adalah orang yang punya ILMU dan BIJAK LAKSANA (BIJAKSANA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar mempunyai ILMU memang lebih mudah ketimbang untuk menjadi BIJAKSANA. Memahami ILMU itu sendiri, namun juga memahami SIAPA yang sedang belajar untuk memahami ILMU itu. Sedemikian rupa sehingga yang belajar dapat merasakan manfaat sebagaimana kecerdasannya dapat menyerap dengan sebanyak-banyaknya ilmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bu MUSLIMAH mengatakan bahwa si HARUN adalah pandai, maka dia ingin mengatakan bahwa HARUN adalah memang pandai untuk ukuran HARUN sendiri, yang artinya ILMU si HARUN terus meningkat jua. Ini adalah BIJAKSANA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anak muda yang ingin menjadi Guru yang BIJAKSANA, dan kemudian dapat menularkan ILMU dan ke-BIJAKSANA-annya kepada anak muridnya harus melalui proses panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu MUSLIMAH juga bukan wanita yang memuja materialisme. Dia tidak mencari HIDUP dari mendidik dan mengajar. Dia mendapatkan penghidupan dari ketrampilanya (SKILL) yang lain, yakni menjahit. Meski harus mengayuh sepeda onthel dan diiming-iming pekerjaan di sekolah yang lebih mapan, dia tetap bertahan untuk mendidik anak muridnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Bu MUSLIMAH, setiap anak adalah Pemimpin, yang dapat memimpin teman-temannya. Memimpin pada bidang masing-masing yang sesuai dengan diri mereka masing-masing. Itulah sebabnya MAHAR dengan sukacita menerima tugas menjadi PEMIMPIN kelompok KARNAVAL untuk ikut berlomba, dan dengan lantang berseru,"Serahkan kepada MAHAR dan ALAM ...!" Para Guru di sekolah tempat Bu MUSLIMAH mendidik, sangat tahu bahwa MAHAR adalah seorang SENIMAN genius. Pada akhirnya, dengan senjata rahasia berupa kalung "ajaib" MAHAR dan teman-temannya BERHASIL menjadi juara karnaval.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para Calon Guru yang ingin menjadi LUAR BIASA, jika harus menjadi Guru macam BU MUSLIMAH, apa kalian SANGGUP?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(sumber: buku dan film LASKAR PELANGI)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6070003652735538356?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6070003652735538356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6070003652735538356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6070003652735538356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6070003652735538356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/10/cita-cita-jadi-guru-macam-bu-muslimah.html' title='Cita-Cita: Jadi GURU Macam Bu MUSLIMAH'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1835702640159683665</id><published>2008-09-29T16:11:00.000-07:00</published><updated>2008-09-29T23:11:58.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaligrafer seni'/><title type='text'>Cita-Cita: Menjadi KALIGRAFER</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;29 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Puasa Ramadhan tahun ini sudah nyaris lewat, namun ada suatu hal yang menggugah yang patut untuk diangkat ke permukaan. Hal ini akan menarik bagi mereka yang mempunyai jiwa seni, khususnya seni lukis, seni menulis indah dan mereka yang mempunyai kemampuan membaca tulisan Arab bahkan harus pandai membaca dan menulis tulisan Arab Gundul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah anak-anak muda yang mempunyai cita-cita menjadi Kaligrafer (calligrapher). Apakah ini adalah profesi yang menjanjikan? Kalau anda tahu berapa nilai proyek kaligrafi untuk menghiasi sebuah masjid, anda pasti tergiur. Apalagi jika banyak masjid di negara ini yang belum mempunyai tulisan kaligrafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa nilai proyeknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita di televisi yang sempat saya tonton, nilai proyeknya sangat bervariasi, tergantung kepada luasan dan tingkat kesulitan yang harus diatasi oleh kelompok seniman ini. Untuk sebuah masjid atau musholah kecil, mungkin nilainya hanya belasan juta rupiah untuk sebuah proyeknya. Namun dapat anda bayangkan jika anda mendapat proyek menulis kaligrafi di beberapa masjid yang 3 atau 4 kali lebi besar dari musholah tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, untuk masjid yang cukup besar dan termasuk menghiasi kubah lengkung bagian dalamnya, nilai proyeknya dapat mencapai ratusan juta rupiah!! Percaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai pribadi percaya saja. Anda bayangkan tingkat kesulitan untuk menuliskan kaligrafi di kubah yang melengkung, bahkan itu merupakan bukan bidang datar dan anda harus melakukannya secara "overhead". Kalau anda bayangkan anda adalah sebagai juru las, anda harus dapat mengelas secara "overhead" (di atas kepala, anda harus mendongak) tangan kiri dan kanan sama bagusnya, maka anda adalah juru las yang mahal harganya, grade 5 atau 6. Jadi bayaran yang mahal adalah pantas bagi mereka yang mempunyai jiwa seni dan keahlian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kabar, seniman muda yang saya tonton di tv, adalah lulusan sebuah universitas Islam negeri. Namun, tentu saja tidak harus menutup kemungkinan siapapun yang pernah "mondok dan nyantri" cukup lama dan menekuni seni menulis arab secara indah juga dapat melakukannya dengan baiknya. Apalagi, secara kasat mata dapat dilihat, sebagaimana juga dalam ilmu lukisan, ada berbagai faham atau aliran dalam kaligrafi (calligraphy). Saya tidak tahu apa istilahnya, namun dapat dilihat aliran huruf yang seperti kotak dan ada huruf yang dibuat memanjang. Itu semua ada alirannya dan pasti ada pengikut alirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, selama ada pesanan yang cocok dengan aliran atau kemampuan kelompok kaligrafer ini, dan selama harga masih "pantas" maka insyaALLAH proyek atau rizki akan datang. Dan tentunya insyaALLAH ada pahala juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi anda yang mempunyai kemampuan seni lukis dan seni tulis indah khususnya untuk tulisan Arab, anda dapat menjadikan KALIGRAFER sebagai pilihan cita-cita profesi. Ada Rizki dan ada Pahala di sana. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1835702640159683665?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1835702640159683665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1835702640159683665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1835702640159683665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1835702640159683665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/09/cita-cita-menjadi-kaligrafer.html' title='Cita-Cita: Menjadi KALIGRAFER'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2406543858601423710</id><published>2008-09-28T05:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-28T06:13:02.622-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wartawan  detektif'/><title type='text'>Cita-Cita: Wartawan Lalu Detektif</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;28 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada di antara anda yang punya cita-cita menjadi WARTAWAN? Apakah ada di antara anda yang punya cita-cita menjadi DETEKTIF? Apakah ada yang punya cita-cita menjadi keduanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar baiknya, sekarang ini seorang yang pernah menjadi wartawan, ternyata dapat menjadi seorang DETEKTIF!! Bahkan, menurut orang itu, dalam sebuah milis, penghasilannya dia patok dengan harga US dollar!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada orang yang sukses sebagai WARTAWAN dan kemudian sukses sebagai DETEKTIF? Jawabnya ada! Tapi, SIAPA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling sukses menjadi WARTAWAN dan kemudian sukses menjadi DETEKTIF adalah seorang muda dari EROPA, namanya sudah sangat termasyhur di seputar jagad bumi. Namanya adalah TINTIN..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang di Indonesia, sudah dapat menjadi DETEKTIF tanpa harus menjadi POLISI. Mungkin bukan menjadi detektif kriminal, tapi lebih tepat menjadi PRIVATE INVESTIGATOR (PI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja pekerjaan INVESTIGATOR ini?&lt;br /&gt;Mulai dari mengecek latar belakang seorang calon pejabat pemerintah, keadaan keluarganya, dan kadang-kadang mendapat job untuk memeriksa apakah suami seorang klien mempunyai WIL (wanita idaman lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harganya tentu bervariasi. Kalau job dari perusahaan pasti dapat dipatok dengan dollar yang tinggi. Namun, kalau dapat job dari ibu-ibu yang penasaran tadi, ternyata tidak bisa terlalu mahal tarifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bagi seorang mantan wartawan INVESTIGATIF, yang suka mengejar berita dari artis atau selebritis lain, termasuk keluar-masuk ke pengadilan agama, dan pengadilan negeri, ini adalah tantangan yang sama-sama mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau dikombinasikan dengan "menyembunyikan" kamera untuk merekam peristiwa yang akan dijadikan bukti, pasti SUPER MENDEBARKAN dan MENGASYIKKAN!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi anda yang suka hal-hal yang mendebarkan namun mengasyikkan, silakan memilih cita-cita menjadi WARTAWAN, lalu kemudian suatu saat menjadi DETEKTIF seperti TINTIN. Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2406543858601423710?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2406543858601423710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2406543858601423710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2406543858601423710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2406543858601423710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/09/cita-cita-wartawan-lalu-detektif.html' title='Cita-Cita: Wartawan Lalu Detektif'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3433813603553988852</id><published>2008-09-23T19:28:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T19:54:17.930-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bicara cita-cita'/><title type='text'>TAKUT BICARA CITA-CITA</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;23 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu yang lalu, seorang klien di Bandung ber-curhat, bahwa dia baru saja ribut (berdebat) dengan ibunya, tentang cita-cita yang cocok dengannya. Tidak ada kesimpulan, dia masih tetap ingin menjadi Dokter, sementara Ibunya TIDAK setuju. Ketika saya suruh dia berdiskusi dengan guru BK di sekolah, dia bilang guru BKnya "&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;doesn't care at all&lt;/span&gt;" dan galak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan lalu, seorang klien di Jakarta yang duduk di bangku SMP DILARANG oleh Ibunya untuk masuk ke Fakultas hukum. Alasannya, sederhana dan agak menyeramkan: menurut ibunya, Sarjana Hukum adalah orang-orang yang PERTAMA masuk ke NERAKA!!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari MAKASSAR, setahun silam, seorang siswa kelas 12 SMA, DILARANG oleh ayahnya menjadi POLISI. Alasannya, biayanya MAHAL!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak ORTU yang tidak menyetujui CITA-CITA anaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sampai pada hal itu, kembali ke awal, apa yang TAMPAK dari 3 kasus di atas, adalah sebuah puncak gunung es. Yang tampak di permukaan sangatlah sedikit. Yang masih terpendam di bawah permukaan air sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa alasan para ORTU melarang cita-cita anaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang tidak setuju anaknya menjadi dokter karena biaya yang tinggi dan waktu kuliah yang relatif lama. Ada yang melarang karena filosofi "jangan mendekati NERAKA" dan ada yang melarang anaknya karena "mereka adalah keluarga Polisi, jadi anaknya juga harus jadi Polisi." Atau, "mereka keluarga Dokter, jadi anaknya juga sebaiknya menjadi DOKTER."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun penyebabnya, larangan itu telah membuat para remaja menjadi TAKUT untuk bicara cita-cita dengan orang tua mereka. Bahkan takut juga berbicara dengan para guru Bimbingan dan Konseling, karena ada yang tidak perhatian terhadap cita-cita mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kepada orang tua dan kepada guru takut untuk berbicara, kepada SIAPA para remaja ini dapat BICARA CITA-CITA dengan nyaman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita yang TINGGI dan JELAS, bahkan kalau bisa yang SMART (&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Specific, MEGA, Achievable, Recognizable, dan Time Framed&lt;/span&gt;), yang berdasarkan bakat dan minat serta HASRAT dari para remaja adalah sangat penting untuk didiskusikan. Harus ada "tempat, waktu dan orang" yang tepat untuk diajak Bicara tentang Cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, para orang tua dan para guru Bimbingan dan Konseling, sangat diharapkan dapat berperan untuk mendampingi para remaja yang ingin menggapai CITA-CITA mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai jumlah orang tua yang tidak setuju dengan cita-cita para anaknya, memang belum ada data hasil survei yang tepat. Namun, sekali lagi masih banyak kasus yang tidak TAMPAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, forum diskusi cita-cita HARUS disediakan untuk mengakomodasi kebutuhan para remaja yang ingin SUKSES. Setuju?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3433813603553988852?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3433813603553988852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3433813603553988852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3433813603553988852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3433813603553988852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/09/takut-bicara-cita-cita.html' title='TAKUT BICARA CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3288545241879257532</id><published>2008-09-16T17:01:00.000-07:00</published><updated>2008-11-23T21:43:26.393-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><title type='text'>Cita-Cita: TABIB atau SINSE atau DOKTER</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;16 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mempunyai cita-cita untuk menjadi TABIB atau cita-cita menjadi SINSE atau yang lebih umum, cita-cita menjadi DOKTER, maka itu adalah cita-cita yang HEBAT!&lt;br /&gt;Cita-cita menjadi DOKTER adalah sudah HEBAT sejak zaman dulu (jadul). Namun, sampai sekarang pun masih tetap menjadi sebuah cita-cita yang HEBAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana untuk cita-cita menjadi TABIB dan SINSE?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya hendak menuliskan tulisan ini, tiba-tiba ada SMS yang masuk dan sangat ingin untuk dibalas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama pengirimnya adalah ARI.&lt;br /&gt;Istimewanya, ARI punya cita-cita untuk menjadi DOKTER. Lebih istimewa lagi saat ini dia sedang sekolah di PONDOK PESANTREN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah..., saya menjawab bahwa "saya belum pernah mendengar ada lulusan Pondok Pesantren yang menjadi seorang DOKTER." Tapi, dia sangat dan sangat ingin menjadi DOKTER!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau lulusan Pondok Pesantren menjadi DOKTOR, saya sepertinya pernah mendengar, tapi kalau yang menjadi DOKTER yang mengobati manusia, terus-terang belum pernah dengar. Jadi dengan sangat terpaksa saya mengatakan bahwa sebaiknya ya ambil sekolah SMU jurusan IPA kalau punya cita-cita menjadi dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau lulusan dari Pondok Pesantren ingin menjadi TABIB atau SINSE bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau ini rasanya masih SANGAT MEMUNGKINKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gambaran, Ilmu Kedokteran di Indonesia adalah ilmu dari BARAT. Tentu saja, yang membawa ke Indonesia adalah dokter-dokter dari BELANDA. Sedangkan ilmu tentang ke-TABIB-an dan ke-SINSE-an adalah ilmu dari TIMUR, minimal dari TIMUR TENGAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang paling HEBAT? Tentu saja yang paling HEBAT adalah ilmu dari TUHAN yang MAHA ESA. Menurut saya, tidak sepantasnya ada yang menyombongkan diri sebagai Ilmu yang paling hebat. Bukankah "di atas langit masih ada langit?" Justru, kedua kutub ilmu penyembuhan itu harus ber-SINERGI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu kedokteran barat membutuhkan kemampuan yang HEBAT dari seorang mahasiswa dalam bidang KIMIA, BIOLOGI dan MATEMATIKA. Apakah ilmu tersebut diajarkan secara cukup memadai di PONDOK PESANTREN? Maaf, saya kurang paham. Mungkin ada pondok pesantren yang juga mengajarkan dengan cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi TABIB atau SINSE, juga membutuhkan kemampuan ilmu BIOLOGI tentang tumbuhan dan hewan serta tubuh manusia. Untuk SINSE tentu membutuhkan kemampuan ilmu membaca tulisan KANJI. Kalau TABIB dari Jazirah ARAB, tentu harus pandai membaca huruf ARAB yang gundul. Banyak ilmu yang harus dipelajari dengan perantaraan bahasa-bahasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang SINSE, biasanya juga perlu memahami tentang TITIK TOTOK! Yang biasa dipakai untuk pengobatan Tusuk JARUM, pijat REFLEKSI dan juga pijat TOTOK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ada ramuan juga yang disediakan oleh TABIB dan SINSE, yang biasanya diambil dari alam (hewan dan tanaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, selama ketiga PROFESI di atas memang ditujukan untuk membantu mengatasi sakit yang diderita oleh para manusia, maka itu adalah profesi yang HEBAT. Tentunya membutuhkan BAKAT dan MINAT yang HEBAT untuk dapat mencapai cita-cita menjadi TABIB atau SINSE atau DOKTER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda MAU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: PerMenKES 1419/2005:&lt;br /&gt;http://www.tenaga-kesehatan.or.id/pdf/peraturan/26.pdf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3288545241879257532?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3288545241879257532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3288545241879257532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3288545241879257532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3288545241879257532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/09/cita-cita-tabib-atau-sinse-atau-dokter.html' title='Cita-Cita: TABIB atau SINSE atau DOKTER'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3680513410742074202</id><published>2008-09-12T10:38:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T10:55:14.157-07:00</updated><title type='text'>Cita-Cita: Penyiar Radio lalu Pelawak lalu Politisi</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;12 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang mempunyai cita-cita menjadi Politisi dan juga mempunyai cita-cita menjadi Pelawak, ternyata anda mempunyai peluang yang cukup besar jika anda sekarang ini telah menjadi seorang Penyiar Radio. Anda minta bukti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah terbukti di layar kaca (televisi) bahwa banyak mantan penyiar radio, yang telah "berganti kulit" dan telah naik pangkat menjadi PELAWAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak fenomena bahwa melawak itu dapat dipelajari, khususnya sejak dicanangkan oleh grup Bagito dan grup Patrio, banyak orang yang ingin menjadi Pelawak. Namun, jangan sembarangan. Keuntungan kedua grup tadi adalah bahwa mereka, para personilnya,  semua adalah orang-orang yang telah cukup lama menjadi Penyiar Radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang belum ada data statistik, berapa besar persentase mantan penyiar radio yang telah menjadi pelawak. Ini membutuhkan studi yang cukup mendalam. Namun, biasanya mereka yang suka mendengar radio, dan mengetahui bahwa ada mantan penyiar dari radio kesayangannya yang akan nongol di Tivi, pasti mereka ingin segera menonton. Percaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di layar kaca, seorang mantan penyiar radio yang telah menjadi penyiar TV, mengomentari seorang Model yang ingin mempelajari Ilmu Melawak. Si mantan penyiar radio ini cuma bilang,"Gampang...deh...pokoknya bisa dipelajari kok ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sukses menjadi Pelawak, apa selanjutnya. Ada yang kemudian mempunyai cita-cita menjadi pengusaha di bidang entertainmen, namun setelah sukses melawak ada juga yang ingin menjadi Anggota Dewan yang Terhormat, di Senayan. Apakah ada contohnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada!&lt;br /&gt;Contohnya adalah mantan penyiar radio dan mantan pelawak yang namanya Pak Komar. Sekarang, setelah melintang di dunia legislatif, ia ingin menjadi seorang Bupati di wilayah Jawa Barat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi anda yang belum mempunyai cita-cita atau yang sudah ada tapi belum cukup fokus, silakan jadikan peluang menjadi pelawak ini sebagai sebuah alternatif. Mau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3680513410742074202?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3680513410742074202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3680513410742074202' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3680513410742074202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3680513410742074202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/09/cita-cita-penyiar-radio-lalu-pelawak.html' title='Cita-Cita: Penyiar Radio lalu Pelawak lalu Politisi'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8283523924591088996</id><published>2008-08-29T16:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T17:08:23.393-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catur'/><title type='text'>Cita-Cita: Menjadi PECATUR</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;29 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bilangan Jakarta Selatan, di seputaran Lebak Bulus, ada seorang anak muda, pelajar SMU yang berusia 16 tahun, menjelang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sweet seventeen&lt;/span&gt;, yang hobi bermain catur. Di sekolahnya dia berhasil menjadi juara Catur. Dengan begitu, dia mempunyai kesempatan untuk dikirimkan oleh sekolahnya di kejuaraan catur antar sekolah di Tangerang. Jangan kaget, karena sekolahnya sudah masuk wilayah Tangerang, atau kalau orang Jakarta bilang "udah Jakarta coret."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sangat bersemangat jika bercerita tentang Catur. Dia sempat dilatih oleh mentor catur di rumahnya. Suatu hari, dia mendapat "hadiah" dua buah buku catur dari seseorang yang melihat bakatnya itu. Tentu dia sangat bergembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian dia bercerita bahwa dia telah didaftarkan oleh orangtuanya di sebuah sekolah catur yang terkenal di Kelapa Gading, yaitu Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA). Dengan bersemangat dia bercerita bahwa dia berhasil mendapat poin: 6 menang, 1 seri dan 1 kalah. Itu adalah hasil tanding dengan 4 orang murid di sana, yang baginya, adalah untuk menentukan penempatan kelas. Ini adalah prosedur standar di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanya, apakah mempunyai cita-cita menjadi Pecatur, dia menjawab sambil tersenyum lebar,"Kayaknya boleh juga tuh.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menimpali,"Iya..enak bisa jalan-jalan keluar negeri khan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanya tentang pecatur idolanya, dia menjawab bahwa ia lebih menyukai KASPAROV daripada KARPOV. Menurutnya, KASPAROV lebih hebat, karena lebih bermain menyerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi pecatur andal tingkat dunia, harus mempunyai bakat. Bukan berarti seorang dengan bakat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedang&lt;/span&gt; tidak bisa, namun seorang dengan bakat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedang&lt;/span&gt; harus bekerja dan belajar ekstra keras untuk dapat bersaing dengan Pecatur yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sangat berbakat&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;talented&lt;/span&gt;) dan yang mau belajar tekun dan berlatiih keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catur memang talah mendunia (&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mundial&lt;/span&gt;). Bahkan Indonesia telah mempunyai beberapa orang Pecatur dengan gelar Grand Master (GM &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Chess&lt;/span&gt;). Bahkan, ada yang mampu mencapainya pada usia 17 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perkiraan saya, untuk mencapai gelar GM dengan bakat yang baik, membutuhkan sekitar 7 atau 8 tahun sejak pertama kali mendapat pelajaran Teori Catur moderen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kemungkinannya, teman kita ini akan dapat menjadi seorang GM pada saat usia sekitar 24 tahun, asalkan rajin belajar, berlatih dan bertanding dengan para pecatur hebat dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda, MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8283523924591088996?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8283523924591088996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8283523924591088996' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8283523924591088996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8283523924591088996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/cita-cita-menjadi-pecatur.html' title='Cita-Cita: Menjadi PECATUR'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8129472272699027377</id><published>2008-08-25T10:20:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T11:14:13.246-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sepakbola'/><title type='text'>Lawan ARGENTINA? PSSI-A  Pasti BERANI !!!</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;25 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin malam ini, ada hawa yang SANGAT SEGAR! Ia melanda stadion utama Gelora Bung KARNO. PSSI-A menang 4-0 ketika melawan Myanmar. Gol-gol yang indah telah tercipta. Indonesia kini dapat tersenyum. Karena sudah 7 tahun ini tidak pernah menang lawan Myanmar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertandingan usai, pemain Myanmar tertunduk lesu. Sebaliknya, semua pemain PSSI-A menegakkan kepala, tersenyum cerah, saling berpelukan, menyalami teman seperjuangan dan tak lupa menyalami pemain Myanmar. Apa RAHASIA yang disembunyikan oleh pelatih Benny Dollo (BENDOL)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak variabel (peubah) yang memengaruhi penampilan sebuah kesebelasan. Bayangkan, 11 orang ditambah 8 cadangan (saya menyebutnya bukan pemain cadangan, tapi PEMAIN TRUF), ditambah, 3 Pelatih dan asistennya, ditambah pengurus PSSI. Ini dan itu adalah variabel yang sangat banyak, yang dalam ilmu aljabar, akan sangat sulit untuk mendapatkan SOLUSI yang pasti. Makin sedikit variabel, makin mudah mencari solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang ditunjukkan oleh para pemain dan ofisial, sangat BAGUS. Para pemain bermain menyerang, aktif menguasai bola (sekitar 60%). Yang menarik, dari pinggir lapangan pelatih BENDOL memberi perintah dengan kode tangan "Jangan main ATAS, tapi main BAWAH!" Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Main BAWAH, adalah ciri permainan sepakbola dengan pemain yang tidak tinggi. Pemain kita adalah termasuk yang mempunyai postur tubuh yang tidak tinggi. Sepertinya, pak BENDOL ingin membiasakan pemain untuk bermain bola menyusur tanah dengan umpan terobosan. Hanya sesekali dibolehkan memainkan umpan panjang melambung. Kebiasaan ini menjadi penting, untuk menghadapi calon-calon pemain lawan yang bertubuh tinggi, misal dari Australia, Arab, Cina, Korea dll. Nampaknya, instruksi itu dilaksanakan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain bermain dengan sabar, tidak tegang. Pelatih pun tidak terlalu tegang, karena dapat masih dapat berkomunikasi dengan efektif, nyaris tanpa emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang selama tahun-tahun terakhir ini tidak KITA (PSSI) MILIKI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menduga, kombinasi karakter dari pak BENDOL yang menjadikan apa yang "kelihatannya" tidak ada, menjadi ADA. Pak BENDOL adalah pelatih yang bermental JUARA. Telah beberapa kali mengantarkan beberapa klub menjadi juara, minimal nyaris juara. Dia juga mempunyai karakter yang TEGAS, yang tidak mudah dipengaruhi orang lain, termasuk dalam memilih pemain. Sepertinya tidak ada pemain "Titipan" yang bermain saat ini. Dan yang pasti, dia sangat JELI dalam melihat BAKAT dari pemain yang belum pernah tampil dalam Tim Nasional sebelumnya. Terlihat jelas, karena banyak pemain muda yang baru yang direkrut menjadi anggota Tim Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika direkrut menjadi Pelatih Utama PSSI-A, target yang harus dicapai pak BENDOL adalah harus dapat membawa Tim Utama PSSI masuk dalam putaran final Piala ASIA. Ini tugas berat, namun BUKAN tak MUNGKIN. Kita pernah beberapa kali pada tahun 80-an masuk ke putaran final Piala ASIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi JUARA ASIA? Jawaban saya: BUKAN tak MUNGKIN!&lt;br /&gt;Untuk menang melawan ARGENTINA? Jawaban saya: BUKAN tak MUNGKIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tergantung kepada SINERGI dari semua variabel yang ada. Tergantung pula kepada IMPIAN dan cita-cita para &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Stake holder&lt;/span&gt;, pemain, pelatih, pengurus PSSI, dan penggemar. Harus BERANI untuk bermimpi masuk FINAL PIALA DUNIA atau JUARA Olimpiade. Kalau Nigeria bisa masuk FINAL Olimpiade, kita juga BISA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERANI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8129472272699027377?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8129472272699027377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8129472272699027377' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8129472272699027377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8129472272699027377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/lawan-argentina-pssi-pasti-berani.html' title='Lawan ARGENTINA? PSSI-A  Pasti BERANI !!!'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3452841370229184987</id><published>2008-08-23T09:10:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T09:44:35.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='olimpiade'/><title type='text'>OLIMPIADE: Bersedia..SIAP...GO !!!</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;22 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEBAT !!&lt;br /&gt;Indonesia telah berhasil mempertahankan tradisi EMAS di pesta olahraga Olimpiade. Rombongan sudah siap pulang. Sebentar lagi akan sampai di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang "belum" banyak EMAS yang dapat diperoleh oleh kontingen Indonesia. Namun, sejak 1988, setidaknya kita sudah terus-menerus mendapatkan MEDALI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kita: Bagaimana cara kita PERTAMA kali mendapatkan medali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medali Indonesia di tahun 1988, adalah dalam cabang Panahan. Mengapa Indonesia berhasil mendapatkan MEDALi saat itu? Jawabnya karena IMPIAN dan HARAPAN (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;expectation&lt;/span&gt;). Raihan itu tidak lepas dari Impian sang Pelatih saat itu, yaitu Almarhum Donald Pandiangan (yang baru saja wafat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat. Betapa DONALD PANDIANGAN begitu memendam DENDAM, karena Indonesia tidak jadi berangkat ke MOSKOW tahun 1980. Saat itu Olimpiade Moskow di boikot karena Uni Soviet melakukan serangan ke Afganistan. Indonesia termasuk yang memboikot. Saat itu saya masih SMP, namun kisah dendam itu masih saya ingat. Mengapa dia mendendam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Donald, sebagai atlet panahan merasa YAKIN dapat meraih MEDALI EMAS untuk pertama kali bagi Indonesia. Dia YAKIN dapat mematahkan rekor sebelumnya. Dia "gagal" sebagai atlet, namun dia BERJAYA sebagai pelatih, yaitu 8 tahun setelah "kegagalannya." Jadi, 8 tahun dibutuhkan untuk menyiapkan atlet generasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya menulis judul di atas, yang saya maksud dengan "GO !!" adalah bahwa SAAT INI adalah saat yang tepat untuk memulai "MEMBURU" EMAS Olimpiade berikutnya. Selagi negara lain kebanyakan sedang bersenang-senang dengan kemenangan mereka, saat ini adalah yang paling tepat untuk memulai "perang" mendapatkan EMAS Olimpiade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang paling bertanggung jawab? Seharusnya ya Presiden. Kemudian Menteri Pemuda dan olahraga, lalu KONI Pusat. Memang, "memburu EMAS Olimpiade olahraga" adalah sudah menjadi tugas Presiden, tugas Menteri Pemuda dan Olahraga dan juga menjadi tugas KONI pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Presiden untuk mencanangkan sekaligus mengatur Anggaran Biaya, setidaknya untuk tahun 2009. Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan KONI Pusat untuk membina, langsung atau tidak langsung. Mudah-mudahan anggaran Pendidikan yang 20 persen itu ada yang dapat dikaitkan dengan pendidikan Olah Raga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, Donald Pandiangan memulai dengan DENDAM yang positif. Dia membangun MIMPI dan HARAPAN. Dia tidak peduli kalau ada orang yang mencemoohkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bagi mereka yang dalam waktu 4 tahun ke depan mempunyai IMPIAN dan HARAPAN untuk memenangkan EMAS Olimpiade, maka harus dari sekarang menyiapkan diri. Bagi mereka yang berusia 13 tahun, berarti nanti akan berusia 17 tahun. Sudah cukup umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cabang-cabang olah raga yang PATUT untuk diberikan anggaran yang cukup adalah yang mempunyai VARIABEL yang sedikit. Yaitu cabang olah raga dengan sedikit anggota, bisa perorangan, atau bertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balap sepeda, lari, triatlon, sepeda gunung, voli pantai, renang, dll, dan tentunya cabang yang sudah pernah mendapatkan medali, panahan, bulutangkis, angkat besi dan mungkin juga angkat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah MIMPI dan HARAPAN yang tinggi. Sehingga kita ingin berusaha dengan GIGIH. Biarlah orang lain mencemooh. Bukankah "Anjing menggonggong kafilah harus terus berlalu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas KITA SEMUA untuk menemukan para pemuda-pemudi berbakat dalam olahraga, bukan hanya tugas guru olahraga. Semoga dengan ketulusan kita semua, SINERGI akan didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERANI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3452841370229184987?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3452841370229184987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3452841370229184987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3452841370229184987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3452841370229184987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/olimpiade-bersediasiapgo.html' title='OLIMPIADE: Bersedia..SIAP...GO !!!'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3829623206001501594</id><published>2008-08-18T15:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-21T10:16:13.357-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas olimpiade'/><title type='text'>Tuntutlah EMAS Walau ke Negeri CINA</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;18 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Lagu INDONESIA RAYA berkumandang di arena Olimpiade Beijing. Sejak 1992, kita SUDAH berhasil mempertahankan tradisi EMAS di Olimpiade (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Olimpic Games&lt;/span&gt;). Yang meraih EMAS kali ini adalah MARKIS KIDO/HENDRA SETIAWAN di cabang bulutangkis (badminton) di nomor GANDA PUTRA. Di nomor lain ada yang meraih PERAK dan PERUNGGU. Sementara untuk cabang ANGKAT BESI sudah lebih dulu meraih PERUNGGU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, untuk kesempatan di pesta Olimpiade berikutnya, akan makin SULIT bagi Indonesia untuk meraih EMAS. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada gosip yang beredar bahwa cabang BADMINTON akan dihapuskan dari pesta akbar ini. Ini adalah kabar BAIK dan kabar BURUK. Kita bahas kabar BURUKnya dulu. Kita anggap buruk karena ini akan membuat PELUANG Indonesia MERAIH dan MENUNTUT medali EMAS menjadi semakin SULIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar BAIKnya, ini adalah TANTANGAN. Namanya tantangan, pasti akan menciptakan PELUANG. Betul? Berapa besar peluang KITA jika tidak ada cabang BADMINTON?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya, sebenarnya adalah SAMA BESAR dengan peluang negara lain. Percaya? Bagi anda yang tidak percaya, tidak mengapa. Bagi anda yang percaya, maka ini adalah sisi baik dari sebuah MOTIVASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara lain mempunyai MOTIVASI lebih besar daripada KITA. Dan itu terjadi bagi SEMUA cabang di negara itu. Sementara kita, yang mempunyai MOTIVASI yang KUAT dan BESAR untuk meraih medali EMAS Olimpiade hanyalah pada cabang yang sangat sedikit: Badminton, Angkat Besi, Panahan. Ada lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa hanya pada cabang-cabang itu? Bukankan KITA sama-sama manusia, sama-sama MASIH harus makan dan minum, tapi kena apa mereka para atlet di semua cabang ingin MEMBUAT SEJARAH bagi negaranya. Di pihak KITA para atlet di cabang yang lain SUDAH MENYERAH sebelum berusaha! Menyerah sebelum berusaha dan sebelum bertanding adalah PENYAKIT mental. Namanya PENYAKIT, ya harus diberatas hingga TUNTAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana kita harus mulai untuk terus MENINGKATKAN diri untuk dapat MENUNTUT EMAS di Pesta Olimpiade? Jawabnya: MENTAL atau MOTIVASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Michael PHELPS, yang meraih 8 emas untuk sebuah olimpiade mengatakan TIDAK ADA yang TIDAK MUNGKIN, seharusnya para atlet Indonesia juga mengatakan demikian. Mulailah dari MOTIVASI atau DORONGAN dan TARIKAN kepada Diri Sendiri untuk membuat SEJARAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, dimulai dari para Guru Olahraga di sekolah umum. Idealnya, tugas seorang guru olahraga bukan sekadar mengajari dan membuat para anak didik untuk berolahraga setiap minggu selama SEKIAN jam. Lebih dari itu, tugas seorang guru olahraga adalah sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Talent Scout&lt;/span&gt;, pencari bakat. Dia harus dapat melihat dengan segera anak-anak yang mempunyai postur yang tepat untuk cabang-cabang olahraga apapun. Kemudian dia harus berani mengusulkan dan menganjurkan dan sedikit memaksa para orang tua untuk memasukkan putra-putri yang berbakat ke klub cabang yang dimaksud. Bahkan jika memungkinkan, menganjurkan dan mengusulkan kepada Kepala Sekolah untuk membiayai iuran para anak didik yang mau ikut klub tertentu itu, menjadi semacam beasiswa olahraga. Jadi timbul SINERGI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita belajar dari Negeri Cina. Di sana setiap anak yang mempunyai postur yang tinggi akan di arahkan menjadi olahragawan. Kalau kita lihat, postur tubuh pemain badminton dari Cina adalah yang mempunyai kaki yang panjang. Ini menjadi penting karena menjadi andalan untuk menjangkau "bola-bola" yang sulit. Juga, mereka berhasil menjaring atlet Basket yang mempunyai tubuh setinggi 2 meter lebih, yang menjadi IKON olimpide Beijing 2008, dan dia juga pemain Basket PRO di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke tiga, adalah masalah pendidikan Olahraga. Kalau sekarang masih sedikit adanya sekolah khusus olahraga, maka idealnya setidaknya setiap ibukota propinsi mempunyai satu sekolah olahraga. Mendengar kabar bahwa pemerintah menaikkan anggaran pendidikan menjadi 20% BERSIH, neto, maka seharusnya ini termasuk pendidikan olahraga, karena olahraga juga merupakan bidang ilmu pengetahuan yang dapat membanggakan Negara, karena dapat menjadikan manusia Indonesia (baca: atlet) menjadi bermanfaat bagi negara dan bangsa dan bagi umat manusia lainnya. Bukan hanya NOBEL yang dituju oleh dunia Pendidikan. EMAS Olimpiade juga layak untuk dikejar dan dikelola oleh dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETUJU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3829623206001501594?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3829623206001501594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3829623206001501594' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3829623206001501594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3829623206001501594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/tuntutlah-emas-walau-ke-negeri-cina.html' title='Tuntutlah EMAS Walau ke Negeri CINA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1514073279338994852</id><published>2008-08-09T02:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-15T09:37:25.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bangkit kreatif'/><title type='text'>BANGKIT Karena KREATIF</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;9 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda sudah menonton film layar lebar  AYAT-AYAT CINTA?&lt;br /&gt;Kalau belum, sebaiknya anda coba mencari VCD atau DVD (yang asli) dan tontonlah. Pasti ada sesuatu yang menarik di sana.&lt;br /&gt;Kalau sudah, berarti anda sudah menjadi bagian dari bangkitnya KREATIVITAS anak-anak bangsa INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu (atau minggu yang lalu) di beberapa kota, tengah diadalah audisi untuk mencari para bintang layar lebar yang baru. Tentunya dengan sebuah tema khusus, yaitu untuk pembuatan film dengan judul KETIKA CINTA BERTASBIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kaitan kedua hal tersebut di atas? Ahaa..!  Bagi anda pecinta novel, anda langsung tahu, bahwa hubungan yang langsung terlihat adalah bahwa pengarang kedua novel itu adalah seorang yang membuat fenomena, yaitu HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY. Ketika novel Ayat-ayat Cinta mulai diketahui telah mendapat perhatian begitu banyak pembaca, ada seorang HANUNG BRAMANTYO yang mengangkat menjadi cerita layar lebar. Dan, sangat SUKSES! Banyak fenomena lain yang muncul. Ada FAHRI, seorang cowok yang lugu tapi agak sombong, ada AISYA yang sangat ihlas dan tulus, dan ada MARIA yang dekat tapi tak nampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, banyak bintang "baru" yang menjadi sangat bersinar. Di samping itu, hanya dalam hitungan 4 minggu, film itu dapat menyedot lebih dari 2,4 juta orang! Sudah merupakan pemecahan rekor nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah munculnya film ini, para pemeran dan pendukungnya menjadi lebih TERKENAL, bahkan harus ikut nonton bareng dengan Presiden RI. Sebuah pencapaian yang jarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Cinta Bertasbih, ingin mengulangi sukses seperti novel dan film terdahulu. Kini, berbeda dengan sebelumnya, akan dicari calon bintang baru untuk memerankan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut. Sebuah ihktiar yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu, dengan demikian novelnya akan lebih banyak dibeli orang! Kedua, sebuah industri dapat membangkitkan industri kedua, yaitu dari industri media cetak, mencoba sukses dalam media audio-visual. Ketiga, bibit-bibit unggul calon bintang film yang baru yang belum sempat tampil, akan terkuak dan meroket tinggi, insyaALLAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau benar seperti yang saya bayangkan, maka dalam waktu yang relatif singkat, mungkin kurang dari 5 tahun ke depan, Indonesia akan menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;center of excellence&lt;/span&gt; dalam hal industri novel dan film layar lebar adaptasi dari novel, yang akan menjadi kutub yang menarik semua mata seniman di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bagi anda yang punya cita-cita menjadi novelis, atau sutradara, atau bintang layar lebar, dan seluruh pendukung kedua industri tersebut, berjuanglah dengan kreatif, dengan berani, dengan percaya diri. Bulatkan tekad, buat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dream Staatement&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Action Plan&lt;/span&gt;. Lalu, kerjakan! Bangkitlah karena kreatif!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERANI?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1514073279338994852?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1514073279338994852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1514073279338994852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1514073279338994852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1514073279338994852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/bangkit-karena-kreatif.html' title='BANGKIT Karena KREATIF'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5454837828362249665</id><published>2008-08-06T21:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-09T02:40:05.302-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CAMERON JOHNSON'/><title type='text'>Cita-Cita: Seperti CAMERON JOHNSON</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;Rabu, 6 Agustus 2008&lt;br /&gt;antara jam 20.00-21.30 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada SMS dari ICCANG, 16 tahun, kls 12, Makassar (0856-561 86 xxx)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;Assalamualaikum. Kak, Perkenalkan, saya ICCANG, kelas 12 IPA, dari Makassar. Setelah membaca buku kakak, boleh khan saya bertanya tentang masalah cita-cita saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Alaikum salaam. Boleh aja. ICCANG co or ce? biar ga salah persepsi. Apa problemnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;Co kak. Begini kak, saya khan udah harus nentuin jurusan kuliah, tapi ada 3 jurusan yang buwat saya bingung, yaitu: Elektro, Informatika dan kedokteran.&lt;br /&gt;Yang jelas, cita-cita akhir saya ingin buwat perusahaan besar dari gaji saya.&lt;br /&gt;Kira-2 jalan tercepat utk jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;YOUNG ENTREPRENEUR&lt;/span&gt; jurusan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Sbentar. Apa hobi, apa pelajaran favorit/paling bagus, dan apa KEHEBATANMU (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;YOUR GREATNESS&lt;/span&gt;)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;hobi: baca buku bisnis, buku biografi, main game, mendesain sesuatu.&lt;br /&gt;Pelajaran yang saya sukai TIK (Teknologi Ilmu Komputer).&lt;br /&gt;KEHEBATAN: desain grafis, menggambar, musik, menjalankan aplikasi kompi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Dan, IDOLA (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;IDOL&lt;/span&gt;) kamu yang terkait dengan cita-2 siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;Banyak juga kak. sperti: BILL GATES, ROBERT KIYOSAKI, dan CAMERON JOHNSON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Coba sebutkan 1 (satu) bisnis yang dapat merangkul 3 orang tadi sekaligus! Ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;Bisnis pembuatan suatu teknologi yang baru or yang lebih berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Kalo mau cepat, coba ambil IT. Sorry, bukan mau promosi, di tempat saya mengajar yaitu di IIUC (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;International Islamic University College&lt;/span&gt;) yang dulu dikenal sebagai STTIK MERIDIAN, kamu dapat lulus dalam waktu 3.5 tahun, sudah termasuk belajar di Malaysia. Bisa disambil bisnis juga. Sudah itu kerjanya di luar negri dulu biar dapat gaji yang gede, kalo di Indon gaji IT masih kecil aja. (Klo di Singapura minimal gaji engineer sekitar 2000 SGD. Bahkan bisa lebih). Klo masuk kedokteran, terlalu lama. Dan setelah lulus gak bisa langsung minta bayaran yang mahal. Klo masuk Elektro, sedang waktunya. Tapi udah lulus baiknya kerja di LN dulu, biar gaji gede juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;Tapi, setelah kuliah bagusnya cari kerja di mana, kalo di Indon? Ato, apa aja perusahaan IT yang ada di Indon?&lt;br /&gt;Soalnya saya mau jadi aset Indon, bukan aset negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;Begini, kamu misalnya kerja di Singapur, tapi punya bisnis di Indon. Jadi bisa disambil juga.&lt;br /&gt;Tapi, kalo yang IDEAL, JANGAN MELAMAR KERJA!&lt;br /&gt;Caranya, buwat prestasi or kreasi yang HEBAT. Kaya' CAMERON JOHNSON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICCANG:&lt;br /&gt;OK kak, kayaknya tujuanku udah mulai jelas. Lain kali aku nanya-2 lagi ya..?&lt;br /&gt;Makasih atas segala perhatian dan bantuannya. Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji:&lt;br /&gt;OK, makasih juga. Boleh, anytime. Jangan lupa buat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;DREAM STATEMENT&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ACTION PLAN&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Oya, kalo sempat, silakan tengok blog saya di ....bla-bla (di sini maksudnya).&lt;br /&gt;wassalam-aji&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5454837828362249665?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5454837828362249665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5454837828362249665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5454837828362249665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5454837828362249665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/cita-cita-seperti-cameron-johnson.html' title='Cita-Cita: Seperti CAMERON JOHNSON'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-843603826721635994</id><published>2008-08-05T21:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T21:25:09.906-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nyata'/><title type='text'>Punya CITA-CITA, Apakah Mimpi atau NYATA?</title><content type='html'>by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;5 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, ada SMS dari seorang klien. Dia menyatakan bahwa dengan membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dream Statement&lt;/span&gt;, dia merasa bahwa apa ya dia impikan atau cita-citakan tidaklah real, tidak nyata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jawab,"Kenapa kamu berpikir begitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia balas,"Gak usah dipikir juga emang begitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sang klien sampai merasa "emang gitu, .. gak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;real&lt;/span&gt;.."?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita bandingkan dengan seorang Arsitek. Pertama, dia membayangkan ada sebuah rumah, menghadap ke utara, dengan genteng warna merah, dengan cat dinding warna bata alami, dengan atap limas yang bertumpuk, karena ada dua lantai, dengan lantai semuanya marmer warna merah dan krem, dengan jendela yang lebar-lebar dengan pintu utama dua daun dari bahan jati, termasuk semua kusennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dia menggambarkan semua bayangan tadi di kertas SEPIA atau KALKIR, berlembar-lembar, mulai dari pondasi, sloof, tiang-dinding-kusen, pintu, ring balok/gelagar,  kuda-kuda, kaso, dan reng. Ditambah dengan gambar potongan dari berbagai arah, ditambah dengan gambar denah, ditambah dengan gambar rinci setiap finishing process. Kemudian semua gambar dibuat Cetak BIRU untuk dipakai di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, dia memasarkan idenya kepada pengusaha kaya yang ingin punya rumah yang ke sekian, yang menghadap utara... etc...etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke empat, dia dipercaya memimpin pembangunan rumah tersebut...mungkin selama 8 bulan hingga setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, di mana letak TIDAK NYATA-nya? Semuanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;REAL&lt;/span&gt;. Karena memang begitu proses untuk membuat nyata sebuah rencana. Ada langkah-langkah yang harus dilakukan. Bukankah SUKSES adalah PROSES itu sendiri, BETUL?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan itu, setelah membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dream Statement&lt;/span&gt;, dilanjutkan dengan membuat RENCANA AKSI atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Action Plan&lt;/span&gt;. Di sini, langkah-langkah dijabarkan satu per satu sehingga semuanya menjadi sangat NYATA dan MEMANG NYATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, bagaimana membuat semuanya terlaksana dengan baik? TEKAD yang BULAD (dengan D) adalah jawabannya. Kita yakin bahwa itu semua adalah NYATA hanya saja belum dapat kita sentuh, namun dapat kita lihat dengan MATA dan OTAK kita, dapat kita rasakan delam setiap detak jantung kita. Itu semua sudah NYATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan TEKAD nan BULAD, kemudian diucapkan, kemudian dilakukan setiap hari sesuai rencana, menjadi kebiasaan dan akhirnya, dengan diiringi doa (untuk mendapat izin dari TUHAN YME), Cita-cita tercapai. Bukankah TUHAN juga mengatakan bahwa NIAT BAIK sudah dicatat sebagai sebuah KEBAIKAN?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-843603826721635994?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/843603826721635994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=843603826721635994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/843603826721635994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/843603826721635994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/08/punya-cita-cita-apakah-mimpi-atau-nyata.html' title='Punya CITA-CITA, Apakah Mimpi atau NYATA?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2743286148040117667</id><published>2008-07-29T21:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:55:26.116-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='percaya diri'/><title type='text'>Cita-Cita: Menjadi PERCAYA DIRI</title><content type='html'>oleh Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;29 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih yang gak pingin kayak AFGAN yang ganteng dengan lesung di pipi? Senyum atau gak senyum, lesung di pipi itu lho... gak ilang-ilang...Siapa sih gak pingin punya suara yang kata para ce' adalah suara yang seksi? Siapa sih yang gak pingin tampil keren dan kalem kayak AFGAN? Apalagi, kalau AFGAN udah mulai melantunkan lagu, dengan suaranya yang "MENYIHIR" sambil mengangkat tangannya setinggi dada untuk menyapa dan menyemangati penonton... langsung aja, penonton TERSIHIR...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ada yang sadar nggak sih...sebenarnya AFGAN itu masih suka grogi, kalau tampil di panggung? Kalau grogi, koq kalau di panggung tetap aja keren abizzzz? Apa si rahasianya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, menurut Detik dot Com, untuk meningkatkan rasa PDnya, di rumah dia berlatih sesering mungkin di depan cermin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bagaimana cara kita untuk meningkatkan rasa PD yang kita belum punyai? Berapa kali dalam sehari kita perlu berdiri dan berlatih di depan cermin agar muncul rasa PD?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dale Carnegie, untuk meningkatkan rasa PD, kita harus melakukan latihan sebanyak mungkin? Sebanyak mungkin itu berapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kursus Berbicara di Depan Publik, Tuan Carnegie pernah melatih seorang yang pemalu, sangat pemalu hanya dalam beberapa hari. Namun, dalam beberapa hari itu si Pemalu harus melakukan perkenalan di hadapan 45 kelompok yang berbeda. Untuk tiap-tiap kelompok, dia hanya harus memperkenalkan diri selama 5 menit, tidak lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hasilnya?&lt;br /&gt;Ternyata luar biasa! Si Pemalu telah berubah. Bahkan para wartawan yang tidak mengenal si Pemalu sebelumnya, setelah si Pemalu berpidato dalam sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;event&lt;/span&gt;, menjulukinya sebagai ORATOR yang hebat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Penyanyi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa puluh tahun lalu, ada seorang penyanyi rock yang saat akan tampil di atas panggung, dia harus menelan obat "tertentu" agar dapat tampil PD. Dan setelah itu memang "dia" tampil PD. Tapi apakah itu adalah dia yang sebenarnya? BUKAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bukan dia yang sebenarnya, karena dia tengah dipengaruhi oleh obat tadi. Bahkan, setelah turun dari panggung, komentar yang diberikan oleh sang Pacar kepadanya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu NGGAK hebat!...Yang hebat cuma OBAT tadi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita perlu bantuan dari OBAT untuk tampil PD di panggung? Tentu saja jawabnya TIDAK. Seperti contoh yang diceritakan oleh tuan Carnegie di atas, latihan yang cukup akan membuat kita PD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Inggris disebutkan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PRACTICE makes PERFECT&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, kalau anda bercita-cita untuk sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;)  dan tampil "sempurna" di depan publik, maka anda harus BERLATIH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2743286148040117667?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2743286148040117667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2743286148040117667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2743286148040117667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2743286148040117667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-menjadi-percaya-diri.html' title='Cita-Cita: Menjadi PERCAYA DIRI'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2603372981906352627</id><published>2008-07-29T03:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:40:11.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penulis'/><title type='text'>Jadi PENULIS (2)</title><content type='html'>oleh Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;29 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang klien wanita yang baru saja lulus SMU mengirimkan SMS. Dia punya cita-cita untuk kuliah, tapi karena keterbatasan, belum dapat melaksanakannya tahun ini. Namun, di dalam hatinya dia sangat ingin menjadi penulis. Dia ingin kuliah yang searah dengan cita-citanya itu. Dia ingin kuliah di Fakultas Ilmu Budaya UI. Kita sebut saja namanya INDAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu idola INDAH adalah penulis tenar ANDREA HIRATA. Calon penulis mana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sey&lt;/span&gt; yang nggak pingin bercita-cita seperti bung ANDREA? Konon kabarnya, setiap enam bulan, dia mendapatkan royalti hasil penjualan buku-bukunya senilai milyaran rupiah! Memang, hobi Indah adalah membaca novel.  Tapi, selain itu dia juga senang membaca buku-buku motivasi. Saat ini, dia masih senang membaca, dan ingin terus mempersiapkan diri untuk mengikuti SPMB tahun depan. Tentu saja, dia sudah mulai mencoba untuk menulis. INDAH ingin mencapai sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) seperti idolanya. Namun ada satu hal yang dia risaukan. Dia merasa tidak mempunyai koneksi dengan orang-orang penerbitan. Jadi, bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, saya sarankan untuk bergabung dengan salah satu komunitas penulis. Yang kebetulan saya ingat adalah komunitas Forum Lingkar Pena. Saya mendengar dan membaca bahwa komunitas ini aktif dalam membina para calon penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, ada cara lain untuk menulis dan memublikasikan karya ke hadapan publik. Namun, cara yang satu ini tidak terlalu "aman" bagi penulis. Mengapa begitu? Karena, yang akan saya anjurkan adalah untuk memulai menulis Web Log atau lazim dikenal sebagai blog. Menulis di blog memang mengasyikkan karena dapat langsung dipublikasikan ke para pembaca di dunia maya. Hanya dalam hitungan detik setelah kita menekan tombol POSTING...tara.... tulisan akan hadir di dunia maya! Ke seantero jagad!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang jelas lainnya adalah bahwa seorang yang menuliskan catatan di blog, berarti telah cukup percaya diri. Seseorang yang tidak percaya diri tentu tidak akan menulis di blog. Dia akan selalu ragu ketika akan memulai. Namun, justru itu yang harus di atasi pertama kali oleh para calon penulis blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaknyamanan tulisan di dunia maya, adalah bahwa sangat mudah seseorang menjiplak dan kemudian menuliskan di tempat lain seolah-olah itu adalah hasil karyanya. Ini yang disebut dengan proses &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Copy &amp;amp; Paste&lt;/span&gt;. Ada pengecualiannya, yaitu jika format penulisannya memakai Pdf. Lebih sulit untuk dijiplak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja penulis di dunia maya harus rajin ber-internet. Tentu ada biaya untuk hal ini. Jika tadinya masih GAPTEK, maka kian hari seharusnya akan semakin canggih dalam berinternet dan menulis di blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, disiarkan di salah satu TV Jakarta, yaitu seorang penulis buku yang semula menuliskan perjalanannya ke berbagai negara di dunia maya, yaitu di blog-nya. Setelah cukup banyak, tulisan tadi dirangkum untuk menjadi sebuah buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, beberapa bulan yang lalu, ada penulis blog yang kecewa, karena tulisannya tentang tempat wisata kuliner di berbagai pelosok negeri, yang datanya cukup lengkap, ternyata telah diterbitkan versi bukunya oleh "penulis" lain dan oleh penerbit tertentu. Ini menjadi contoh nyata yang tidak baik dalam dunia tulis-menulis di negeri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun, hal-hal negatif di atas seharusnya tidak memudarkan semangat para calon menulis untuk terus berkarya. Seharusnya, yang menjadi andalan mereka adalah kreativitas mereka dalam menulis. Setelah itu, memang sebuah karya harus "ditandatangani" dengan jelas dan diamankan sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara sepihak oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, bagi mereka yang ingin sekadar melatih logika berbahasanya di dunia maya, dengan segala risiko dan manfaatnya, tetap saya anjurkan untuk berkarya dan menulis. Dengan memulai suatu langkah kecil, maka anda telah melakukan lompatan BESAR untuk mencapai cita-cita anda menjadi seorang PENULIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari MENULIS...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2603372981906352627?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2603372981906352627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2603372981906352627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2603372981906352627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2603372981906352627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/jadi-penulis-2.html' title='Jadi PENULIS (2)'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7376176480660554833</id><published>2008-07-25T20:07:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:41:40.769-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atlet Peneliti'/><title type='text'>Cita-Cita: ATLET atau PENELITI  ?</title><content type='html'>By Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;25 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama berselang, kegiatan Pekan Olahraga Nasional 2008 Samarinda  baru saja usai. Ada yang MENANG dan ada yang NYARIS MENANG.&lt;br /&gt;Ada yang KURANG SENANG, ada yang SENANG, dan ada yang SANGAT SENANG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat senang, adalah para ATLET yang meraih 3 BESAR, atau medali Perunggu, Perak, dan Emas. Juga, yang dapat memecahkan REKOR, baik nasional maupun internasional (kalau ada). Setibanya di daerah masing-masing, para pemenang akan mendapat sambutan yang SANGAT MERIAH. Di samping itu, biasanya para pemimpin daerah masing-masing telah menyiapkan HADIAH lagi, yang juga sangat dinantikan oleh para ATLET.&lt;br /&gt;Asyik ya...! Apa hadiahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, ada daerah yang mengganjar peraih satu emas dengan uang senilai Rp50 juta. Bahkan, kabarnya pula, ada propinsi kaya yang mengganjar peraih satu emas dengan uang senilai Rp100 juta. Dapat anda bayangkan kalau dia meraih lebih dari satu emas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pula, pada tahun ini, bagi para atlet muda nasional atau pun daerah yang bermaksud belajar di universitas negeri, mereka akan mendapatkan "pengawalan" dari institusi olah raga sedemikian rupa agar dapat diterima, selain juga bahwa ia telah "masuk" standar yang ditetapkan oleh universitas itu. Dulu, tahun 1970-an, atlet hanya mendapat surat keterangan, tapi tidak "dikawal" oleh institusi olahraga terkait. Berarti sekarang sudah lebih maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah sebuah halaman tentang Indonesia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tengok halaman lain.&lt;br /&gt;Kemarin, ketika Pak Presiden SBY meninjau kawasan "industri" pertanian di kawasan SUKAMANDI, Subang, terlontar sebuah pertanyaan yang kurang-lebih seperti ini:&lt;br /&gt;"Seorang peneliti untuk menghasilkan varitas unggul harus sekolah 30 tahun dan melakukan penelitian selama 7 tahun. Jika nasibnya baik, bisa menghasilkan varitas unggul.  Tetapi setelah hasilnya mendapat sertifikasi dari Departemen Pertanian, penelitinya tidak mendapat apa-apa tuh, Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, apa betul belum ada penghargaan khusus bagi mereka para peneliti?&lt;br /&gt;Kalau memang benar, bahwa belum cukup layak penghargaan bagi para peneliti tersebut, maka menjadi tidak mengherankan jika istilah LITBANG mempunyai konotasi yang selalu tidak ASYIK untuk didengarkan, yaitu SULIT BERKEMBANG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi, jika para peneliti itu harus menghadapi DILEMA ketika MENEMUKAN suatu teknologi, dan harus segera MENDAFTARKAN penemuan itu untuk mendapatkan Sertifikat PATEN. Untuk mendaftarkan hal itu, untuk satu penemuan, kabarnya harus mengeluarkan biaya pendaftaran puluhan juta. Itu pun, tidak langsung dapat diperoleh sertifikatnya, karena harus menunggu selama sekitar 3 tahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik KAPAL, sampe' BURMA&lt;br /&gt;Sudah MAHAL, pake' LAMA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, jika dia tidak mendaftarkan dan ada orang lain yang "nyontek" dan mendaftarkan lebih dulu, maka apa yang ia lakukan menjadi SIA-SIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di Jepang, seperti di SUMITOMO METAL INDUSTRIES, belasan tahun lalu, penghargaan untuk sebuah usulan CARA/ALAT yang lebih baik, yang dipilih, yang dapat melakukan penghematan biaya, dalam program KAIZEN (perbaikan terus menerus) diganjar dengan hadiah sebesar 1000 Yen. Sebagai bayangan 1000 Yen adalah senilai satu porsi makan malam di resto kelas menengah di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, kalau ada peneliti yang dapat menemukan metode atau teknologi yang dapat melakukan penghematan atau pelipatgandaan produksi pangan, sudah selayaknya mendapat ganjaran yang DUA TIMPAL, bukan hanya SETIMPAL! Timpal &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt; adalah hadiah atas penemuan itu secara langsung, sedang timpal &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kedua&lt;/span&gt; adalah BIAYA untuk mendaftarkan temuan ke DITJEN HAKI DEPKUMHAM. Dengan demikian permasalahan dapat terpecahkan. Secara nyata, menurut perhitungan saya, Rp 80 juta adalah angka minimal per penemuan. Menjadi tugas para pemimpin untuk merealisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para remaja yang sedang "mencari" cita-cita dan ingin meraih sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;), gambaran di atas adalah fakta saat ini. Boleh jadi, dalam 10 tahun ke depan segala sesuatunya akan lebih baik dan lebih adil bagi semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, pikirkan dan impikan sesuatu yang SANGAT ingin anda lakukan. Pikirkan dan impikan APA yang dapat ANDA lakukan untuk MENGUBAH DUNIA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ucapan terima kasih banyak untuk Ibu ENDANG S.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan juga Detik.com&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7376176480660554833?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7376176480660554833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7376176480660554833' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7376176480660554833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7376176480660554833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-atlet-atau-peneliti.html' title='Cita-Cita: ATLET atau PENELITI  ?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8092777010312860347</id><published>2008-07-18T15:41:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:42:56.694-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='trainer'/><title type='text'>Cita-Cita: Jadi TRAINER yang JAIM?</title><content type='html'>&lt;em&gt;by Y.S. Aji Soedarsono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih yang nggak ingin tenar seperti pak &lt;/em&gt;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt;Mario Teguh, &lt;/em&gt;pak&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;pak&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hermawan Kartajaya&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;dan pak&lt;/em&gt;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt; Tung Desem&lt;/em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Waringin?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah kita di Indonesia ini diberi karunia adanya orang-orang seperti mereka. Mereka adalah trainer andal. Oleh sebab itu banyak anak muda yang bercita-cita menjadi trainer menjadikan mereka idola-idola yang sangat memberi inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, masih banyak tokoh lain, yang tidak dapat disebutkan satu persatu sebagai trainer dengan ciri khas masing-masing. Dan, tentunya mereka juga hebat-hebat semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orang-orang AS boleh berbangga dengan tokoh-tokoh trainer mereka seperti&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dale Carnegie&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/em&gt;&lt;em&gt;dan&lt;/em&gt;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt; Stephen R&lt;/em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Covey&lt;/span&gt;, &lt;/em&gt;maka kita orang Indonesia boleh berbangga dengan tokoh-tokoh yang saya sebut di paragraf pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, manakah yang lebih penting bagi para trainer: kepribadian (personality) atau karakter (character)? Apakah para trainer harus memakai topeng si JAIM? Apakah fenomena ICEBERG juga berlaku bagi para trainer? Bahwa apa yang terlihat di atas permukaan laut hanya sebagian kecil dari yang tersembunyi di bawah air?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada anak muda yang bercita-cita untuk menjadi seorang trainer dan belum bergabung dengan komunitas para trainer, mungkin tidak tahu bahwa ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dinamika&lt;/span&gt; tertentu dalam komunitas para trainer. Ketika ada trainer senior yang menegur trainer junior dan ketika ada trainer yang penulis yang merajuk (ngambek) karena tulisannya di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;copy&amp;amp;paste&lt;/span&gt; oleh trainer lain, apakah para calon trainer sudah tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam etika para dokter, mereka saling menyapa antara mereka dengan kata-kata,"Yang terhormat para kolega..." apakah ada etika yang disepakati oleh komunitas para trainer?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat kata-kata teman saya yang seorang psikolog,"Ji, gue ni diajarin untuk pake topeng!" Dia lulusan sebuah universitas terkemuka di Bandung. Tentunya saya tidak menyamakan antara trainer dengan psikolog yang katanya "harus" memakai topeng. Dan, tentunya tidak menyamakan bahwa semua psikolog selalu "memakai topeng." Apakah topeng itu adalah topeng si JAIM atau topeng si MAING, tidak penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jika antara para trainer saling menyapa,"Yang terhormat para kolega trainer yang hebat!" Maka, keindahan akan semakin membahana hingga ke luar batas komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia saat tulisan ini dibuat, mempunyai penduduk lebih dari 220 juta orang. Kalau dihitung secara prediksi statistik misalnya yang berusia 9 tahun hingga 60 tahun membutuhkan training apapun itu, dari yang ringan sampai yang berat, maka jumlah orang yang membutuhkan training (calon trainee)  adalah 158 juta orang (metode kurva normal dengan 6-sigma, dengan batas usia 0-100 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jumlah trainer di Indonesia? Adakah sampai 1000 orang? Apakah cukup perbandingan trainer dengan calon trainee yang ada? Kalau sudah ada 1000 orang berarti satu orang menangani 158.000 orang! Dan, angka ini masih akan bertumbuh setidaknya 1 persen per tahun! Kue itu semakin lama semakin membesar. Sepertinya Indonesia masih membutuhkan banyak trainer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya dibutuhkan SINERGI (dalam bahasa Inggris SINERGY) dan bukan sekadar ko-labor-asi untuk dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia yang sebanyak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam bahasa Indonesia SINERGI= di-ISI ENERGI, maka dalam bahasa Inggris boleh kita uraikan SINERGY= SINCERE ENERGY (energi yang tulus). Maka, diharapkan akan terjadi fenomena: SATU tambah SATU = SERATUS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesadaran adanya ketidak-sempurnaan masing-masing trainer dan adanya potensi kebutuhan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;demand&lt;/span&gt;) yang sedemikian besar, maka SINERGI adalah kata yang harus digunakan oleh para trainer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anak muda yang punya cita-cita untuk menjadi TRAINER yang sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;), silakan maju terus. Carilah MENTOR dari para trainer yang telah lebih banyak berkiprah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARI BERBAGI...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8092777010312860347?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8092777010312860347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8092777010312860347' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8092777010312860347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8092777010312860347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-jadi-trainer-yang-jaim.html' title='Cita-Cita: Jadi TRAINER yang JAIM?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3663368668348206675</id><published>2008-07-17T19:56:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:44:58.938-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='presiden'/><title type='text'>Cita-Cita: PRESIDEN atau PEMIMPIN NASIONAL?</title><content type='html'>Akhirnya, bulan Juli 2008 ini sudah dimulai lagi masa kampanye 5 tahunan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat ini, kita akan sering menonton Selebritis jadi Politikus dan juga sebaliknya Politikus menjadi Selebritis. Keduanya saling membutuhkan. Yang terjadi adalah Simbiosis Mutualisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun lalu, sudah banyak Selebritis yang menjadi anggota Dewan. Dalam pemilihan kali ini, pasti akan lebih banyak lagi, karena SUDAH TERBUKTI bahwa kalau partai politik menggandeng Selebritis yang tepat, maka akan lebih mudah mendapatkan pendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan Cita-Cita?&lt;br /&gt;Banyak!&lt;br /&gt;Banyak orang yang bercita-cita menjadi Artis atau Selebritis. Sudah tidak perlu kita pungkiri lagi. Buktinya banyak banget acara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Reality Show&lt;/span&gt; yang mengangkat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;NOBODY&lt;/span&gt; untuk menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;SOMEBODY&lt;/span&gt;, dalam hal ini Artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, banyak anak muda yang rajin berorganisasi akhirnya bergabung menjadi anggota partai. Banyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Talent Scout&lt;/span&gt; dari pihak partai yang rajin mendatangi kegiatan organisasi anak-anak muda, untuk mencari calon anggota yang berbakat. Sangat MIRIP dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Talent Scout&lt;/span&gt; untuk mencari Artis. Cita-cita anak muda tadi adalah menjadi Pemimpin. Nantinya, ya menjadi Tokoh Nasional, minimal menjadi Anggota Dewan tingkat Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, sudah mulai banyak yang mencalonkan diri menjadi PRESIDEN. Setidaknya ada 3 orang mantan Jendral yang sudah mencalonkan diri. Mereka sudah menjadi orang sipil. Tapi yang jelas, mereka adalah tokoh yang usianya lebih dari 50 tahun. Tokoh lain, ada yang masih malu-malu untuk mencalonkan diri. Ada yang menerbitkan bukunya, dengan tujuan supaya ide-idenya "dibeli" oleh masyarakat. Setidaknya IDE-nya akan terpilih, walaupun orangnya mungkin tidak. Tapi yang jelas mereka sudah "berumur" semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kebanyakan dari mereka cuma bercita-cita menjadi PRESIDEN bukan untuk menjadi PEMIMPIN NASIONAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bedanya PRESIDEN dengan PEMIMPIN NASIONAL?&lt;br /&gt;Presiden jelaslah suatu jabatan tertentu yang ada dalam UUD. Sedangkan Pemimpin Nasional tidak ada dalam naskah UUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, menjadi PEMIMPIN NASIONAL tidak jelas berapa gajinya dan tidak jelas pula apa fasilitas yang akan didapat. Mungkin, ini yang membuat orang tidak tertarik menjadikannya sebagai sebuah cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman dulu waktu Indonesia baru merdeka, ada tokoh nasional yang konon kabarnya memakai baju yang ditambal! Zaman reformasi ini apakah ada orang yang ingin menjadi tokoh nasional dengan baju ditambal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi PRESIDEN pasti banyak pembantunya, yaitu para menteri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Minister&lt;/span&gt; sebagai kata kerja artinya membantu atau melayani. Jadi memang kelihatannya enak menjadi PRESIDEN karena pelayannya ada 20-an orang. Kalau PEMIMPIN NASIONAL berapa orang pembantunya? Belum jelas aturan mainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun depan mungkin belum ada "anak muda" yang menjadi calon PRESIDEN. Tapi, lima tahun lagi mungkin sudah ada "anak muda" yang dicalonkan atau mencalonkan diri menjadi PRESIDEN. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, saat ini mereka sedang belajar untuk memimpin. Wagub Jawa Barat sedang belajar untuk menjadi pemimpin sebuah propinsi. Umurnya masih 42 tahun, jadi lima tahun lagi akan berumur 47 tahun dan BUKAN TAK MUNGKIN ada yang mencalonkan dirinya untuk menjadi PRESIDEN. Kita lihat pula di NTB, Gubernur terpilihnya adalah seorang yang berusia 35 tahun! Kalau dia sukses dalam 5 tahun ini, boleh jadi ada yang mencalonkan dirinya menjadi PRESIDEN, minimal menjadi Menteri, yang kemudian 5 tahun berikutnya dapat diusung menjadi calon PRESIDEN, saat berumur 45 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan kita, bagi anak muda yang punya cita-cita untuk sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) menjadi PRESIDEN atau juga yang ingin menjadi PEMIMPIN NASIONAL, harus bersabar dulu. Yang tua-tua biar "lewat" dulu! Nanti, 5 atau 10 tahun lagi silakan mencoba "memanjat" lebih tinggi lagi. Jangan lupa, cita-cita tetap harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Specific, MEGA, Achievable, Recognizable &lt;/span&gt;dan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Time Framed: SMART&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3663368668348206675?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3663368668348206675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3663368668348206675' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3663368668348206675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3663368668348206675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-presiden-atau-pemimpin.html' title='Cita-Cita: PRESIDEN atau PEMIMPIN NASIONAL?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5027605375285088281</id><published>2008-07-15T07:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:53:24.543-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='favorit'/><title type='text'>Cita-Cita: Masuk SMU Favorit...lalu..</title><content type='html'>Hari pertama pulang sekolah bagi siswa siswa baru di SMU favorit. Wajah-wajah berkeringat namun tetap ceria. Tidak ada beban, walau masih banyak tugas dari Kakak Pembimbing! Wajah mereka tetap ceria, bercanda dengan teman senasib, sambil tengok kiri-kanan waspada jangan-jangan ada senior yang ngeliatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama pulang sekolah juga bagi siswa baru di SMU yang agak di pinggiran kota. Wajah juga berkeringat, ada yang ceria, tapi sebagian ada yang tidak tersenyum, tanpa rasa gembira. Satu-satunya rasa gembira, yang tidak sempat tergambar di wajah, adalah hari ini baru selesai, lepas dari incaran Kakak Pembimbing dan Kakak-kakak senior lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa di sekolah Favorit hampir semua bergembira saat pulang sekolah? Mengapa di sekolah yang agak ke pinggir, sebagian ada yang tetap cemberut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cemberut adalah mereka yang masih kecewa! Sungguh kecewa karena tidak dapat masuk ke SMU yang favorit tadi, padahal nilai UANnya sama percis dengan nilai terbawah di sana! Mereka merasa gagal karena belum berhasil mencapai cita-cita yaitu sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) masuk ke sekolah favorit tadi. "Kenapa aku yang tersingkir? Kenapa bukan anak itu aja yang tersingkir? ...Uh sebel!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk SMU favorit ada enaknya. Malah mungkin banyak enaknya. Kalau kita menyebut nama sekolah kita, orang-orang sudah tahu. Kalau sekolah yang agak di pinggir tadi, begitu kita menyebut nama (nomer) sekolah kita...tanggapan orang yang bertanya,"..err...yang di mana yah..?" Pasti kita akan sebal!! Awal dari percakapan yang tak menyenangkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, sekolah favorit punya dua kelebihan. Pertama, ya pasti prestasi akademiknya lah...dan yang kedua prestasi EKSKULnya. Kalau dua-duanya hebat, pastilah sangat berbangga kita orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sekolah (SMU) baru aja jadi favorit, biasanya karena banyak alumninya yang diterima di Universitas negeri. Lalu, orang-orang mulai menyebarkan gosip (positif), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the BUZZ&lt;/span&gt;, obrolan tentang ke-bagus-an sekolah itu, terus menyebar dan terus dan terus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kebagian senangnya, ya antara lain juniornya yang belum lulus, dan junior yang baru aja masuk ke situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada SMU favorit, yang untuk masuk ke situ, nilai UANnya harus di atas 9,00 bahkan mungkin ada juga yang harus di atas 9,20. Jadi persaingan di sana pasti akan sangat sengit! Sungguh sangat sengit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, hasilnya juga BAGUS bgt! Hampir semua lulusannya masuk universitas negeri yang favorit juga. Apalagi kalau sekolah itu didukung oleh barisan para alumninya. Pasti memang luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, untuk yang punya cita-cita masuk Universitas negeri yang favorit, salah satu langkah yang harus ditempuh adalah masuk SMU yang favorit juga. Oleh karena itu, ada sebagian anak-anak yang tadi berwajah muram, masih mendendam, dan masih memendam tekad untuk masuk ke SMU favorit tadi. Caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti, tunggu semester 1 habis dulu, atau paling lama tunggu kenaikan kelas. Biasanya mereka akan merengek kepada ortu masing-masing, untuk dipindah ke sekolah yang diidamkan. Dan, sebagian ORTU setuju-setuju aja tuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masuk SMU favorit akan membuat mereka happy, senang, ceria, dan bangga. Dan, siapa tahu nanti bisa masuk universitas negeri yang favorit juga. Lalu, bagaimana dengan cita-cita yang lebih besar, yang SMART?&lt;br /&gt;Sebagian besar mereka belum memikirkan cita-cita yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Specific, MEGA, Achievable, Recognizable, Time Framed&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, masuk SMU favorit tanpa Cita-cita yang jelas? Kok bisa yah..?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5027605375285088281?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5027605375285088281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5027605375285088281' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5027605375285088281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5027605375285088281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-masuk-smu-favoritlalu.html' title='Cita-Cita: Masuk SMU Favorit...lalu..'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8812806943061876905</id><published>2008-07-14T09:12:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:54:56.146-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bryant'/><title type='text'>Seperti KOBE BRYANT</title><content type='html'>Anda ingin seperti KOBE BRYANT?&lt;br /&gt;Tahun (musim) ini ia memenangi penghargaan NBA MVP of the Year dengan 1100 point, beda cukup jauh dengan saingan terdekatnya yang punya nilai 894.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dulu usianya belum 17 tahun, cita-citanya adalah ingin main di NBA. Ketika usianya sudah 17 tahun dan sudah mengikuti ajang NBA (asosiasi Basket Amerika Serikat) dia bercita-cita untuk mendapat gelar MVP (Most Valuable Player).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini dia berjaya meraih MVP, lantas apa kunci SUKSESnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya adalah berjuang!&lt;br /&gt;Berapa usianya sekarang?&lt;br /&gt;Dia berumur 29 tahun, jadi dia telah berjuang selama 12 tahun lebih untuk mencapai CITA-CITA berikutnya (setelah cita-cita "ingin main di NBA"). Ketika beberapa tahun lalu anak-anak SMP dan SMA di Indon yang hobi basket sudah menjadikannya sebagai IDOLA, ternyata dia belum meraih sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) menjadi MVP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang anda tahu, NBA adalah ajang basket yang sangat ketat persaingannya. Di AS, termasuk olah raga yang sangat disukai. Oleh karena anak-anak AS banyak yang berbadan tinggi, olah raga ini menjadi sangat populer, khususnya bagi yang suka sport. Ternyata persaingan yang ketat mengharuskan BRYANT untuk bersaing dan berjuang selama tidak kurang dari 12 tahun sebelum mendapat gelar MVP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah bukti bahwa dia mempunyai Kesabaran, dan mempunyai Komitmen serta Konsistensi dalam berjuang menangkap Cita-citanya. Selain itu, pada musim ini,  dia telah dianggap berubah, dari seorang pemain yang individualistis, menjadi seorang yang bermain untuk TIM (team player).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konsep SINERGI, ini yang disebut Di-ISI ENERGI, sangat cocok dengan istilah itu sendiri. SINERGI= DI-ISI ENERGI. Jika ada semangat nan IKHLAS untuk berbagi bersama teman se-tim,  maka TUHAN akan menambah ENERGI, maka muncullah fenomena SINERGI, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    SATU + SATU = SERATUS&lt;br /&gt;    GUNUNG BATU MELETUS !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, bukan sekadar gunung batu yang diam dengan energi POTENSIALnya, namun dia menjadi suatu yang HEBAT ketika energi potensialnya diubah menjadi energi KINETIK:  MELETUS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, bukan sekadar: 1 + 1 = 2&lt;br /&gt;Yang macam ini hanya sebuah Kerja Bareng atau lazim disebut Ko-Laborasi.&lt;br /&gt;SINERGI lebih dari sekadar KO-LABORASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, bukan hanya MVP saja yang didapat. BRYANT juga tercatat sebagai pemain termuda yang mencapai poin 20.000, pada musim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang atlit, masa 12 tahun bukan sebentar, apalagi jika dilihat dari Siklus Hidup sebagai atlit profesional. Dengan bekal Kesabaran, Konsisten, Komitmen dan Keihlasan bersama-sama teman seperjuangan, BRYANT membuktikan bahwa SUKSES dapat diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabar, Konsisten, Komit dan Ikhlas, anda MAU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber: Detik dot Com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8812806943061876905?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8812806943061876905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8812806943061876905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8812806943061876905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8812806943061876905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/seperti-kobe-bryant.html' title='Seperti KOBE BRYANT'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3437807212051494641</id><published>2008-07-12T17:27:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:55:52.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kangen MIKRE'/><title type='text'>KANGEN BAND: Konsep Pengusaha MIKRE</title><content type='html'>KANGEN BAND adalah sebuah kisah SUKSES!&lt;br /&gt;Band asal Lampung ini telah memutarbalikkan teori-teori lama, yang hampir pasti, yaitu kalau ingin meraih sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) dalam dunia musik Indonesia, harus melalui LABEL yang BESAR. Atau setidaknya harus punya "Mentor" penyanyi atau band yang sudah Ngetop dan harus punya TAMPANG cakep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep, atau lebih tepat, apa yang dijalani (bukan sekadar konsep) oleh KANGEN BAND adalah bahwa mereka merangkak dari bawah, sangat bawah sekali. Mereka dengan modal EKSPRESI yaitu dengan lagu-lagu mereka sendiri yang mungkin BERBEDA dengan yang lain. Padahal menurut pakar Marketing, justru yang BERBEDA yang membuat sesuatu di zaman ini Sukses. Jadi modal mereka yang utama bukan UANG dan bukan CHANNEL yang punya akses langsung dengan industri musik yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang PASTI, mereka punya cita-cita bahwa musik mereka akan diterima oleh masyarakat. Bukti sudah ada! Banyak yang suka dengan musik mereka. Kendati mendapat beberapa komentar yang miring tentang diri mereka, tapi, menurut pengamatan saya, masih LEBIH BANYAK yang membela mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membela mereka adalah mereka yang suka dengan persaingan POSITIF, yang percaya dengan KEAJAIBAN, yang percaya dengan USAHA KERAS untuk SUKSES, dan mungkin juga yang percaya dengan BEDA untuk SUKSES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah konsep MIKRE (Mikro-Kreatif) berlangsung. Mikro, artinya berangkat dari modal kecil saja. Tidak harus dengan modal puluhan juta. Kreatif, artinya menciptakan suatu yang belum pernah ada, yang BEDA. Dengan membuat lagu-lagu yang merupakan ekspresi mereka, yang tidak harus mencontek penyanyi tetangga, kemudian yang mereka lakukan adalah MEREKAM. Merekam adalah proses pendokumentasian. Di samping itu dengan merekam disertai niat untuk membuat kaset/CD DEMO mereka mencantumkan "tanda tangan" mereka, sehingga tidak sembarang orang boleh mengakui lagu itu. Ini jelas berbeda dengan proses ngetopnya lagu "Geby/Jauh" yang tidak mempunyai "tanda tangan" sehingga banyak orang mengaku-aku sebagai pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya proses MIKRE berbuah sebagaimana seharusnya. Dengan Kreativitas, mereka menarik perhatian para PEMODAL. Orang-orang industri bukan saja "melirik" tapi bahkan "melotot" untuk dapat ber-sinergi dengan mereka. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena BEDA dan ternyata sudah terbukti DITERIMA masyarakat. Dalam konteks Siklus hidup sebuah industri/produk, masih dalam tahap menanjak, belum jenuh. Sehingga masih layak untuk dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks CITA-CITA, barang siapa yang mempunyai dan percaya bahwa sesuatu yang diyakini serta dilakoni dengan sungguh-sungguh, 99,99 % akan tercapai. Ini sesuai dengan konsep spiritual "Nasib dapat diubah dan Tuhan akan mengabulkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita memang harus DIYAKINI dan DILAKONI. Ditambah dengan DOA, maka CITA-CITA akan tercapai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3437807212051494641?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3437807212051494641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3437807212051494641' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3437807212051494641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3437807212051494641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/kangen-band-konsep-pengusaha-mikre.html' title='KANGEN BAND: Konsep Pengusaha MIKRE'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-9145676456691395499</id><published>2008-07-11T06:20:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:57:05.665-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Artis'/><title type='text'>Cita-cita: Bisnis Studio... lalu ...Manajemen Artis</title><content type='html'>Tahun 2004, di daerah Tebet, Jakarta, saya punya teman yang jago ngebengkel. Luar biasa! Jago banget! Sebenarnya saya dikenalkan oleh teman beberapa tahun sebelumnya, sekitar tahun 1995. Mobil kesayangannya adalah Honda "setrikaan." Kemudian, sekitar tahun 2001, dia membangun sebuah studio kecil di salah satu ruang di bengkelnya. Seingat saya, ruang itu dulu adalah salah satu kamar asistennya (mekanik). Kalau tak salah juga, waktu itu tarifnya sekitar Rp 15.000,- per jamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan terakhir ini, saya mendapat kabar, bahwa dia sudah tidak lagi menjalankan bisnis sebagai "Pebengkel," tapi sekarang dia berprofesi sebagai MANAJER ARTIS. Rupanya, dia telah merevisi cita-citanya, yaitu ingin mencapai sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) menjadi MANAJER ARTIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUEBAT!&lt;br /&gt;Dari seorang pebengkel, lalu bisnis studio untuk latihan menyanyi dan musik, lalu ternyata dia sudah memposisikan diri sebagai MANAJER ARTIS. Ini adalah proses Metamorfosis yang sempurna! Beda Banged!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bisa begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BISA SAJA! KENAPA TIDAK!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia entertainmen di Indonesia memang sedang meriah-meriahnya, heboh-hebohnya! Sangat banyak televisi baru yang bermunculan. Banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa mereka berbeda dengan TV tetangga. Namun, apa yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sama, adalah gemerlap daya pikatnya. Dunia TV bagaikan sinar lampu PETROMAK yang sedang dikerubuti LARON. Semua Laron ingin mendekat, sedekat mungkin dengan sang lampu pompa tersebut. Dengan banyaknya PETROMAK maka semakin banyak Laron yang mencoba terbang mendekat. Simbiosis apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya adalah Simbiosis Mutualisme. Saling menguntungkan. Nah, ternyata, di antara para Laron, banyak yang tidak dapat melakukannya sendirian. Para LARON banyak yang membutuhkan MANAJER. Tentunya, untuk dapat konsentrasi ke "materi" yang akan dilakoni sebagai artis, mereka sulit untuk membagi waktu sebagai manajer diri-sendiri. Jadi dibutuhkan orang lain yang bertindak sebagai manajer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LARON adalah para artis. Manajernya adalah MANAJER ARTIS. Bisnisnya disebut Bisnis Manajemen Artis. Sosok Manajer Artis, bisa siapa saja, yang penting bisa mengelola si artis. Ada sosok IBUNDA, ada sosok SUAMI, ada sosok TEMAN, ada sosok PACAR dan lain-lain. Dengan semakin banyak PETROMAK (baca:TV) yang menyala, maka semakin banyak dibutuhkan Manajer Artis yang andal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia gemerlap membawa keuntungan bagi orang-orang di sekitarnya. Itulah sebabnya, mereka itu berusaha untuk sedekat mungkin dengan sumber GEMERLAP. Seorang penyiar radio, yang saya kenal, yang kebetulan satu alumni SMA dengan saya, walaupun dia jauh di bawah saya, mengatakan bahwa dunia entertainmen adalah dunia NETWORKING. Semakin banyak jejaring yang dekat dengan sumber GEMERLAP, maka semakin cepat untuk masuk dan menanjak. Itu sudah terbukti, karena banyak koleganya (mantan penyiar radio) yang sudah masuk dalam radius kegemerlapan cahaya PETROMAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Manajemen Artis adalah, pada awalnya untuk mengenali bakat yang bersangkutan, kemudian mencoba menggali sisi-sisi mana yang layak untuk ditonjolkan dan untuk dijual kepada Production House atau Event Organizer. Setelah itu, tentu mengelola jadual dan mengelola BRAND masing-masing artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana agar ketiga pihak: TV, Artis dan Manajemen Artis dapat sukses? Tentu jawab yang paling klise adalah SINERGI. Dengan adanya SINERGI, maka akan datang kesuksesan bagi semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang penasaran dengan "penghasilan" para Manajemen Artis, maka saya hanya dapat memberikan gambaran dari literatur yang ada dari Amerika Serikat. Disebutkan bahwa mereka akan mendapatkan 15 persen dari penghasilan Artis. Tapi, itu khan di Amrik. Kalau di sini, memang harus ada survei dari lembaga yang independen. Yang pasti, selama masih ada lampu PETROMAK yang menyala, masih banyak LARON yang akan mengerubuti. Jadi, masih banyak dibutuhkan Manajer Laron ..eh..Manajer Artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda MINAT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-9145676456691395499?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/9145676456691395499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=9145676456691395499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9145676456691395499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/9145676456691395499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-bisnis-studio-lalu-manajemen.html' title='Cita-cita: Bisnis Studio... lalu ...Manajemen Artis'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8837106278181236853</id><published>2008-07-07T16:55:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T18:06:46.171-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='petarung cobra'/><title type='text'>Cita-cita: Petarung COBRA</title><content type='html'>Pagi-pagi sekali BADU sudah bangun. Kemudian dia mendatangi rumah pamannya, FULAN, yang tidak jauh dari rumahnya. Bersama-sama, mereka memeriksa satu-persatu kotak-kotak kayu yang ada di samping rumah si paman. Ternyata semua isinya masih lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, mereka harus menyiapkan makanan. Bukan untuk mereka, tapi untuk diberikan kepada isi kotak-kotak kayu tadi. Makanan itu adalah tikus-tikus, dan ular-ular kecil. Ya, itu adalah makanan bagi ular-ular COBRA yang ada di dalam kotak-kotak kayu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BADU adalah anak yatim. Ia berumur 8 tahun. Ketika dulu ia berumur 5 tahun, ayahnya meninggal karena kecelakaan. BADU adalah anak sulung, lelaki sulung. Sebagai anak sulung, ia sangat ingin membantu ibunya untuk mendapat uang. Satu-satunya yang ia inginkan saat ini adalah mendapatkan uang dengan cara menjadi PETARUNG COBRA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika BADU memberitahu ibunya bahwa ia ingin seperti pamannya dan seperti kakeknya, menjadi PETARUNG COBRA, ibunya tidak dapat berkata tidak. Ibunya akhirnya setuju dengan menyuruhnya belajar kepada paman FULAN. Ayah FULAN, yaitu Kakek BADU, dulu adalah seorang PETARUNG COBRA juga. Namun, karena terlalu sering meminum arak, orang-orang desa tidak mengizinkannya lagi bertarung melawan COBRA, terlalu berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, BADU merawat COBRA dan berlatih bersama paman FULAN. FULAN adalah petarung unggulan melawan COBRA. Ada bakat yang diturunkan oleh ayahnya. Kini, sangat mungkin bakat itu diturunkan kepada keponakannya, BADU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika FULAN ditanyai mengapa dia mengijinkan keponakannya menjadi petarung Cobra, dia hanya menjelaskan, bahwa di kampung ini ada beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan oleh seorang lelaki. Kini, keponakannya sudah ingin bekerja, dan memilih menjadi PETARUNG COBRA, jadi dia tidak akan langsung melarang, tapi ingin melihat perkembangannya dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sebelum menjadi Petarung Cobra, ada dua hal yang harus dilihat: POTENSI dan KOMITMEN. Jadi dia akan melihat dulu apakah BADU mempunyai POTENSI yang sesuai untuk menjadi petarung, yaitu keberanian, kecepatan, ketangkasan dan fokus. Di samping itu dia juga ingin melihat apakah BADU mempunyai KOMITMEN jangka panjang, untuk menjadi petarung profesional, bukan sekadar untuk main-main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa minggu kemudian, saatnya menguji kemampuan BADU di atas arena pertarungan. Penonton dan turis sudah berdatangan, duduk di tribun sederhana, mengelilingi panggung kayu setinggi 1 meter dengan ukuran 5m x 5m. Musik di dimainkan, pembawa acara mengumumkan siapa petarung yang akan bertanding dan riwayat ular COBRA yang akan bertarung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, yang akan bertarung adalah FULAN melawan ulang KING COBRA besar yang liar, karena baru beberapa hari ditangkap dari hutan sekitar kampung. Setelah itu ada pertarungan ekstra antara petarung muda melawan COBRA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FULAN naik panggung, memakai ikat kepala dari kain yang dipilin warna-warni. Dia memberi salam kepada seluruh penonton, membungkuk sambil mengatup tangan di depan dada. Ular dikeluarkan dari kotak. Segera, KING COBRA menegakkan lehernya, sekitar 1 meter tinggi lehernya. Panjang badannya sekitar 5 meter. Dia fokus kepada FULAN. Fulan menari-nari sambil membungkuk, tapi fokus kepada ular, dan sesekali melakukan tonjokan ke arah leher Cobra. COBRA membalas, dengan mematuk ke arah kaki. FULAN melompat menghindar. Demikian seterusnya hingga beberapa menit. FULAN berhasil mengelak dari setiap pagutan KING COBRA. Dia ditetapkan oleh panitia sebagai PEMENANG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah pertarungan ekstra: COBRA melawan petarung muda, BADU. Dia naik ke atas panggung, dan memberi salam. COBRA dikeluarkan dari kotak, ukurannya agak kecil, sekitar 3 meter panjangnya, namun langsung menegakkan kepala dan siap menyerang BADU. Dia menari-nari dengan membungkuk, dengan kuda-kuda rendah, di depan Cobra, sambil sesekali menonjok leher Cobra. Kadang Cobra mematuk, dan BADU menghindar dengan cekatan. Tidak ada ketakutan dari matanya, dia fokus, tidak gentar, siap memukul leher Cobra dan siap mengelak pagutan lawannya. Demikian terus dalam beberapa menit. Sekali waktu, Cobra menyerang, tidak ke bawah, tapi ke arah kepala. BADU mengelak, nyaris mengenai! Benar-benar nyaris. Ibunya yang ada di dekat panggung sempat berteriak khawatir. Namun BADU baik-baik saja. Akhirnya pertarungan selesai. Ular ditarik oleh seorang pawang, dan dimasukkan ke kotak kayu. Penonton bertepuk riuh. BADU memberi salam, membungkuk ke semua penonton. Hari pertama menjadi petarung telah dilakoni, hari-hari berikutnya sudah menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu si BADU langsung memeluk dengan perasaan bangga si BADU yang baru turun dari panggung. Ia senang bahwa anaknya telah SUKSES melakoni ujian yang pertama, menjadi PETARUNG COBRA. Sementara itu, FULAN sang Mentor, tersenyum bangga. Dia berhasil melatih seorang petarung muda. Dia melihat ada POTENSI BESAR dan ada KOMITMEN, ada kesungguhan dan kerja keras dari si anak didik, yang dibuktikan di atas panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, untuk menjadi seorang petarung, atau olahragawan yang profesional, yang mengandalkan kecepatan, keberanian, ketangkasan dan kelenturan, membutuhkan POTENSI atau BAKAT yang sesuai. Dan di samping itu juga KOMITMEN untuk bekerja keras, berlatih dalam jangka panjang. Niat, fokus, dan latihan keras setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan ini ada di Ban Kok Sa-Nga, Distrik Nampong, Khon Khaen, Timur Laut dari Bangkok, Thailand. Nama-nama yang ada bukan nama sebenarnya, namun peristiwa di atas adalah nyata.&lt;br /&gt;(sumber: TVOne, 3 Juli 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8837106278181236853?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8837106278181236853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8837106278181236853' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8837106278181236853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8837106278181236853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/cita-cita-petarung-cobra.html' title='Cita-cita: Petarung COBRA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3551895211428188843</id><published>2008-07-05T09:31:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T09:59:26.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='calon pemimpin'/><title type='text'>CALPIN yang Tak LETIH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Anak lelaki kecil itu bernama CALPIN. Bukan, … namanya bukan Chaplin, tapi CALPIN. Umurnya baru lebih sedikit dari 9 tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tadi, ketika fajar baru menyingsing, dia dan serombongan orang-orang berangkat. Dia hanya mengikuti rombongan yang besar ini, ke mana pun arahnya. Dia menikmati perjalanan ini. Kata orang-orang, rombongan akan menuju ke puncak sebuah gunung. Namun, ketika dia bertanya kepada orang-orang di sekitarnya, di manakah puncak gunungnya, dia hanya mendapat jawaban,”Di depan sana! Mungkin belum kelihatan..”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;CALPIN tetap mengikuti rombongan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika hari jelang siang, CALPIN melihat rombongan nun di depannya terhenti, tidak berjalan, sehingga rombongan dari belakang makin mendekat dan makin merapat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;CALPIN tidak mengurangi kecepatannya, ketika rombongan bagian belakang mulai melambat. Tanpa disadarinya, dia sudah berada di tengah rombongan. Saat itu, rombongan yang di depan sudah mulai berjalan lagi. CALPIN tetap berjalan. Tak lama kemudian dia melihat ada persimpangan jalan yang baru dilalui oleh rombongan bagian depan. Di depan , di kejauhan, dia melihat sebuah gunung menjulang, namun puncaknya tertutup kabut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika, mentari agak condong ke barat, CALPIN melihat rombongan bagian depan melambat lalu terhenti. CALPIN tidak mengurangi kecepatannya. Tanpa disadarinya, dia sudah nyaris sampai di bagian depan rombongan. Saat itu, rombongan bagian depan sudah mulai bergerak lagi. Tak lama kemudian, CALPIN melintasi lagi sebuah persimpangan jalan. “Ah..aku tahu! Dua kali melambat dan berhenti, dan ada dua persimpangan!”katanya menyimpulkan. Gunung di depan tampak makin jelas. Kabut mulai pudar. Puncak Gunung makin jelas,kehijauan, megah di atas sana!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rombongan berjalan terus, hingga mentari nyaris berwarna Jingga. Ketika itu bagian depan rombongan mulai melambat lagi. “AHA!..pasti persimpangan jalan lagi..,”pikir si CALPIN. Dia tidak melambatkan diri. Dan dia kini dapat melihat orang-orang di barisan depan rombongan. Satu di antara orang yang di depan adalah orang yang tinggi dan besar. Orang itu sedang melihat ke kiri dan ke kanan. Kemudian menanyakan satu-dua pertanyaan ke orang di sekitarnya. Kemudian si orang tinggi besar itu kemudian menunjuk sambil berujar,”SANA!..kita berjalan ke arah kanan menuju kaki bukit itu!” CALPIN dapat mendengar jelas karena dia hanya beberapa langkah di belakang orang tinggi besar itu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika mentari telah benar-benar jingga dengan semburat kelabu, si tinggi besar mengangkat tangan, memberi aba-aba untuk melambat. CALPIN tidak mengurangi kecepatannya. Akhirnya dia benar-benar berada di samping orang tinggi besar itu, barulah dia berhenti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;CALPIN memberanikan diri bertanya kepada orang itu,”Maaf Paman nan Tinggi Besar, .. mengapa kita berhenti lagi? Apakah ada persimpangan jalan lagi?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang disapa terkejut. Dia coba bertenang diri dan menjawab,”Adik..kita harus berhenti sebentar untuk menyiapkan obor. Hari segera gelap.” Tanpa menunggu jawaban CALPIN, orang itu menyuruh orang-orang disekitarnya untuk menyiapkan obor dari bambu dan tanaman kering yang di dapat di sana. Kemudian orang itu bertanya kepada CALPIN,”Adik dari mana saja tadi?..Saya kok baru melihat..”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Saya dari belakang tadi, paling belakang. Lalu ketika berhenti yang pertama, saya ada di tengah. Lalu saat berhenti ke dua, saya hanya beberapa belas langkah di belakang Paman. Sekarang saya ada di sini.” Orang tinggi besar itu hanya mengangguk-angguk, sambil tetap diam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika rombongan sudah siap dengan obor, termasuk Paman Tinggi Besar, CALPIN memberanikan diri bertanya,”Maaf Paman Tinggi Besar… bolehkah saya berjalan satu langkah di depan Paman?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang itu tertegun sebentar, lalu bertenang diri dan berkata,”Boleh Dik, asalkan Adik tahu jalannya.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Saya tahu Paman. Bukankah kita menuju Puncak Gunung itu?”Tanya CALPIN sembari menegaskan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Benar”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ya, saya tahu Paman, saya yakin saya tahu.” Kata CALPIN lagi dengan yakin diri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Baiklah, kalau begitu Adik silakan di depan.”kata orang Tinggi Besar itu, kemudian berkata lagi,”Mengapa Adik tidak membawa obor?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Sudah!..Sudah!..Bukankah KITA sudah membawa obor?!” kata CALPIN, kemudian dia tegaskan,”Paman ada persis di belakang saya sambil membawa obor KITA! Saya tidak perlu membawa obor sendiri. Nyala obor KITA sudah cukup menerangi. Apalagi puncak gunung sudah semakin dekat terlihat.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rombongan berjalan lagi. Kini CALPIN ada di paling depan. Ketika ada persimpangan jalan, CALPIN tidak berhenti, namun langsung memilih satu jalur, langsung! Orang-orang di belakangnya terus mengikuti. Setiap ada persimpangan, tanpa mengurangi kecepatan, CALPIN langsung memilih satu jalur. Demikian seterusnya, hingga sampai ke PUNCAK Gunung. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;CALPIN tidak ragu-ragu, karena TUJUAN yaitu PUNCAK gunung sudah jelas, sehingga mudah untuk menentukan arah. Walaupun telah malam, jalan setapak yang mendaki sudah cukup untuk menentukan arah ke ATAS.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sampai di puncak, semua orang sudah terengah-engah. Sebetulnya CALPIN juga , tapi dia tidak terlalu merasakan lelah karena dia FOKUS ke puncak Gunung ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Si Paman Tinggi Besar sambil sedikit terengah mendekat, lalu berkata,”Adik,..Kita sudah sampai..lebih cepat dari yang saya perkirakan.”Lalu bertanya,”Mengapa dari tadi Adik tidak berhenti?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Paman yang baik, .. tadi sebelum malam, saya sudah dapat melihat PUNCAK gunung. Sudah sangat jelas ada di depan saya. Jadi saya tidak ragu-ragu.”jawab CALPIN.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih belum cukup puas atas jawaban itu, orang itu menambahkan,”Adik,.. dari tadi saya belum tahu siapa Adik ini..”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Paman, ..nama saya CALPIN”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ya, itu nama yang bagus, tapi agak aneh bagi telinga saya,”kata paman Tinggi Besar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Itu adalah doa dari orang tua saya Paman,”jawab CALPIN.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Doa apa?”selidik orang itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Itu adalah doa. CALPIN artinya CALON PEMIMPIN. Itu doa orang tua saya. Orang tua saya ingin agar saya mencapai sukses (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) sebagai Pemimpin,”katanya menjelaskan sambil tersenyum.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3551895211428188843?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3551895211428188843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3551895211428188843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3551895211428188843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3551895211428188843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/calpin-yang-tak-letih.html' title='CALPIN yang Tak LETIH'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7731464907293209315</id><published>2008-07-02T01:01:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T10:01:53.216-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='greatness'/><title type='text'>Your GREATNESS</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;What is your GREATNESS?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apakah kehebatan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada orang yang menanyakan hal di atas, kira-kira apa jawaban anda?&lt;br /&gt;Bagi orang yang rendah hati, tentu dia akan menjawab,"Ah .. saya bukan siapa-siapa..ndak punya kehebatan apa-apa.."&lt;br /&gt;Bagi yang percaya diri, dia akan bilang,"Wah... kayaknya banyak tuh..&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bla...bla...bla...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apakah ada gunanya menanyakan hal ini kepada diri sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dalam konteks untuk menyombongkan diri, maka tidak perlu dan tidak ada gunanya. Namun, jika dalam konteks pengenalan diri dan pengenalan potensi diri, menjadi sangat perlu dan harus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada klien yang bertanya kepada saya, apa kira-kira profesi dan cita-cita yang paling cocok bagi mereka, saya selalu menanyakan GREATNESS mereka, selain tentang hobi mereka. Ada di antara mereka yang dengan cepat dapat menjawab, tapi lebih sering yang sulit untuk menjawab. Apakah untuk menjawab ini membutuhkan seorang psikolog? Untuk jawaban pertanyaan yang satu ini, jawabannya adalah tidak harus! Tapi tentu saja boleh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang klien, ketika harus menjawab pertanyaan "Apa kehebatan kamu?" dia menjawab,"Wah ... apa ya?... rasanya ndak ada, soalnya prestasiku (keberhasilan/&lt;span style="font-style: italic;"&gt;success&lt;/span&gt;) cuma jadi juara paskibra... itu juga prestasi bersama khan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya dia lupa, bahwa setidaknya ada 3 kehebatan dia:&lt;br /&gt;pertama, dia pasti seorang yang dapat bekerja sama dalam kelompok;&lt;br /&gt;kedua, dia pasti orang yang disiplin;&lt;br /&gt;ketiga: dia adalah orang yang idealis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika GREATNESS ini digabungkan dengan HOBI (minat) dan juga NILAI AKADEMIK, maka akan tergambar dengan cukup jelas, sosok seseorang. Dari hal-hal tersebut, seseorang menjadi lebih jelas memahami potret dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang klien yang mempunyai nilai Biologi yang bagus, dan mempunyai rasa penasaran yang sangat tinggi atas racikan obat, ternyata, ketika disodori profesi "Ahli Gizi" (ibunya tidak suka kalau dia menjadi ahli farmasi) menjadi sangat tertarik. Kemudian, dengan penasaran pula dia menanyakan, siapa sebaiknya yang menjadi IDOLAnya. Dan dia sangat bersemangat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dari mana datangnya kehebatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat saya, ada dua: dari lingkungan yang membentuk (usaha) dan bakat bawaan (genetik). Jadi, jika kita agak kesulitan menemukan GREATNESS kita, selain berkonsultasi kepada psikolog, kita dapat juga menelusurinya melalui jejak-jejak kehebatan kedua orangtua kita dan lebih jauh, kakek dan nenek kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dapat pula dengan cara menanyakan kepada orang-orang di sekitar kita (metode Johari's Window). Dapat kepada Orangtua, Saudara kita atau teman-teman kita. Sangat mungkin, ada beberapa hal yang kita sendiri tidak menyadari namun dapat dilihat atau dirasakan oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, selain dapat kita manfaatkan untuk diri kita sendiri, kehebatan kita sepantasnya juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat, karena semua itu adalah titipan dari Tuhan. Dengan demikian, kita wajib mengetahui kehebatan kita.&lt;br /&gt;So, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;what is your GREATNESS?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7731464907293209315?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7731464907293209315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7731464907293209315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7731464907293209315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7731464907293209315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/07/your-greatness.html' title='Your GREATNESS'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2142311376830467876</id><published>2008-06-30T07:56:00.000-07:00</published><updated>2008-07-11T07:42:00.196-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis gubernur'/><title type='text'>Cita-Cita: ARTIS Lalu GUBERNUR Lalu ...</title><content type='html'>Pada bulan Mei 2008, seorang artis yang telah bermetamorfosis menjadi anggota dewan, kembali "bermetamorfosis kecil" menjadi Wakil Gubernur salah satu propinsi di Jawa. Orangnya hebat, ganteng, atletis, masih "muda", ya..42 tahun lah. Secara politis pasti dianggap "muda". Ini khan zaman reformasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu saya, dulu waktu lulus SMA, dia bercita-cita masuk KOPASSUS. Tapi, akhirnya dia kembali ke jalur sesuai bakatnya, turunan dari ibundanya, menjadi artis. Setelah sekian lama malang melintang menjadi artis, akhirnya ber-metamorfosis-lah dia, dst ..dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terbukti, ada artis muda ganteng jadi WAGUB, kini berbondong-bondong, beberapa artis beken langsung dilamar oleh beberapa partai untuk menjadi "pencari suara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh, kalau dulunya bercita-cita jadi ARTIS, lalu di tengah jalan berubah untuk jadi yah.. BUPATI dulu lah, lalu jadi GUBERNUR, lalu ...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja boleh BANGET! Secara gitu loch..!&lt;br /&gt;Ingatlah, rumus cita-cita. CITA-CITA adalah sesuatu YANG BELUM TERCAPAI. Artinya, begitu sudah menjadi artis, BEKEN lagi, nah ini waktunya untuk membuat CITA-CITA yang baru lagi! Begitu seterusnya... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;never ending&lt;/span&gt; lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana kira-kira datangnya ide seperti itu? Jadi ARTIS lalu jadi GUBERNUR lalu jadi PRESIDEN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Indonesia, belum ada. Tapi kalau dari negeri (kadang-kadang bukan) sahabat, contohnya adalah Presiden Ronald Reagan. Tahun 1980 jadi presiden, umurnya saat itu 69 tahun. Mantan bintang film cowboy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang agak baru, adalah Gubernur California, Arnold Schwarzenegger (nama yang sulit untuk saya eja). Tadinya adalah bintang Binaraga, pindah jadi artis, lalu pindah jadi Gubernur negara bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka itu adalah para IDOLA bagi para ARTIS yang berminat menjadi Gubernur dan kira-kira tidak akan menolak kalau ada yang melamar menjadi Calon Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi anda, para muda-mudi yang ingin menjadi ARTIS, tapi juga ada minat menjadi politisi, dipersilakan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Tentunya, tantangan menjadi lebih berat, walau sama-sama mempunyai cakupan nasional. Yang tadinya artis nasional, akan menjadi politisi tingkat nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala bekal ketika menjadi ARTIS, pasti akan bermanfaat ketika menjadi politisi yang juga menjadi figur publik. Bertemu fans dan juga bertemu wartawan, adalah "makanan" sehari-hari para artis. Jadi, sudah terlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mungkin harus diperdalam dan ditekuni, adalah untuk belajar menjadi PEMIMPIN. Bukan sekadar mempunyai Kepribadian yang baik, tapi juga Karakter yang baik. Bagi yang sudah berpengalaman menjadi Sutradara, pasti sudah mempunyai bekal yang cukup banyak menjadi pemimpin, tinggal ditingkatkan saja. Buat yang belum berpengalaman menjadi Sutradara, berarti harus latihan dulu jadi sutradara: "Obsesi SUTRADARA!" begitu kata iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang nanti perlu dicoba, ketika anda (mantan ARTIS) menjadi  Presiden, cobalah merias wajah anda dengan sedikit berbeda (pakai wig bila perlu). Anda ajaklah ahli make-up artis untuk mengubah wajah anda sewaktu-waktu, anda menyamar menjadi masyarakat kecil, tanpa banyak kawalan, mencari tahu keadaan masyarakat sekitar (tanpa mengenali wajah asli anda). Pasti menjadi pengalaman yang mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2142311376830467876?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2142311376830467876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2142311376830467876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2142311376830467876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2142311376830467876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/cita-cita-artis-lalu-gubernur-lalu.html' title='Cita-Cita: ARTIS Lalu GUBERNUR Lalu ...'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-808365879581972210</id><published>2008-06-28T05:34:00.000-07:00</published><updated>2008-06-28T06:26:23.481-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dream statement'/><title type='text'>Membuat DREAM STATEMENT</title><content type='html'>Pekan ini, seorang klien saya dari Bandung, menyatakan bahwa ia masih mendapat kesulitan untuk membuat DREAM STATEMENT yang mampu menggugah dan membuatnya bersemangat. Dia ingin menjadi DOKTER. Tahun depan ia akan duduk di kelas 12 dan akan menyiapkan diri untuk masuk ke Fakultas Kedokteran sebuah universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi setidaknya dia akan melalui waktu selama 1 tahun di kelas 12, plus 6 tahun di FK = 7 tahun. Jadi Dead Line untuknya adalah 7 tahun. Bagaimana dengan Spesialisasi? Bagaimana dengan IDOLA? Jadi bagaimana membuat DREAM STATEMENT yang menyemangati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata adalah alat yang penting untuk menyemangati. Kekeliruan dalam memilih kata, akan membuat sebuah kalimat tidak efektif dalam membangkitkan semangat. Namun, kata-kata dalam DREAM STATEMENT juga dapat sangat bersifat pribadi. Ada banyak istilah bagi masing-masing individu yang memberikan konotasi positif bagi dirinya, misalnya nama tempat dan peristiwa yang merupakan sejarah bagi dirinya. Hal tersebut dapat juga memberikan inspirasi positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk contoh teman kita di atas, dapat kita buatkan sebuah DREAM STATEMENT seperti ini:&lt;br /&gt;"Aku LULUS menjadi DOKTER pada tahun 2015. Aku LULUS menjadi DOKTER SPESIALIS ANDROLOGI tahun 2020. Idolaku adalah DOKTER BOYKE. Aku pasti SUKSES!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain untuk cita-cita yang berbeda, dari seorang klien lain:&lt;br /&gt;"Aku LULUS menjadi AHLI GIZI di Institut Pertanian Bogor tahun 2013. Aku ingin seperti idolaku WIED HARRY ahli makanan sehat, yang sering muncul di TV! Aku yakin BISA SUKSES!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dream Statement ini harus dibuat dengan menarik. Sekarang, dapat dibuatkan posternya. Misalkan kita buat dengan sebuah aplikasi presentasi, yang mana di sana dapat dicantumkan kalimat pernyataan cita-cita dan juga dapat dipasang foto dari idola kita. Jika kita tidak mendapatkan foto dari internet, kita dapat melakukan scan dari sebuah majalah yang memuat foto idola kita, kemudian kita pasang di file presentasi yang memuat DREAM STATEMENT kita. Dengan aplikasi presentasi, kita juga dapat memilih warna yang menarik, MERAH, HIJAU atau apapun yang kita suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, file presentasi ini kita ubah menjadi aplikasi GAMBAR, dan setelah itu dapat dibuat poster ukuran A3 (dua kali ukuran A4). Sudah banyak tempat fotocopy modern yang dapat membuat poster hanya dalam 5 menit. Ketika selesai, kita HARUS menandatangani, lalu kita dapat membingkainya dan kita tempel di TEMBOK kamar kita, yang dapat kita lihat saat BANGUN TIDUR dan malam hari saat AKAN TIDUR. Jangan lupa, untuk membaca dengan NYARING kata-kata tersebut, sehingga "memprogram" diri kita  setiap hari. Jangan lupa untuk memberitahukan Cita-cita kita ini kepada orang-orang terdekat kita, dengan tujuan agar mereka dapat membantu dan ikut mendorong kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di atas semua itu, apapun yang kita inginkan bagi diri kita, yang sangat bijak adalah yang juga memberikan MANFAAT bagi orang lain, bukan sekadar cita-cita yang bermanfaat bagi diri kita sendiri. Perhatikan pertanyaan ini: Jika ANDA dapat MEMBUAT PERUBAHAN penting di DUNIA ini yang bermanfaat bagi masyarakat, dalam bidang APA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kesimpulan, dari contoh-contoh di atas, terlihat bahwa dalam DREAM STATEMENT setidaknya ada beberapa hal kunci: AKU, menjadi APA, KAPAN persisnya, seperti SIAPA, kalimat pemberi SEMANGAT, dan tanda-tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, APAKAH anda sudah punya DREAM STATEMENT?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-808365879581972210?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/808365879581972210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=808365879581972210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/808365879581972210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/808365879581972210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/membuat-dream-statement.html' title='Membuat DREAM STATEMENT'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1413627536385295654</id><published>2008-06-24T03:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T08:41:39.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idola'/><title type='text'>Sentuhan Sang IDOLA</title><content type='html'>Pada tahun 1960-an, di Amerika Serikat, ada sekelompok anak-anak SD yang berkesempatan untuk bertemu dengan Presiden mereka, John Kennedy. Pada kesempatan itu, para siswa cilik itu akhirnya berkesempatan untuk bersalaman dengan Sang Presiden. Salah satu dari sekian banyak siswa itu bernama Bill Clinton. Konon, kabarnya, si Bill kecil, dalam hatinya, ketika bersalaman, berkata,"Kalau aku besar nanti, aku ingin seperti kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuluh tahun kemudian, pada tahun 1992, Bill Clinton terpilih menjadi Presiden AS, pada usia 43 tahun. Apakah peristiwa tersebut merupakan kebetulan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja demikian. Namun, kembali ke zaman si Bill kecil bersekolah, dia bukan sekadar omong kosong. Dia mengarahkan dirinya untuk dapat mencapai cita-citanya. Dia aktif dalam kegiatan organisasi. Sebelum menjadi presiden, Bill Clinton pernah menjadi Gubernur di sebuah Negara bagian. Jadi, dia memang FOKUS, mengarahkan dirinya untuk menjadi Presiden. Dia berlatih terus sebelum menjadi Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini akibat dari Sentuhan Sang IDOLA ketika tahun 60-an itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersalaman dengan orang terkenal atau bahkan hanya menyentuh bajunya, merupakan pengalaman yang tidak dapat kita lupakan seumur hidup. Siapapun kita, kita akan terpancing untuk terus bercerita kepada teman, saudara dan kerabat kita bahwa kita pernah menyentuh "baju orang terkenal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada semacam efek listrik ketika kita bersalaman dengan Sang Idola. Dan, bukan tidak mungkin memang ada pertukaran elektron saat kita bersalaman. Sangat mirip dengan saat kita bersalaman dengan seseorang yang sudah lama menjadi "dambaan hati" kita. Pasti ada efek "kesetrum!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu, baru dari segi listrik. Belum lagi kalau kita tinjau dari segi AURA. Menurut beberapa buku tentang AURA. Seseorang yang berdekatan dan mempunyai AURA yang sama-sama positif, maka akan timbul AURA yang lebih besar, yang melingkupi kedua orang itu secara bersamaan. Saya menduga ini adalah semacam efek induksi atau magnetik. Yaitu munculnya semacam garis-garis medan di sekeliling tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat di tahun 1988. Waktu itu jurusan Mesin FTUI, khususnya bagi mahasiswanya, mendapat mandat untuk menggelar "Simposium Nasional Mahasiswa Mesin Se-Indonesia." Dari rangkaian acara yang ada selama beberapa hari penyelenggaraan, ada acara di mana panitia mengundang Menteri Pendidikan, Pak Fuad Hasan, untuk menjadi pembicara. Nah, pada saat itu teman-teman panitia memberikan mandat kepada saya untuk menjadi Moderator!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-H, Pak Fuad Hasan datang dan berbicara di depan para delegasi Mahasiswa Mesin Se-Indonesia. Saat itu, sesuai rencana, saya yang menjadi moderator. Acara berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menarik. Pak Fuad memberikan tebak-tebakan. Soal yang diberikannya: "Kata TEKNIK itu berasal dari kata apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada mahasiswa yang menjawab. Saya juga terbungkam. Dengan sigap Pak Fuad memberikan jawabannya,"Kata TEKNIK adalah berasal dari kata TEKNOS!"&lt;br /&gt;Para mahasiswa tersenyum kecut! Kalah 1-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, Pak Fuad juga menyebutkan pentingnya dua hal: RESERVOIR dan REPERTOIR. Bahwa sebagai mahasiswa harus belajar untuk memperbanyak ilmu untuk disimpan (reservoir) dan juga meluaskan wawasan keilmuan (repertoir). Karena saat itu Pak Fuad tidak yakin bahwa saya dapat menulis dengan benar dua istilah itu, maka dia dengan segera menuliskan dua kata tadi di buku agenda kerja yang selalu saya bawa ketika menjadi moderator. Dia tuliskan dua kata di situ. Sampai sekarang tulisannya masih saya simpan, beberapa waktu lalu sempat saya buka kembali (walau beliau tidak membubuhkan tanda tangan di sana). Tak apalah, saya yakin itu asli tulisannya kok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kesimpulan kita, ada sesuatu yang terjadi dalam diri kita ketika kita bertemu dengan orang yang sudah terkenal dan lebih lagi kalau orang itu adalah IDOLA kita. Ada SEMANGAT dan ada PENCERAHAN dalam diri kita. Ada MEMORI yang tidak pernah lenyap. Apalagi kalau kita sempat BERSALAMAN atau MENYENTUHnya. Bukan sekadar sebuah FOTO tentang dia dan kita, tapi juga merupakan VIDEO dalam memori kita. Terus terjaga dan sewaktu-waktu dapat kita panggil kembali untuk menyemangati diri kita!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;So, change your life!  Touch your IDOL!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1413627536385295654?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1413627536385295654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1413627536385295654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1413627536385295654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1413627536385295654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/sentuhan-sang-idola.html' title='Sentuhan Sang IDOLA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6218097045663945800</id><published>2008-06-20T05:20:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T00:26:53.614-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coffee copy'/><title type='text'>Cita-cita "Coffee &amp; Creamer"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SF0CqLjelGI/AAAAAAAAAB4/zPeSnnZVDfQ/s1600-h/coffee+n+creamer.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 205px; height: 172px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SF0CqLjelGI/AAAAAAAAAB4/zPeSnnZVDfQ/s200/coffee+n+creamer.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214326867244258402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Juni ini, sekonyong-konyong si Geby menjadi terkenal. Dia bahkan diperebutkan, bukan saja oleh para cowok tapi juga oleh para cewek. Ada yang bilang si Geby ini sudah mulai eksis sejak tahun 2003, cuma belum ngetop aja. Waktu itu masih "Jauh"-lah dari yang namanya ngetop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaby ngetop bukan karena suka minum &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Coffee &lt;/span&gt;dan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Creamer&lt;/span&gt;. Karena Geby sebenarnya adalah judul lagu yang komposernya menjadi tidak jelas, karena belum sempat ditulis, tapi sudah menyebar di internet. Konon, lagu ini berjudul "Jauh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memakai judul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Coffee &amp;amp; Creamer&lt;/span&gt; karena mirip dengan fenomena yang saya sebut sebagai fenomena "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Copy &amp;amp; Claim&lt;/span&gt;." Ada orang yang ingin ngetop, tapi dengan cara menjiplak lagu seseorang, tanpa menyebutkan dari mana asalnya, dan kemudian dia mengaku bahwa lagu itu adalah lagu gubahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah mencela seseorang yang bercita-cita untuk menjadi TOP. Namun, untuk menuju ke arah TOP ini, tidak perlu dengan cara yang KASAR dan menyakiti orang lain. Pastinya, seorang penggubah lagu ingin dihargai, dengan sekadar diakui atau disebut namanya jika lagunya dinyanyikan oleh orang lain (tapi kalau dinyanyikan di konser .. ya kudu bayar royalti lah). Masalahnya, lagu ini sudah terlanjur ngetop, dan tidak jelas siapa sebenarnya yang mencipta, karena beredar di internet, sehingga semua orang dapat "memetik" dan mempelajari lagu ini. Sayangnya, sekarang ini saya belum mendengar ada orang yang mengklaim suatu lagu yang mana lagunya BELUM NGETOP. Mungkin orang yang hobinya COPY and CLAIM sadar diri bahwa tidak ada "manfaat" mengklaim lagu yang tidak diterima di pasar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti, ada masalah hukum yang nantinya bergulir. Seseorang pasti akan dimenangkan oleh hukum dan orang lain akan dirugikan oleh hukum. Namun, di atas masalah hukum, seharusnya ada masalah etika. Saya kok cukup yakin, penggubah PALSU yang meng-klaim lagu ini, bukan kali pertama ini melakukan KECURANGAN. Saya cukup yakin, dulunya sewaktu di sekolah dia juga cukup sering melakukan KECURANGAN. Saya menduga, dia sering MENCONTEK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat ketika kuliah dulu, ada teman yang berhasil mencontek dan tidak ketahuan dan akhirnya mendapat nilai bagus. Dengan bangga dia bilang,"Sukses deh gua, gak ketahuan dan hasilnya bagus.." Saya cuma bertanya dalam hati, apa ya yang dia banggakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, ini khan bukan di negeri JIRAN! Kalau si Jiran itu, apa yang bukan mereka punya mereka daftarkan, seolah-olah punya mereka. Kita khan di INDON, mari kita tunjukkan bahwa kita lebih terhormat daripada si JIRAN. Masih sangat banyak kombinasi nada yang dapat digubah menjadi lagu yang indah, mungkin MILYARAN lagu bisa kita ciptakan kalau kita serius dalam mencari ILHAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya nanti, setelah ada keputusan MENANG-KALAH, masyarakat akan tahu, siapa yang ASLI. Karena, yang ASLI seharusnya akan lebih rajin mencipta lagu, terus dan terus. Namun, kali ini dia akan lebih hati-hati. Sebelum dia rekam di studio INDIE, dan kemudian menyerahkan ke sebuah stasiun radio untuk didengarkan, atau ke DIRJEN HAKI DEPKUMHAM untuk dibuat sertifikatnya, dia tidak akan menyanyikan di depan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat atau lambat, masyarakat akan tahu sebuah kebohongan kepada publik. Masih ingat grup MILI VANILI? Lagu mereka memang sempat ngetop di jaman awal 80-an, namun begitu ada yang tahu bahwa mereka hanya melakukan LIP SING, semuanya berubah. Mereka menjadi jatuh miskin lagi dan dijauhi. Tidak ada lagi yang percaya kepada mereka. TUHAN memang adil, tapi tidak langsung memberikan ganjarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngetop atau SUKSES bukan sekadar hasil akhir. Bukan sekadar ada yang diakui sebagai karya. Tapi proses untuk berkarya itulah yang disebut sebagai SUKSES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mulai dengan cita-cita yang SMART, kemudian dilanjutkan dengan langkah kecil tapi konsisten, bikin perbedaan dan keunggulan, dan keunggulan itu yang mengantar kepada SUKSES. Jadi SUKSES tidak tiba-tiba, karena nikmat SUKSES adalah ketika kita memutar kembali VIDEO REKAMAN PERJUANGAN mulai dari hitungan NOL detik, kita tonton kembali perjuangan demi perjuangan kita, hingga akhirnya ditutup dengan kegemilangan, dan mungkin STANDING OVATION dari tribun penonton.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6218097045663945800?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6218097045663945800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6218097045663945800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6218097045663945800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6218097045663945800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/cita-cita-coffee-creamer.html' title='Cita-cita &quot;Coffee &amp; Creamer&quot;'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SF0CqLjelGI/AAAAAAAAAB4/zPeSnnZVDfQ/s72-c/coffee+n+creamer.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2788626475155249321</id><published>2008-06-19T01:42:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T08:42:29.435-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orator'/><title type='text'>Cita-cita Jadi ORATOR</title><content type='html'>Pada Selasa malam, 17 Juni 2008, kebetulan saya diminta RRI Pro-3 (Programa Nasional) untuk menjadi narasumber. Pada malam itu, ada sebuah pertanyaan via SMS yang datang dari Singaraja, Bali, yang menanyakan bagaimana untuk menjadi seorang ORATOR. Kata sang penanya, dia sudah berusaha tapi kok tidak berhasil juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban saya malam itu adalah, bahwa untuk menjadi ORATOR harus terus berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tulisan saya beberapa waktu lalu yaitu "Pembicara dan Penulis" telah saya singgung sedikit tentang rumus yang harus dilakukan untuk berlatih berbicara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ikuti seminar, 1 seminar = 1 pertanyaan, jadi 10 seminar = 10 pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, adalah terus berlatih berbicara, langsung di depan banyak orang. Itulah sebabnya saya anjurkan untuk ikut seminar dan HARUS bertanya kepada pembicara di depan, sebuah pertanyaan, APAPUN itu. Carilah Seminar yang GRATIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada seminar gratis, jauh dari lingkungan yang seperti itu, ada sebuah cara, yaitu mengikuti RAPAT RT! Ya, Rapat Rukun Tetangga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau umur kita masih agak muda, ikutlah RAPAT KARANG TARUNA! Nah, sekarang bulan Juni, berarti sebentar lagi ada acara Agustusan, artinya, akan ada BANYAK rapat, baik rapat RT maupun rapat Karang Taruna. Saran saya, diundang atau tidak, anda POKOKnya datang dulu, duduk di barisan depan, jadi gampang dilihat oleh moderator atau pemimpin rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penjelasan ini dan itu, akan ada saat untuk bertanya. NAH! Itu saat yang kita tunggu-tunggu. Ajukan pertanyaan APAPUN, walau agak O-ON (ingat tokoh Oneng di "Bajaj Bajuri"?) pertanyaannya, ndak apa-apa, yang penting BERANI bertanya. Rapat pertama, cukup satu pertanyaan saja. Cara yang mudah untuk segera mendapat giliran bertanya adalah: anda meng-ANGKAT TANGAN kanan setinggi-tingginya, sambil BERDIRI, sambil TERIAK:"TANYA PAK!" Berdasarkan pengalaman, 99 persen anda dijamin dapat giliran pertama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada rapat berikutnya, yang mungkin saja adalah BESOK harinya, anda datang lagi, dan duduk di depan lagi, dan TANYA lagi. Tapi, yang sekarang pertanyaan yang tidak terlalu O-ON. Begitu seterusnya. Dari hari ke hari pertanyaan anda harus makin CERDAS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, tanpa anda sadari setelah mungkin lebih dari 10 pertemuan, datanglah hari-hari acara 17 Agustusan. Apa yang mungkin terjadi kemudian? Yang pasti, secara tidak sadar anda sudah menjadi ORATOR tingkat Rapat RT. Tapi, yang mungkin juga terjadi, anda akan diminta oleh pak RT atau Ketua Karang Taruna, untuk berbicara di atas panggung, untuk mewakili para pemuda, menyampaikan kesan-kesan selama acara Agustusan diadakan. Jadilah anda ORATOR di acara 17 Agustusan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi ORATOR adalah menjadi corong. Anda harus berbicara mewakili diri sendiri atau mewakili kelompok anda. Jadi Orator bukan tujuan akhir, tapi sebuah jalan menuju tujuan yang lebih mulia, yaitu menjadi orang yang bermanfaat karena telah berani menyampaikan pendapat kepada suatu kelompok atau orang-orang tertentu, untuk menuju perbaikan dalam kehidupan bermasyarakat. Atau, dapat juga untuk menggerakkan MASSA, sebaiknya untuk tujuan yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orator ulung biasanya masuk dalam kelompok masyarakat, kalau sekarang mungkin adalah kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat. Menjadi tokoh di kelompok ini harus menjadi ORATOR supaya didengar oleh Pemerintah atau lembaga yang sedang diberi saran atau masukan. Selain itu, Orator juga sangat mungkin untuk ikut aktif di kegiatan Politik. Banyak tokoh muda yang jago bicara, dan akhirnya terjun di bidang politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno, Bung Tomo dan Pak Haji Agus Salim adalah salah tiga dari beberapa Orator di Negeri ini. Banyak contoh lain baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri tentang tokoh yang jago berbicara di depan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda belum puas dengan tulisan ini, silakan baca buku karangan Dale Carnegie, tentang berpidato. Di sana banyak contoh yang asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dalam negeri ada contoh anekdot dari Pak Haji Agus Salim, ketika mengikuti sidang dalam sebuah rapat. Haji Agus Salim adalah seorang senior, jauh lebih senior dari Bung Karno, dan beliau mempunyai jenggot. Dalam sebuah rapat, ketika dia sedang berbicara, tiba-tiba dari belakang ada suara,"Mbeeek!" yang menirukan suara kambing. Tentu untuk mengejek Pak Haji. Tapi beliau tak mau kalah begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bilang,"Kepada panitia dan anggota keamanan, saya minta tolong kepada anda untuk mengusir Kambing yang tadi itu!" sambil menunjuk ke bagian belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(thanks to all my mentors especially &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kak Zulhanif&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2788626475155249321?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2788626475155249321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2788626475155249321' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2788626475155249321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2788626475155249321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/cita-cita-jadi-orator.html' title='Cita-cita Jadi ORATOR'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-4395738520395564454</id><published>2008-06-15T22:09:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T00:26:53.775-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa'/><title type='text'>BAHASA CITA-CITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SFZ9YKwX20I/AAAAAAAAABw/OcK4F0N8-jA/s1600-h/winner+C.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 274px; height: 205px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SFZ9YKwX20I/AAAAAAAAABw/OcK4F0N8-jA/s320/winner+C.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212491472885504834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_0" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="winner C.bmp" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:56.25pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\user\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.png" title="winner C"&gt;  &lt;w:wrap type="square" anchorx="margin" anchory="margin"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Beberapa bulan yang lalu, saya sempat bertemu seorang ibu dari klien saya, yang tinggal di Jakarta Selatan. Dia mempunyai seorang putri yang berusia hampir 15 tahun ketika itu, yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;manis, cerdas, baik, sangat menguasai berita tentang selebritis, suka dan hafal lagu pop lokal dan impor, dan mempunyai cita-cita. Namun, si Ibu tidak dapat memahami dan tidak habis pikir, mengapa anak perempuannya ini “hanya” ingin menjadi &lt;b style=""&gt;Penyiar Radio&lt;/b&gt;. Bukankah masih banyak pilihan lain yang lebih baik dari itu? Begitulah pikir ibu ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut penuturan kedua belah pihak, si anak dan si Ibu, yang berbicara kepada saya secara terpisah, ketika di rumah, seringkali dalam pembicaraan akan berakhir dengan ketidakcocokan. Si anak pikir begini, si ibu pikir begitu dst.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sementara itu, dari Bandung, seorang klien yang tinggal bersama ibunya yang &lt;i style=""&gt;single parent&lt;/i&gt;, bertutur bahwa dia tidak dapat mengkomunikasikan tentang Cita-citanya dengan Ibunya ataupun dengan kakaknya. Menurutnya, kedua orang itu tidak akan mengerti, karena sementara ini, pendidikan Ibunya dan Kakaknya tidak setinggi dia. Padahal klien saya ini baru kelas 11 mau naik ke kelas 12. Jadi, dia tidak dapat berdiskusi dengan orang-orang di rumah tentang Cita-citanya. Dia adalah remaja putri yang idealis, cerdas, cukup sensitif dan mempunyai logika yang kuat. Dia ingin menjadi Insinyur Elektro walaupun ada juga hasrat untuk memperbaiki ekonomi rakyat Indonesia. Waw, mulia sekali! Dalam setahun ini akan dia putuskan, yang mana yang akan dia pilih.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang klien, remaja putri lain dari Jakarta Timur, dengan gencar bertanya bertubi-tubi kepada saya, apakah yang harus dia pilih, masuk SMK atau masuk SMU. Dia ingin mendapatkan informasi dari orang lain, selain dari ortunya, karena ini masalah masa depannya. Dia sangat ingin menjadi seorang Entrepreneur. Namun, ketika saya tanya menjadi entrepreneur bidang apa, dia masih cukup bingung. Tapi sungguh, dia ingin menjadi entrepreneur. Setelah berdiskusi cukup panjang, akhirnya dia mengakui cukup tertarik untuk mendirikan sebuah Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain anak. Jadi kesimpulannya, dia putuskan untuk melanjutkan ke SMU, karena akan melanjutkan kuliah Psikologi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang klien dari Maros, Sulawesi Selatan, kelas 12, setahun lalu bercerita bahwa dia tidak mendapat dukungan dari ortunya karena bercita-cita ingin menjadi seorang polisi. Setelah bernegosiasi dan setelah mendapat sedikit masukan dari saya, akhirnya, tahun lalu dia lapor bahwa dia mendaftar untuk masuk di Akademi Angkatan Udara, Jogja. Sayang, tak ada kabar lebih lanjut lagi. Semoga dia dapat masuk ke sana. Saya beranggapan “&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;No news is good news&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lain lagi cerita dari Jember. Tahun lalu, seorang remaja putri, justru disuruh oleh ortunya untuk mendaftar di AKPOL, Semarang, padahal dia sangat ingin menjadi Psikolog. Saran saya ketika itu, kalau masih dapat dinegosiasikan, masuklah ke fakultas psikologi, lalu nanti setelah lulus daftarkan diri masuk menjadi Polisi, melalui jalur profesi. Polisi pasti banyak membutuhkan tenaga psikolog.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apakah begitu sulit mengkomunikasikan sebuah cita-cita kepada orang tua kita?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin saja, kalau kedua belah pihak mempunyai Bahasa yang berbeda dalam berdiskusi tentang cita-cita. Juga akan sulit jika masing-masing memakai referensi dari jamannya sendiri-sendiri tanpa peduli dan peka terhadap situasi terakhir: tantangan dekade ini dan tantangan abad ini!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang tua, ayah-ibu, yang memahami bahasa para remaja baik putra atau putri mereka, adalah mereka yang cukup peka dan tanggap akan situasi terakhir. Mengapa saya katakan begitu? Begini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ney crita na&lt;/span&gt;:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bahasa remaja ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;secara ni&lt;/span&gt;’ adalah bahasa SMS khas remaja. Bahasa yang seringkali mereka ciptakan sendiri. Bahasa itu menurut mereka cukup lugas, cerdas, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga gaptek&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga bikin bête&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gitu loch&lt;/span&gt;. Selain dalam SMS, bahasa ini sering mereka pakai untuk OL. Mereka sangat tidak respek kepada ortu yang gaptek. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Secara gitu loch&lt;/span&gt;! Oleh karena itu saya anjurkan kepada para ortu, pahamilah bahasa para remaja, putra-putri kita, biar GAUL!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bahasa adalah masalah KESEPAKATAN, yaitu sepakat memakai "kode tertentu" yang sama untuk suatu arti tertentu. Jika ada yang belum sepakat, bagaimana caranya supaya orang yang terakhir akhirnya sepakat. Namun, semuanya harus dengan SOPAN dan SANTUN. Sopan, artinya memakai ETIKA, dan Santun, artinya ‘&lt;i style=""&gt;giving&lt;/i&gt;’ atau memberi, dalam hal ini memberikan EMPATI kepada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kawan&lt;/span&gt; bicara kita. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Jika satu hal telah disepakati, maka akan ada banyak hal lagi yang akan dapat DISEPAKATI. Semakin banyak yang disepakati, maka semakin mudah mencari SOLUSI yang paling baik. Dalam hal ini termasuk juga tentang “masalah” CITA-CITA.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anda SEPAKAT?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-4395738520395564454?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/4395738520395564454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=4395738520395564454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4395738520395564454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4395738520395564454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/bahasa-cita-cita.html' title='BAHASA CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZPcU2Pe33oE/SFZ9YKwX20I/AAAAAAAAABw/OcK4F0N8-jA/s72-c/winner+C.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5935511023402522910</id><published>2008-06-14T07:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T17:57:53.454-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='informatika gizi'/><title type='text'>Ahli INFORMATIKA atau Ahli GIZI</title><content type='html'>Kemarin, saya mendapat SMS dari seorang klien dari Bandung, namanya Zee, nomor HPnya adalah 0856-209 xxxx.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Nama aq Zee, aq cewek dari Dago, Bandung. Kak, aq khan sekarang lg uas buwad kenaikan ke kelas 12, nah sekarang tuh prestasi aq nurun bgd padahal nti pengen lanjutin kuliah. Nah, buwad bikin aq semangat lagi belajar gimana tuh?&lt;br /&gt;Truz, kalaw mw masuk informatika nilai yang harus dicapai apa aja? Coz, aq maw jadi ahli informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Jadi cita2mu udah SMART belum? Kayak siapa idolamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Masalah idola aq belum begitu taw. Tapi cita2 buwad jadi ahli informatika gede banged. Emang nilai apa aja yang harus dikejar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Zee, mau seperti Bill Gates? Yang jelas untuk jadi ahli informatika harus jago matematika dan logika dan fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: waduh, matematika sama fisika buwad sekarang nilainya anjlog banged. Truz logika itu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Logika itu bisa masuk matematika bisa juga masuk bahasa Indonesia. Inget teori himpunan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Himpunanya sih masih inget, tapi teorinya ga taw deh.. Lagian guru matematika na ga pernah nerangin .. dan sumbernya jg kurang ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Mau kuliah di mana? ITB? Yang jelas kalau mau jadi karyawan TI, baiknya di luar negeri aja. Di sini gajinya murah..Jadi Bahasa Inggrisnya harus bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Kalau masuk ITB kayaknya berat deh. Masuk UNPAD aja. Tapi jurusan yang pantes apa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Di UNPAD apa ada jurusan TI? Maaf saya gak hafal. Yang penting bikinlah dulu Pernyataan Cita2, idola kamu siapa truz dipasang di tembok kamar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Ada jurusan TI tapi di Jatinangor. Kak, Zee pengen rajin belajar. Kasih tips dong biar Zee rajin belajar. Coz sekarang ney nilai Zee anjlok..&lt;br /&gt;Truz, jurusan yang pantes buwad Zee apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Nilai yang paling bagus apa? Apa hobimu? Apa kehebatanmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: nilai paling bagus Bahasa Indon dan Biologi. Hobi dengerin musik, main komputer. Kehebatan? Apa ya? Aq cuma pernah prestasi waktu lomba pasqbra .. itu juga berkelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Masuk IPB di Bogor mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Emangnya tentang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Nilai biologi kamu bagus. Nanti bisnis agro/tanaman maju. karena minyak bumi butuh sumber pengganti. BTW, kalau kamu mau ubah DUNIA, dalam bidang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Tapi khan lahan utk giat itu di Indonesia skarang dah minim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Masih ada. Tapi bisnis agro yang lain adalah buah, untuk di ekspor. nyaingin Bangkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Iya sey, kak, waktu Zee lulus SMP, Zee pengen masuk farmasi coz Zee suka praktek na. Truz pengen tau pembuatan obat, tapi ortu ga dukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Nah, gini aja, kamu masuk jurusan GIZI di IPB. Nanti skripsi tentang gizi yang sehat misal untuk obat kanker dll. Bisa juga nanti buka resto yang sehat. MINAT?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Minat deh kayak na! Kakak bantu aq buwad ngejar cita2 itu ya..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: nah, gitu, SMANGAT! OK aku bantuin. Bikin Pernyataan CIta2 tempel di tembok, baca tiap PAGI! Disiplin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Truz kak, siapa yang pantes jadi idola?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Ada.. suka nongol di TV pake topi dibalik..namanya WIED HARRY. Dia nulis buku tentang makanan/masakan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Yang di xxxx tv bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: lupa tuh... tapi sering nongol kok..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: iya-iya .. Zee bakal lampirin fotona juga di kamar. Smoga aja ini emang cita2 yang SMART buwad Zee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Bagus! Yakinlah kamu bisa SUKSES! Good luck!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zee: Makasih ya..skarang aq maw sholat asar dulu..truz mandi..truz maw blajar buwad besok UAS terakhir.&lt;br /&gt;Kak, aq masih boleh konsultasi lagi khan ke kakak lain kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Sip deh! OK, boleh curhat lagi anytime. tq juga. wass.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5935511023402522910?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5935511023402522910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5935511023402522910' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5935511023402522910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5935511023402522910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/ahli-informatika-atau-ahli-gizi.html' title='Ahli INFORMATIKA atau Ahli GIZI'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8309674124197540027</id><published>2008-06-08T09:13:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T19:24:13.193-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengakuan'/><title type='text'>Cita-Cita Butuh Pengakuan</title><content type='html'>Seorang ibu dari Jakarta Selatan, yang anaknya berumur 11 tahun, dengan bersemangat bercerita bahwa ia baru saja menonton anaknya bertanding Sepak Bola. Si Ibu terkagum-kagum kepada si anak,"Eh .. ternyata anakku bisa gocek bola...bisa tik-tak one-two dengan temannya, sehingga mengancam gawang lawan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak memang bercita-cita menjadi pemain sepakbola seperti Ronaldinho, dan senang dengan nomor punggung 10, dengan posisi gelandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, Si Ibu tidak pernah sempat menonton anaknya bertanding. Jadi, baru kali ini dia melihat kehebatan anaknya. Berarti, dia menyia-nyiakan kesempatan untuk memuji anaknya yang hebat, dalam beberapa kali kesempatan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, anak saya, yang duduk di kelas 3, sempat bercerita bahwa dia rajin bermain bola di sekolah saat istirahat atau setelah jam pulang. Dia bilang bahwa dia sering bermain sebagai back. Sampai pada suatu titik, dia bicara sedikit pamer kepada saya,"Pak..akhirnya temen-temenku ngakuin bahwa aku ini BACK yang HEBAT!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, hebat donk kamu.."kata saya memujinya.&lt;br /&gt;Dia manggut-manggut sambil tersenyum. Kemudian, dia memamerkan beberapa macam tendangan dan lompatan saat menghalau bola lawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang saya tahu, anak saya, Rozan, yang berumur 9 tahun, ingin menjadi pemain sepakbola. Dia ingin jadi back. Pinginnya seperti John Terry atau Gary Neville atau Rio Ferdinand (semuanya pemain dari Inggris). Kalau saya tanya,"Kamu lebih suka mana, audisi nyanyi atau audisi main bola?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"BOLA!"jawabnya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua kasus di atas, di mana seorang ibu baru saja mengetahui betapa anaknya sangat berbakat main bola, dan ada juga anak yang ingin mendapat pengakuan, oleh temannya dan oleh ayahnya, dapatlah kita pahami, bahwa sebenarnya kita sebagai orangtua sebaiknya mencoba memahami apa yang diinginkan oleh anak-anak kita tentang masa depan mereka. Di samping itu, mereka juga membutuhkan pengakuan, dari yang sangat kecil hingga pengakuan yang besar, misalnya kalau dapat menjuarai suatu pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ortu dan anak memang perlu berbagi, khususnya tentang hobi dan cita-cita sang anak. Pengakuan yang kita berikan kepada mereka adalah pendorong semangat mereka untuk menjadi semakin HEBAT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8309674124197540027?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8309674124197540027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8309674124197540027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8309674124197540027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8309674124197540027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/cita-cita-butuh-pengakuan.html' title='Cita-Cita Butuh Pengakuan'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-6715415014902925736</id><published>2008-06-06T19:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T08:32:56.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukses'/><title type='text'>Avocado SUKSES Cilaki</title><content type='html'>Ada sebuah rahasia di jalan Cilaki Bandung. Di bawah rerimbunan pepohonan yang tumbuh, di antara "gararobak" kuliner yang berjejer, di dekat jalur kuda yang berkeliling taman, di jalanan yang mendaki, ternyata ada yang namanya AVOCADO SUKSES!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menikmatinya, anda harus "antri" selama 5 hari!&lt;br /&gt;Harganya pun sangat mahal, kalau anda datang dari Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyajiannya sangat sederhana, tidak mewah, tapi sangat fleksibel, tergantung siapa yang membuatnya. Jadi, anda bisa membuatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, seumur hidup saya yang telah 42 tahun ini, baru sekali ini saya menikmati rasa avocado yang tidak ada duanya. Luar biasa dahsyat! Walaupun disajikan tanpa dicampur gula, rasanya sudah mantab. Tanpa menggunakan blender, hanya dengan diaduk dengan sendok secara manual, daging buahnya yang tebal sudah sangat halus. Warnanya kuning dengan semburat kehijauan. Apalagi aromanya yang asli Bandung. Karena ini bukan avocado Bangkok, tapi avocado Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Avocado ini menjadi sangat mahal karena saya dan suami sepupu (susep) saya harus memetik sendiri dari pohon. Pohonnya ada di halaman belakang rumah seorang sepupu saya yang lain lagi, tapi letak rumahnya memang di jalan Cilaki, Bandung. Sebelum memetik, kami harus membetulkan galahnya. Kemudian kami harus berbagi tugas, si susep yang naik tangga dan membawa galah, saya di bawah menjaga jangan sampai buah terjatuh. Buah Avocado yang hijau ketika dipetik, tak boleh jatuh, agar tidak busuk. Karena saya bukan pemanjat yang ahli, saya biarkan yang ahli naik ke tangga yang disandarkan ke pohon. Saya cukup ahli menunggu di bawah, dengan risiko tertimpa galah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjaya memetik beberapa buah, tentu saja kami berbagi. Saya mendapatkan jatah 2 buah yang masih lengkap dengan tangkai yang menempel. Tentu saja, tidak dapat kami nikmati saat itu juga. Kami harus membawanya ke Jakarta, ke rumah masing-masing, dan kami harus "antri" selama 5 hari, sebelum si avocado berubah warna menjadi ungu-coklat dan terasa empuk ketika di sentuh. Untuk menjadi matang, avocado harus ditempatkan di tempat yang hangat, biasanya di dekat beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, avocado yang paling enak, menurut saya, karena saya yang memrosesnya sendiri, yaitu yang tidak ditambahi gula dan tidak ditambahi susu. Dengan aroma yang asli, rasa yang asli, kelembutan teksturnya dan warna kuning dengan semburat kehijauan adalah yang paling enak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan SUKSES, karena dia adalah PROSES. Bukan serta-merta mendapatkan hasil, bukan semata-mata mendapatkan sajian avocado di dalam mangkuk elok dengan aneka warna tambahan dan rasa yang tidak asli. Sukses yang paling berkesan adalah sukses dengan proses yang panjang. Ketika kita memutar-balik (&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;flash back&lt;/span&gt;) dan mengikuti kembali jalannya proses, maka di sanalah kunci kenikmatan sebuah SUKSES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk SUKSES anda harus ber-PROSES, anda MAU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(special thanks to Mas Edwin and Mbak Yeti)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-6715415014902925736?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/6715415014902925736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=6715415014902925736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6715415014902925736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/6715415014902925736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/avocado-sukses-cilaki.html' title='Avocado SUKSES Cilaki'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1409555173542076515</id><published>2008-06-06T08:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:09:57.030-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembicara penulis'/><title type='text'>PEMBICARA dan PENULIS</title><content type='html'>Hari Jum'at, sore hari, sekitar jam 5-an, suasana di CITOS (Cilandak Town Square) cukup ramai. Kebetulan sedang ada acara show di lobi utamanya yang berbentuk lingkaran. Cuaca cukup ramah. Sore itu saya melakukan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Rendesvous &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;di sana&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;dengan salah satu anggota keluarga besar saya. Dialah yang pertama kali meminta untuk ketemu dengan saya, ya... saya langsung tangkap! Karena, kami di keluarga besar sedang membutuhkan banyak anggota "muda" untuk berpartisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang saya tunggu ini, usianya sekitar 39 tahun. Dia adalah seorang Pembicara (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;speaker&lt;/span&gt;)  yang baik, karena terbukti sebagai seorang pemimpin dari "beberapa" orang agen asuransi, telah mempunyai 200-an anggota. Kalau di MLM pasti disebut dengan Down Line. Jadi, tak ada keraguan lagi, dia pasti seorang Pembicara yang baik. Mari kita sebut dia dengan Mr. D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bersua, barulah terungkap, bahwa Mr. D  sangat ingin berbagi cerita tentang ke-berjaya-annya mengelola ratusan agen. Namun, kendalanya, dia bingung harus memulai menulis dari sebelah mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, berbedakah antara menjadi Pembicara dengan menjadi Penulis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, memang beda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada juga persamaannya. Sama-sama harus menarik, kalau bisa sejak dari paragraf pembukanya. Bedanya, yang satu memakai kuping untuk mendengarkan dan memahami, serta menikmati, yang lainnya hanya memakai mata untuk membaca dan meresapi makna kata-katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca buku, biasanya telah menyiapkan mental untuk "menerima" isi buku yang akan di bacanya. Pendengar, biasanya belum tentu siap untuk mendengarkan apa yang akan diucapkan si pembicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, Mr. D ingin menulis dengan menarik, sama menariknya ketika dia sedang berbicara di depan para Down Line-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat, bahwa dulu, saya pun berangkat dari belajar berbicara di depan umum. Lama-kelamaan, barulah saya mencoba untuk menuliskan bahasa lisan menjadi bahasa tulisan. Namun, pendekatan yang saya pakai masih sama, bagaimana menarik perhatian pembaca/pendengar pada paragraf pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, ketika masih menjadi mahasiswa, untuk berlatih berbicara, saya memakai rumus:&lt;br /&gt;     1 Seminar = 1 Pertanyaan, itu artinya&lt;br /&gt;     10 Seminar = 10 Pertanyaan, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ketika sudah cukup sering menulis, rumusnya saya sesuaikan:&lt;br /&gt;     1 kasus = 1 judul artikel,&lt;br /&gt;itu berarti bahwa 10 kasus = 10 judul artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, rupanya, Mr. D  banyak mempunyai kasus-kasus yang dapat diceritakan. Ketika bertindak sebagai Pembicara, tentu kasus-kasus yang pernah dia hadapi, dia ungkapkan di depan para pendengar. Jadi seharusnya, bagi orang-orang seperti dia, yang mempunyai banyak kasus setiap hari, khususnya keluhan para agen, akan sangat banyak bahan yang dapat ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, yang harus dipunyai oleh Mr. D adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Time Frame&lt;/span&gt; (Batas Waktu) kapan bukunya harus terbit. Dengan begitu, dirinya akan lebih terpacu untuk memulai menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika anda ingin menjadi Penulis, maka anda harus menggunakan rumus-rumus di atas tadi. Buat batas waktunya , misalkan 3 bulan. Kemudian, anda harus memulai dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1409555173542076515?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1409555173542076515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1409555173542076515' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1409555173542076515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1409555173542076515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/pembicara-dan-penulis.html' title='PEMBICARA dan PENULIS'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-888301014163700104</id><published>2008-06-05T13:09:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:26:18.575-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='presiden'/><title type='text'>Calon PRESIDEN Mengubah Dunia</title><content type='html'>Anda mengikuti perjalanan si Anak Menteng Pulo, Jakarta, yakni Barack Obama?&lt;br /&gt;Anak yang ketika SD bersekolah di kawasan ini, awal tahun 1970-an, ketika mengarang, menuliskan bahwa dia ingin menjadi seorang Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang "baru" 46 tahun, dia menjadi kandidat presiden AS dari kubu Demokrat. Ini adalah sejarah baru, karena baru kali ini ada calon presiden dari kalangan kulit hitam, atau afro-american. Ya, dia sudah berjalan sejauh 50 persen. Sisanya, harus dia hadapi menghadapi calon dari kubu Republik. Apakah dia sukses?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun hasilnya nanti, dia sudah sukses!&lt;br /&gt;Apakah perjalanannya dari SD hingga berusia 46 tahun berjalan mulus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, dia memang telah SUKSES!&lt;br /&gt;Namun bukan karena semua berjalan dengan mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata justru sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ternyata tidak lama menghuni kawasan Menteng Pulo, karena dia hidup dengan ibu kandung namun dengan ayah tiri. Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke nenek-kakeknya (sisi ibunya, yang berkulit putih) di Hawaii. Masa remaja yang tidak mudah, bahkan pikirannya cukup lama terselubungi trauma ditinggalkan oleh ayah kandungnya, yang berpesan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan menangis, tataplah masa depan." Dan, terbanglah sang ayah kembali ke Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ibunya pernah membaca tulisan dalam buku harian Barry (panggilannya) yang bertanya,"Siapakah diriku ini?"&lt;br /&gt;Mungkin, sebagaimana biasanya para remaja yang bermasalah, dia akan bertanya pula,"Mengapa harus aku yang mengalami semua ini? Why me?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TATAPLAH MASA DEPAN," itulah pesan sang ayah yang terus diingatnya.&lt;br /&gt;Ini berarti dia harus FOKUS untuk membangun VISI, membangun IMPIAN, membangun CITA-CITA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapkan diri, dan mencari peluang. Itulah yang dilakukannya. Ketika melihat ketimpangan sosial, ia pun menyimpulkan bahwa ini adalah akibat dari sistem yang buruk. Untuk itu harus dilakukan perbaikan dari dalam sistem. Dia mempersiapkan diri untuk menjadi anggota legislatif. Dan, ketika kesempatan tiba, dia telah siap, dari seorang Barry yang tidak dikenal menjadi seorang Barack Obama yang siap mengubah AS, bahkan mengubah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kabar dari seberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Indonesia, seorang klien saya di Bandung, yang duduk di kelas 11,  mengeluhkan,"Bagaimana saya bisa mengubah dunia? Saya dari keluarga sederhana, ibu saya single parent..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kita dapat mengubah dunia, kalau kita mempunyai PRESTASI, KOMPETENSI dan tentunya impian yang MEGA. Untuk menjadi berprestasi dan berkompetensi, tentunya seseorang harus terus berlatih, berlatih dan berlatih. Itu inti dari persiapan diri. Jadi benar ungkapan bahwa "Sukses adalah pertemuan antara Kesiapan dan Kesempatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika datang kesempatan, ikutilah audisi atau wawancara dalam rekrutmen atau juga dalam rangka mencari beasiswa. Dan, memang ini yang tengah diupayakan oleh klien saya, dia sedang mengikuti proses untuk mendapat beasiswa. Sebagai siswa yang jago Fisika dan rajin ikutan Paskibra di sekolah, saya yakin, dia bisa mendapatkan beasiswa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada kesempatan untuk MENGUBAH DUNIA, apa anda SIAP?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber: Kompas, 5 Juni 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-888301014163700104?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/888301014163700104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=888301014163700104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/888301014163700104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/888301014163700104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/calon-presiden-mengubah-dunia.html' title='Calon PRESIDEN Mengubah Dunia'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-8892096925408726474</id><published>2008-06-03T08:17:00.000-07:00</published><updated>2008-06-03T08:51:24.397-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>CURHAT CITA-CITA</title><content type='html'>Apa yang saya ceritakan ini adalah true story, bukan fabel-hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini saya ambil sarinya dari tayangan televisi tentang kehidupan gajah di Afrika. Di sebuah taman nasional di mana terdapat populasi gajah yang mulai tidak terkendali. Para pengawas melangsungkan rapat, bagaimana agar populasi gajah tidak berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, diputuskan bahwa pengawas taman nasional mendapat mandat untuk "mengeliminasi" gajah-gajah yang telah tua dan dewasa, dan tidak "mengeliminasi" gajah remaja dan gajah bayi. Eksekusi telah dilakukan dengan baik. Jumlah gajah telah menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, ada kejadian aneh. Ada temuan beberapa badak yang mati dengan luka pada tubuhnya, seperti di serang oleh gajah. Di beberapa tempat ada cukup banyak pohon yang rubuh dengan bekas paksaan, seperti habis didorong oleh gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengawas kemudian disebar untuk mengawasi kawanan gajah yang tersisa. Ternyata memang ada sekelompok gajah yang melakukan "teror" memburu badak dan merubuhkan pohon. Setelah diamati ternyata mereka adalah gajah remaja yang dulu para orang tuanya telah dieksekusi. Mereka adalah gajah-gajah yatim-piatu. Celakanya, tidak ada gajah dewasa berpengalaman di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengawas pun mencoba menyimpulkan. Bahwa mereka harus mendatangkan beberapa gajah dewasa untuk kelompok ini. Tak lama kemudian didatangkan beberapa ekor gajah dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, memang AMPUH. Gajah remaja menjadi tenang, tidak lagi memburu badak dan tidak merubuhkan pohon. Mengapa mereka berhenti melakukan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, mereka sedang sibuk "curhat" kepada para gajah dewasa, sehingga lupa untuk memburu badak dan merubuhkan pohon. Setelah "curhat", mereka menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bukan hanya gajah yang berperilaku seperti itu. Manusia pun mempunyai kecondongan untuk melakukan hal itu. Para remajanya membutuhkan "tempat dan waktu" untuk dapat curhat kepada "orang yang mereka sukai."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini termasuk Curhat tentang Cita-cita.&lt;br /&gt;Seorang klien (si B) yang telah sempat curhat kepada saya, beberapa hari kemudian menanyakan apakah ada salah seorang temannya yang menghubungi saya. Dia menanyakan apakah ada temannya (si D) yang menghubungi saya. Memang, si D telah menghubungi saya dengan isi curhat yang panjang, bahkan kami sepakat untuk men-skors diskusi or curhat untuk dilanjutkan esok harinya. Si D membutuhkan teman untuk berbagi dengan orang dewasa yang dia yakini dapat memberikan solusi bagi masalah yang dia hadapi, dia tidak yakin untuk mendapat solusi jika hanya curhat kepada teman sebayanya. Dia ingin curhat tentang cita-citanya, tentang masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir curhat, saya mempunyai kesan bahwa si D telah lebih optimis tentang masa depannya, termasuk untuk "mengubah dunia." Dia adalah seorang yang idealis, sensi dan cukup logis dalam berfikir. Dengan bekal itu dia akan mencoba menaklukkan tantangan yang ada, mirip dengan kisah gajah-gajah di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak kalah penting adalah, dia mempunyai seorang teman yang memerhatikannya (si B) yang dengan sukarela mencoba membantu, setidaknya dengan memberikan sebuah nomor HP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang sebaya ataupun seorang pembimbing yang telah matang, jika keduanya mempunyai kepekaan untuk membantu para remaja (lain) di sekitarnya tentu akan sangat membantu permasalahan para remaja. Para remaja yang mempunyai tujuan dan mendapat alternatif solusi atas tantangan yang sedang dihadapi, pasti lebih baik daripada yang bingung dan tidak punya "pegangan."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-8892096925408726474?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/8892096925408726474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=8892096925408726474' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8892096925408726474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/8892096925408726474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/curhat-cita-cita.html' title='CURHAT CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-71289001594006911</id><published>2008-06-01T07:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T09:17:50.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepreneur'/><title type='text'>Entrepreneur MIKRE!</title><content type='html'>Akhir bulan Mei 2008 ini, saya menyempatkan pergi ke Bandung untuk acara keluarga. Kebetulan acaranya akhir pekan, sehingga sangat asyik untuk mengenali Bandung yang katanya sangat sibuk di akhir pekan. Dan itulah yang menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan itu topik kita kali ini. Kali ini kita akan membahas tentang entrepreneur. Tulisan ini khusus ditujukan kepada para calon entrepreneur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang tuan rumah, salah satu dari sepupu jauh saya, sempat memperkenalkan beberapa orang yang ternyata membuka mata kami, bahwa salah satu bisnis di Bandung yang mulai naik daun bahkan hingga merambah ke negeri jiran Malaysia, adalah bisnis "kecil" yang kerap disebut dengan bisnis Mikro. Mungkin orang akan meremehkan si Mikro ini, walaupun ternyata bisnis ini dapat juga mendunia, setidaknya sampai ke negeri jiran tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan bahwa pada akhir pekan, banyak pengusaha dari Malaysia yang datang berkunjung ke Bandung, menginap di hotel-hotel sekitar Gazebo. Mereka melakukan transaksi bisnis langsung di sana, tanpa harus memakai perantara. Hal ini tentu dapat memangkas biaya perantara. Kata narasumber kami, orang-orang Malaysia sudah mulai membicarakan dengan antusias tentang kota Bandung. Sementara, orang-orang kita, sangat antusias membicarakan kota Singa, Singapura. Ironis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan disebutkan bahwa ada cukup banyak anak muda Malaysia yang kuliah kedokteran di Bandung. Bukankah Bandung hanya 1 jam perjalanan dengan pesawat "AA" yang terbang langsung dari sana dengan harga cukup murah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan sepupu saya adalah seorang bankir, jadi pembicaraan menjadi hangat, karena rupanya bank di tempat dia bekerja juga sedang giat-giatnya menyalurkan kredit bagi usaha Mikro. Apa artinya? Artinya siapapun yang mengaku pengusaha Mikro yang "memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku" maka akan dipermudah untuk mendapatkan kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat, beberapa minggu yang lalu, seseorang yang mengaku mahasiswi, bertanya kepada saya ke mana kalau ingin mendapatkan modal usaha, karena dia sangat ingin menjadi pengusaha sambil kuliah. Yah, sayang waktu itu saya tidak tahu jawabannya, sehingga saya hanya menyarankannya untuk coba mengikuti beberapa seminar bagi calon pengusaha yang biasanya sering dilakukan oleh pelaku bisnis yang ingin berbagi, atau memberikan mentoring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya ikut menimpali,"Kalau bisa jangan cuma fokus ke pengusaha Mikro, tapi juga bagi pengusaha MIKRE!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, semua mata melotot ke arah saya dengan wajah penuh tanda tanya,"MIKRE itu apa ya..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jawab,"Usaha MIKRE itu artinya usaha MIKRO-KREATIF!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mata masih memandang lurus ke arah saya,"Istilah dari mana itu pak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu istilah saya, dan baru saja saya temukan di sini.." jawab saya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjelaskan bahwa, kalau kita ingin mengatasi pengangguran yang telah mencapai 10 juta orang, janganlah kita mengandalkan orang lain untuk melakukan investasi ke Indonesia. Itu adalah suatu hal yang mustahil. Yang lebih mungkin adalah melakukan usaha dari kecil (mikro) namun yang KREATIF sehingga mempunyai perbedaan yang NYATA dan UNIK sehingga semua orang akan berlomba menjadi partner usaha dan menanam sebagian modalnya, dan itu tidak harus dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan hanya fokus kepada kata "mikro" yang menjadi kurang greget karena telah telanjur sering diucapkan orang. Tapi, juga digabung dengan kata "KREATIF" sehingga lebih menambah semangat KREATIF bagi orang yang mengucapkannya. Bukankah sebuah kata dapat mempengaruhi tindakan kita, jika sering kita katakan dengan sungguh-sungguh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, anda para calon entrepreneur, apakah sekarang anda ingin memulai menjadi seorang ENTREPRENEUR MIKRO-KREATIF?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-71289001594006911?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/71289001594006911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=71289001594006911' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/71289001594006911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/71289001594006911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/06/entrepreneur-mikre.html' title='Entrepreneur MIKRE!'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5804542720992204859</id><published>2008-05-30T06:29:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T07:25:32.177-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cocok tanam'/><title type='text'>Cita-cita untuk Bercocok Tanam</title><content type='html'>Sahabat saya, Anton, ketika pulang dari kunjungan resminya ke Thailand, tahun 2007, bercerita betapa bagusnya bus antar kota yang dia tunggangi dari Bangkok ke arah utara di sebuah kota pantai. Berikutnya, ketika pulang dari kunjungan tidak resminya ke beberapa negara jiran, Malaysia Timur, Malaysia Barat, dan Thailand selatan, di tahun 2008, dia bercerita betapa istimewanya Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pada kunjungan keduanya ini dia masuk dari Thailand selatan, maka cerita bermula di sana. Betapa makmurnya petani di Thailand! Itulah kesannya ketika saya tanyakan lebih khusus tentang para petani di sana. Mungkin dari pertanian yang pernah disinggahinya itu, dipetik dan diekspor ke negeri kita yang namanya: Durian Bangkok. Bagaimana petani di negeri kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat, di pertengahan tahun 1984, banyak teman-teman saya yang lulus SMA kemudian melanjutkan studi ke sebuah institusi yang secara spesifik berkecimpung di dunia pertanian. Empat atau lima tahun kemudian, teman-teman yang kuliah di sana telah banyak yang lulus. Mereka pun bertebaran di muka bumi. Sebagian besar melamar. Sebagian kecil dilamar. Yang dilamar kebanyakan adalah yang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setahu saya mereka semua melamar pekerjaan, tidak ada yang dilamar oleh pekerjaan. But, who knows! Mungkin setelah membaca tulisan ini mereka akan berbagi cerita--dan itu yang saya tunggu--mereka akan berkata,"Siapa bilang aku melamar kerja, orang banyak tawaran langsung datang kok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagian besar mereka melamar bekerja untuk bercocok tanam. Namun, bercocok tanam yang satu ini hanya menghasilkan bunga, tapi tidak menghasilkan daun dan tidak menghasilkan buah. Sebagian besar mereka bercocok tanam di bank-bank swasta dan bank pemerintah. Ada juga sih yang bekerja menjadi PNS dengan bidang yang sesuai: Pertanian, Peternakan atau Perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam, ketika saya menjadi narasumber untuk sebuah acara talkshow di RRI programa 3 Nasional, mau tidak mau, saya dengan sangat terpaksa sekali harus bicara tentang pertanian, padahal temanya adalah Kritik yang Sopan dan Santun. Mengapa bicara pertanian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena permasalahan yang menjadi tantangan kita akhir-akhir ini adalah meroketnya harga bahan bakar minyak bumi. Nah, karena kita adalah Net-Importer, maka kita harus membayar lebih mahal untuk membeli. Beda dengan Venezuela, karena mereka adalah Net-Exporter, maka mereka (rakyatnya) menikmati harga bensin yang satu liternya hanya ratusan rupiah saja! Artinya, karena negara sudah untung dari hasil ekpor minyak bumi, maka tidak ragu-ragu untuk memberikan subsidi atau bagi benefit kepada rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pertanyaannya adalah,"Bagaimana agar negeri ini dapat menjadi Net-exporter?"&lt;br /&gt;Jawabnya, menurut saya,"Galang masyarakat untuk bercocok tanam! Khususnya Singkong dan pohon Jarak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tanaman tadi dapat menjadi sumber bahan bakar yang kalau surplus, dapat kita ekspor. Kalau saja para  teman saya yang pandai bercocok tanam tadi mulai teringat untuk kembali terjun ke bidang ini, dan dapat menggalang ratusan juta petani dan masyarakat untuk menanam singkong dan pohon jarak, maka dalam waktu dekat, pasti negeri kita ini dapat menjadi net-exporter bahan bakar (tidak harus minyak bumi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya prospek untuk kembali bercocok tanam adalah sangat baik, apalagi jika digabungkan dengan kreativitas yang tiada batas. Menciptakan banyak alternatif bahan bakar, dan tidak lupa mendaftarkan patennya, sehingga tidak keduluan oleh negeri jiran. Semoga saja ongkos daftar paten dapat diturunkan dan waktu proses paten dapat dipercepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memandang Visi dan Prospek yang sangat cerah dalam bidang ini, anda MAU?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5804542720992204859?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5804542720992204859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5804542720992204859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5804542720992204859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5804542720992204859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/cita-cita-untuk-bercocok-tanam.html' title='Cita-cita untuk Bercocok Tanam'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3192246456577616416</id><published>2008-05-29T09:56:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T10:47:03.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karung'/><title type='text'>BELI CITA-CITA DALAM KARUNG</title><content type='html'>Seorang klien wanita berinisial R yang berasal dari Bandung mengirimkan SMS bahwa dia yang nyaris lulus SMU, telah mendaftar untuk kuliah dalam 4 kemungkinan bidang studi. Pertama, Biologi; kedua, Psikologi; ketiga Ilmu Komunikasi; keempat Teknik Informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanyakan kepadanya mengapa memilih itu, dia menyatakan bahwa dia juga bingung, kenapa akhirnya empat pilihan tadi yang dia tuju. Dia hanya menegaskan, bahwa dia ingin segera bekerja untuk meringankan beban orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya itu adalah niatan yang mulia. Sangat Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja niat tersebut akan menjadi tidak mudah jika kita memilih sesuatu yang kita sendiri tidak tahu apakah kita suka atau tidak dengan bidang tersebut. Tidak mudah karena kita tidak bersemangat untuk mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih memrihatinkan, dari keempatnya, dia mengakui tidak jelas nantinya "prospeknya" seperti apa. Dalam arti nantinya menjadi apa, bekerja apa, seperti apa tantangannya. Ini yang saya umpamakan seperti "Beli Cita-cita dalam Karung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah dalam hidup selalu ada pilihan? Bukankah dalam memilih selalu harus ada pertimbangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pertimbangan bakat yang merupakan Kombinasi Kecerdasan, juga penting kita pahami adalah minat kita. Lebih konotatif lagi jika kita katakan sebagai 'hasrat.' Hasrat atau keinginan yang menggebu ini yang harus kita manfaatkan dalam rangka mencapai cita-cita. Seharusnya hasrat ini yang akan membantu kita mendorong gerobak penuh muatan "potensi dan bakat" ke arah tujuan atau cita-cita. Selanjutnya, untuk mempermudah, bakat kita itulah yang kita pakai, sehingga usaha kita tidak harus sekeras orang yang tanpa bakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawasan kita pada saat memilih jurusan atau bidang atau bidang studi adalah sangat penting. Semakin luas, semakin baik. Dalam pembahasan kita saat ini adalah Psikologi, Biologi dan Komunikasi dan Informatika. Apa kerja para Psikolog? Apa kerja ahli Biologi? Apa kerja ahli Informatika? Apa kerja sarjana Komunikasi?  Bagaimana jejak karirnya? Tentunya dalam hal ini membutuhkan proses membuka wawasan dengan membaca buku/majalah/tabloid, berdiskusi, ikut seminar, menonton program TV yang bernas (penuh berisi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, lapangan kerja adalah sebuah tantangan yang harus dicoba untuk dimasuki. Dengan persaingan yang sengit. Namun, jika semua orang berpikir untuk "melamar," maka permasalahan tingkat pengangguran yang tinggi tidak akan terpecahkan. Namun, jika kita dapat mengubah posisi kita masing-masing sehingga "dilamar," maka itu adalah pilihan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk "dilamar," kita harus yakin bahwa kita mempunyai suatu kelebihan atau perbedaan. Jika kita sering membuat perbedaan demi perbedaan, maka tanpa terasa kita sudah menjadi orang yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, selain pentingnya berwawasan luas serta mendalam untuk bidang yang kita sangat sukai--sehingga tidak ada lagi karung sebagai selubung--, berpikir kreatif adalah kunci dari pengangguran di negeri ini. Ambil contoh: orang-orang di Jepang adalah termasuk yang paling kreatif. Mereka banyak menciptakan suatu yang baru, termasuk istilah-istilah baru. Mereka tidak menunggu datangnya investor. Mereka sendiri lah yang melakukan investasi. Semakin lama semakin besar, dan tentunya dengan perbedaan yang mereka miliki, mereka lah yang kemudian dilamar oleh para pemodal, sehingga posisi tawar menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, anda ingin melamar atau dilamar?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3192246456577616416?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3192246456577616416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3192246456577616416' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3192246456577616416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3192246456577616416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/beli-cita-cita-dalam-karung.html' title='BELI CITA-CITA DALAM KARUNG'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2633170702079920939</id><published>2008-05-27T08:16:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T09:11:03.078-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontrak'/><title type='text'>CITA-CITA DAN KONTRAK</title><content type='html'>Kamus Istilah Proyek tidak laku. Maksud saya, pada awal tahun 2000, ketika drafnya pertama kali saya ajukan ke sebuah penerbit di jalan Salemba, Jakarta, ternyata hanya dalam waktu 7 hari sudah ditolak. Kenapa ke penerbit itu? Mungkin karena saya cinta banget dengan almamater saya. Setidaknya dari tahun 1984 hingga 1987 (sebelum hijrah ke Depok), setiap ke kampus pasti lewat depan penerbit itu. Itulah titik awal perkenalan saya dengan sebuah penerbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, saya ajukan ke sebuah penerbit di kawasan Rawamangun. Kali ini proses pengkajian dari sisi marketing dan lain-lain lebih lama. Setelah menunggu satu bulan, baru ada keputusan. Ditolak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cooling down (tarik nafas panjang dan dalam) beberapa minggu, saya memberanikan diri maju ke penerbit yang lebih besar. Sebuah grup yang sudah mapan sebagai penerbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama saya menunggu, sebulan, dua bulan, ... hingga enam bulan. Saat itu, oleh salah satu editornya dikatakan,"Menurut bagian marketing sih OK."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian, ketika saya tanyakan lagi, masih OK juga, tapi entah kapan akan terbit.&lt;br /&gt;Barulah, setelah kira-kira 6 bulan sejak pertama kali dibilang "OK," datang kabar, bahwa penerbit ini meminta saya mengirimkan softcopy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rasa girang, tapi ada juga rasa waspada! Apakah saya dapat memercayakan disket saya yang berisi data hasil kerja saya selama beberapa tahun dalam bentuk rangkuman istilah ini kepada pihak yang belum saya kenal? Bagaimana jika nanti isinya diklaim oleh mereka? Ada dilema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah saya renungkan, dan karena saat itu saya bercita-cita untuk menerbitkannya pada saat saya berumur 35 tahun, dan saat itu saya sudah nyaris berumur segitu, berarti saya harus maju terus dengan segala risiko. Akhirnya, saya datang sendiri, menyerahkan disket dan meminta tanda terima. Tanda terima ini sangat penting, nama judulnya pun harus tepat, demikian juga dengan nama saya sebagai pihak yang menyerahkan disket. Yang jelas, belum ada kontrak apapun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali (baca: beberapa minggu) kontak dengan sang editor, akhirnya dia berkata bahwa buku sudah siap untuk dicetak, dan kontrak sudah siap untuk ditandatangani. Akhirnya, kira-kira kurang dua minggu sebelum terbit, saya menandatangani kontrak itu, dengan segala keawaman saya tentang kontrak perbukuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, seorang penulis sepantasnya menerbitkan bukunya. Seorang penulis pasti ingin hasil karyanya terabadikan dan kalau memungkinkan dapat meng-inspirasi banyak orang. Demikian juga dengan seorang penyanyi, sudah sepantasnya untuk merilis sebuah album serta album-album selanjutnya. Namun, untuk itu ada tantangan berupa persyaratan sebelum semuanya dapat direalisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kancah musik, saya terkagum dengan sikap seorang TIA (lulusan AFI) yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi sebuah kontrak. Walaupun, itu berarti dia harus menunggu selama 3 tahun untuk menyelesaikan kontrak. Begitu selesai batas kontraknya, dia bebas untuk menjalin hubungan dengan produser musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pada bulan April 2008, TIA merilis album "solo"-nya yang pertama. Saya tulis "solo" dalam tanda petik karena dia juga tampil berduet dengan seorang pengarang lagu yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak heran bahwa banyak produser atau label ingin mengandeng TIA untuk merekam lagu. Setidaknya, ada dua hal besar yang positif dari seorang TIA. Pertama, banyak orang mengakui betapa hebat bakat menyanyi yang dia miliki. Kedua, dia telah membuktikan bahwa dia sangat komit dengan kontrak yang ditandatangani, tanpa mengeluh. Hal ini pasti membuat pihak label yakin bahwa ia pun akan komit jika menjalin kontrak dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, dalam rangka mencapai cita-cita, kita akan dihadapkan pada situasi "harus menandatangani kontrak." Pengetahuan kita akan kebiasaan isi kontrak adalah sangat penting. Tentunya di sini, kehadiran seorang Mentor yang telah mengenyam asam-garam kontrak dengan pihak-pihak yang menjadi rekanan atau produser adalah sangat penting. Seorang Mentor akan senang menjelaskan apa-apa yang penting dan apa-apa yang harus dihindari dalam kontrak yang sedang diajukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, walaupun kita sudah memiliki Mentor, tetap berhati-hati dan cerdas dalam menyikapi sebuah kontrak adalah suatu keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika dihadapkan dengan kontrak semacam itu, Anda siap?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2633170702079920939?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2633170702079920939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2633170702079920939' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2633170702079920939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2633170702079920939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/cita-cita-dan-kontrak.html' title='CITA-CITA DAN KONTRAK'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-4304298508751924068</id><published>2008-05-26T00:36:00.000-07:00</published><updated>2008-05-26T00:44:28.477-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penemuan diri'/><title type='text'>PENEMUAN DIRI DAN CITA-CITA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;"Apakah aku masih berguna bagi orang lain?"&lt;br /&gt;"Apa sih yang aku punya sehingga aku dapat membantu orang lain?"&lt;br /&gt;"Siapa aku dan mengapa aku begini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pertanyaan di atas cukup sering ditanyakan oleh para remaja. Bagi anda orang dewasa yang telah "berhasil" melalui masa remaja, mungkin anda pernah mengajukan satu atau beberapa pertanyaan yang mirip dengan yang di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang klien di Bandung sempat bertanya,"Kak, apa betul posisi sangat menentukan prestasi?"&lt;br /&gt;Dia bertanya demikian karena dirinya merasa sebagai seorang siswa yang dikelilingi oleh beberapa orang teman yang hobinya bercanda dan tidak pernah serius dalam belajar, sehingga nilai rapornya menjadi tidak optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jawab,"Coba berikan kepada teman-temanmu TUJUAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mempunyai tujuan, pasti akan mempunyai semangat yang berbeda dengan orang yang sama sekali tidak punya tujuan. Walaupun tujuan dapat untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain, yang penting ada tujuan, maka semangat akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang keponakan (jauh) ketika ditanya cita-citanya, dia katakan dia ingin menjadi dokter. Saat ini dia hampir lulus SMP (sedang melaksanakan ujian akhir sekolah sambil menunggu hasil Ujian Nasional). Ibunya menimpali,"Ah..mungkin karena dia melihat kakeknya sedang sakit dan di-opname, makanya dia jawab seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, mungkin si anak memang ingin membantu sang kakek, dan orang-orang lain yang sedang sakit, walaupun sekarang tidak banyak yang dapat dia lakukan. Atau, boleh jadi dia juga ingin mencapai sesuatu untuk dirinya sendiri, bahwa jika menjadi dokter maka akan mendapatkan penghasilan yang lumayan. Atau, boleh jadi kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, 3 pertanyaan di atas, akan lebih baik jika diubah menjadi:&lt;br /&gt;"Bagaimana supaya saya dapat membantu orang lain?"&lt;br /&gt;Tentunya, karena pada pertanyaan yang terakhir ini telah tersirat adanya perumusan langkah dan tindakan, jauh lebih maju daripada sekadar "mengapa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat berpuluh tahun lalu, di tahun 1980, ketika saya duduk di kelas 2 SMP (sekarang istilahnya kelas 8). Ya, pertanyaan saya kepada diri saya sendiri adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah aku masih berguna bagi orang lain? Kalau prestasiku turun terus, mau jadi apa aku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang memicu diri saya mengajukan pertanyaan itu?&lt;br /&gt;Waktu itu sebagai remaja, tentu sama dengan teman-teman yang lain, dan sesuai dengan teori psikologi yang umum, sedang mencari jati diri. Namun, ada suatu hal yang mengganggu pikiran saya. Nilai rapor saya dari semester ke semester semakin turun. Saya sedih melihat grafik nilai saya yang menurun. Semester 1 (kelas 1) jumlah nilai saya 74 (dari 10 pelajaran), semester 2 mendapat nilai 73, dan di semester 3 (kelas 2) mendapat nilai 72. Ah, mau jadi apa saya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AKU HARUS BERUBAH!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu yang ada di dalam benak saya. Kalau saya tidak berubah, maka "saya tidak akan jadi apa-apa." Tapi, saya tidak tahu banyak tentang diri saya, kecuali bahwa ketika lulus SD, ibu saya mendaftarkan saya untuk mengikuti Psikotest di sebuah lembaga psikologi terkenal. Bagaimana hasilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, kalau saya membaca angka dan kode-kode penuh rahasia di lembar yang ada, saya jadi tambah bingung. Hanya saja, ibu saya mengatakan,"Nilai kamu nggak jelek kok." Saya hanya sempat membaca atau mendengar bahwa nilai IQ yang rata-rata adalah 100. Artinya kalau sudah mencapai 100 + alhamdulillah, berarti sudah di atas rata-rata. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan bekal 100 + alhamdulillah tadi, saya berusaha berubah. Mencari cara untuk mempelajari Sejarah yang bikin mabuk dengan angka-angka tahun dan tanggal, belajar matematika dengan latihan soal, karena tanpa latihan soal nggak akan bisa menjawab soal saat ujian. Menghafalkan Biologi yang memang harus dihafalkan. Saya jadi ingat ada istilah "anabaena azolae" atau semacam itu lah yang sering diplesetkan oleh teman-teman menjadi "anabaena Ajilae."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, sekali lagi Alhamdulillah, nilai terdongkrak, hanya dalam waktu 1 semester. Saya yang tadinya ada di "papan tengah" tiba-tiba berada di "papan atas" klasemen. Ternyata saya berhasil berubah dan nyaris di semua pelajaran mendapat tambahan 1 angka. Nilai rapor saya di semester 4 adalah 80,5 untuk sepuluh mata pelajaran. Jadi naiknya 8,5 angka. Buat saya, ini fantastis! Never thought it might happened. Itulah momen penemuan diri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, seorang remaja yang sedang penuh dengan pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan, tentang jatidirinya, membutuhkan pemicu untuk bangkit. Untuk menemukan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, orang dewasa yang ada di sekitar para remaja, perlu untuk memantau dan menyemangati mereka para remaja. Yaitu untuk membantu mereka menemukan diri mereka sendiri dan memosisikan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka harus mempunyai tujuan dalam hidup.  Tentunya, hal itu harus diikuti dengan membangun Cita-cita yang SMART, agar lebih cepat mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-4304298508751924068?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/4304298508751924068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=4304298508751924068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4304298508751924068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4304298508751924068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/penemuan-diri-dan-cita-cita.html' title='PENEMUAN DIRI DAN CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-234061638850936095</id><published>2008-05-21T08:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T07:58:32.686-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bola'/><title type='text'>CITA-CITA BAGAIKAN BOLA</title><content type='html'>Pagi ini saya baru saja menyaksikan final kejuaraan Champions Cup Sepakbola Eropa, tahun 2008.  Manchester United berhasil menjadi juara. Chelsea nyaris menjadi juara. Christiano Ronaldo yang gagal mencetak gol dalam adu penalti sempat menangis. John Terry yang juga gagal mencetak gol dalam penalti juga menangis, tapi lebih panjang tangisannya. Christiano Ronaldo terlihat ragu-ragu sebelum menendang bola sehingga bola dapat ditepis, sedangkan Terry terpeleset sehingga arah bola melenceng dari gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua belah pihak menangis, yang satu sedih, yang lainnya gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun, para pemain dari kedua belah pihak, setidaknya telah mencapai salah satu cita-cita mereka, yaitu menjadi pemain profesional di klub sepak bola yang kaya-raya: MU dan  Chelsea. Bukankah setiap pemain sepakbola pro selalu punya keinginan seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka masih muda belia, pasti bercita-cita untuk menjadi pemain yang pro yang tergabung di klub yang elite. Ketika telah bergabung di klub yang elite, mereka bercita-cita untuk menjadi juara dalam setiap kompetisi dan pertandingan liga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tengah bermain, mereka mengejar-ngejar si bola bulat. Ketika telah dekat, bola itu malah ditendang menjauh. Yang menarik, bolanya cuma satu, yang berebut ada 22 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa cita-cita juga seperti bola bulat? Bulat adalah lambang kesempurnaan bentuk geometris ruang. Kalau anda perhatikan, tidak ada sudut dalam sebuah bola bulat. Berbeda dengan kubus, yang memiliki 8 sudut. Berbeda dengan lambang keabadian yaitu piramida yang mempunyai setidaknya 4 atau 5 sudut, tergantung bentuk alasnya. Tapi si bola bulat sungguh sempurna, tanpa sudut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita juga demikian adanya. Dia adalah lambang kesempurnaan dalam hidup seseorang. Seorang yang telah dewasa, biasanya antara usia 35 hingga 40 tahun akan bertanya-tanya pada dirinya sendiri,"Apakah semua cita-citaku telah tercapai?" atau "Mengapa hingga saat ini hidupku belum bermakna?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga seorang yang berusia 55 tahun, yang berkata kepada dirinya sendiri,"Seandainya aku dulu melakukan ini dan itu, mungkin aku dapat mencapai cita-citaku sejak kecil dan hidupku menjadi lebih bermakna."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita adalah sesuatu yang belum tercapai, karena ketika telah tercapai, itu tidak lagi kita anggap sebagai cita-cita, namun sebagai sebuah kenyataan atau realita. Untuk dapat menambah semangat lagi, seseorang yang telah mencapai cita-citanya harus membuat cita-cita baru. Sama seperti bermain sepakbola, ketika telah ada di kaki kita, kita akan menendang ke arah lain, untuk kita kejar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bola juga adalah lambang perjuangan. Untuk mencapai kesempurnaan bentuk, bola kulit haruslah dipompa dengan tenaga yang tidak sedikit. Semakin banyak angin dipompa, semakin keras bola dan semakin sempurna bentuknya. Namun, tidak boleh berlebihan dalam memompa, karena jika berlebihan maka dia ada meledak, sehingga hilanglah kesempurnaan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita pun demikian, adalah lambang perjuangan. Untuk mencapainya, seseorang harus berjuang. Bahkan seorang David Beckham pun harus berjuang. Bahkan seorang Pele pun harus berjuang untuk mencapainya. Namun, tidak perlu berlebihan, tidak perlu curang, karena kecurangan tadi akan merusak kesempurnaannya. Tidak perlu "Tangan Tuhan" untuk mencetak sebuah gol. Sportivitas atau kejujuran harus dijunjung dalam usaha mencapai cita-cita. Walaupun kita membutuhkan pengakuan (recognition) bukan berarti harus memaksakan. Bukankah sesuatu yang kita capai dengan jujur akan lebih berkesan bagi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha mencapai cita-cita adalah drama. Drama yang baik adalah drama yang tidak mudah ditebak, karena itu akan lebih berkesan. Persis seperti usaha kita selama ini yang tidak terlalu mudah ditebak hasilnya. Namun siapa yang lebih fokus dan lebih tenang serta sabar, akan mendapatkan hasil yang gemilang. Anda mau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-234061638850936095?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/234061638850936095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=234061638850936095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/234061638850936095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/234061638850936095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/cita-cita-bagaikan-bola.html' title='CITA-CITA BAGAIKAN BOLA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-7540211159770214415</id><published>2008-05-20T20:29:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T05:57:55.102-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diskusi'/><title type='text'>DISKUSIKAN CITA-CITAMU</title><content type='html'>Saya punya klien yang takut untuk berdiskusi dengan ibunya tentang apapun. Juga tentang cita-citanya. Dia tidak ingin mendapat komentar negatif dari ibunya, sementara ayahnya agak jauh karena dinas di luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga punya klien yang telah berdiskusi dengan orang tuanya. Tapi ada perbedaan pandangan sehingga mereka saling berselisih paham. Orang tuanya mengatakan bahwa cita-citanya membutuhkan biaya yang banyak, yang tidak disanggupi ortunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga punya klien yang ingin jadi Psikolog tapi ortunya ingin dia menjadi polisi, dan dia disuruh untuk mendaftar di Akademi Polisi. Tapi, dia takut tidak diterima, karena takut kalah bersaing dengan para wanita lain se-Indonesia, karena katanya dalam tiap angkatan sangat sedikit yang diterima. Tapi sekali lagi, dia sangat ingin menjadi Psikolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga punya klien yang sangat rajin berdiskusi dengan ibunya, yang sangat dekat dengannya karena dia anak tunggal sedangkan ayahnya sangat sibuk bekerja. Akhirnya dia dapat memasuki fakultas psikologi sebuah universitas ternama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mendapat cerita, bahwa seorang guru pernah mempunyai seorang murid lelaki yang mempunyai lesung pipi, yang selalu duduk di belakang, ngobrol, ketika guru ini sedang mengajar. Ketika ditanyai oleh sang guru, siswa ini tidak bisa menjawab (lha iyalah..). Dia termasuk anak yang minder karena tidak mendapat perhatian dari orang tuanya yang dua-duanya sangat super sibuk sekali! Dia lebih sering mendapat bimbingan dari neneknya, bahkan yang mengambilkan rapor adalah neneknya. Bahkan, neneknya mengatakan kepada gurunya,"Pokoknya kalau ada apa-apa ndak usah hubungi bapak-ibunya, tapi hubungi saya saja."&lt;br /&gt;Tapi, siapa sangka, sekarang ini si anak sudah menjadi seorang penyanyi muda yang digandrungi remaja putri. Dia sedang naik daun sebagai penyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ayah-ibunya tahu sejak dulu bahwa dia ingin menjadi penyanyi?&lt;br /&gt;Saya menduga tidak. Tapi mungkin saja neneknya sudah tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, kenalan saya bercerita bahwa anak perempuannya yang duduk di SMA masih bingung mau meneruskan kuliah di mana. Si anak bingung! Si Bapak juga bingung, tapi karena dia ketemu dengan saya, saya bilang beli buku saya dulu (DreamSMART for Parents), kalau masih bingung coba telepon saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga punya kenalan satu lagi. Dia adalah guru BK di sebuah SMP di Kebayoran Baru. Salah seorang anaknya sudah duduk di SMK, jurusan Tata Boga. Anaknya yang ini lelaki. Si ibu menganjurkan dia masuk ke sana karena dia melihat bakat yang besar si anak dalam hal masak-memasak. Apalagi sekarang dunia kuliner lagi heboh-hebohnya! Pokok-e MAK NYUS! (maaf pak Bondan, saya pinjam istilah anda :-D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara anak lelakinya yang satunya masih SMP, tapi sudah punya cita-cita pingin menjadi ahli MODIF MOTOR. Maksudnya jadi ahli memodifikasi sepeda motor. Mungkin anda ada yang punya sepeda motor yang diubah-ubah bentuk dan penampilannya, berarti anda sudah pernah ke bengkel modif. Si ibu guru ini setuju saja dia menjadi ahli modif motor, apalagi peminat motor sekarang ini sangat banyak, dan modalnya tidak terlalu besar. Begitu tutur bu Guru ini kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oops, ternyata saya masih ada satu contoh lagi.&lt;br /&gt;Saya punya kenalan seorang bapak yang anaknya banyak. Anaknya yang nomor 5 ternyata sejak kelas 2 atau 3 SD sudah punya cita-cita ingin jadi Dokter Gigi. Sang Ayah cukup rajin menanyakan cita-citanya. Sekarang, si anak sudah duduk di kelas 9, hampir lulus. Dan, ternyata cita-citanya tidak berubah. Kok bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa inti dari pembahasan kali ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah bahwa sangat bijaksana jika cita-cita para remaja didiskusikan dengan ortu atau orang dewasa lain yang dapat memberikan bimbingan. Ini bukan saja bicara tentang berapa biaya untuk mencapai cita-cita, tapi juga tentang masa depan mereka. Apa yang menjadi MIMPI mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bukanlah masa depan para orang dewasa yang sudah berumur, tapi yang lebih penting adalah masa depan para remaja Indonesia. Tentunya kita tidak ingin membuat mereka ragu-ragu dalam perjalanan mereka menuju cita-citanya. Yang lebih parah tentunya adalah jika mereka sebenarnya belum mempunyai cita-cita yang jelas dan fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi orang dewasa, bimbinglah para remaja kita.&lt;br /&gt;Bagi para remaja, tanyakan dan diskusikan cita-citamu dengan ortu atau orang dewasa yang paling asyik untuk diajak curhat.&lt;br /&gt;Bagi para orang tua dan orang dewasa lain, pelajari bahasa para remaja kita, karena ini sangat bermanfaat dalam berkomunikasi dengan mereka gitu loch. Secara ni jaman dah laen, bukan jadul gitu loch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mari ajak para remaja berdiskusi  tentang cita-cita mereka!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-7540211159770214415?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/7540211159770214415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=7540211159770214415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7540211159770214415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/7540211159770214415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/diskusikan-cita-citamu.html' title='DISKUSIKAN CITA-CITAMU'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2910148991849717027</id><published>2008-05-20T02:20:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T20:29:31.416-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><title type='text'>CALON DOKTER</title><content type='html'>Tanggal 19 Mei 2008, saya mendapat SMS dari BANI yang tinggal di Bandung (HP 0857 2208 3xxx)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bani:&lt;br /&gt;Maaf kak, saya Bani, anak kelas 2 SMA di Bandung. Baru sekarang saya baca buku kakak. Bukunya saya suka. Apa kakak sudah mengeluarkan buku yang baru lagi?&lt;br /&gt;Apa lewat no ini saya bisa konsultasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Aji:&lt;br /&gt;Dik Bani, silakan kalau mau nanya-nanya.&lt;br /&gt;Buku saya yang terakhir terbit adalah DreamSMART for Parents (Elex Media Komputindo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bani:&lt;br /&gt;Kak, saya punya planning setelah lulus SMA ingin meneruskan ke fakultas kedokteran. Tapi melihat nilai-nilai akademis IPA saya, saya selalu pesimis, karena nilai-nilainya selalu pas-pasan. Tapi saya kembali semangat karena nilai biologi saya selalu 9 dan ortu pun sudah mendukung sepenuhnya agar saya masuk kedokteran. Tapi tetap saja rasa pesimis itu ada.&lt;br /&gt;Bagaimana cara menghilangkan rasa pesimis itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Aji:&lt;br /&gt;Boleh tahu nilai kimia kamu?&lt;br /&gt;Trus, apa KEHEBATAN kamu yang lain, menurut kamu, menurut teman-temanmu dan menurut ortu?&lt;br /&gt;Trus, kalau kamu bisa mengubah dunia, dalam bidang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bani:&lt;br /&gt;Nilai kimia Bani 7. Bani gak pernah tahu kelebihan yang lain. Bani gak bisa mengubah dunia lain dalam bidang apapun, coz meskipun Bani suka badminton, itu hanya sekadar hobi saja.&lt;br /&gt;Dengan melihat nilai Bani yang seperti itu, ortu juga sempat bilang,"Kalau gak bisa, gak usah dipaksakan, ntar pusing di Bani juga."&lt;br /&gt;Tapi Bani gak kepikiran untuk berpaling dari dunia kedokteran, coz dari kecil Bani senang banget main dokter-dokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Aji:&lt;br /&gt;OK, dokter spesialis apa? Siapa dokter idolamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bani:&lt;br /&gt;Pinginnya dokter anak aja.&lt;br /&gt;Bani gak terlalu tahu tentang profil seorang dokter, tapi Bani suka sama TOMPI. Biarpun dia sibuk sebagai penyanyi tapi bisa meraih gelar dokter juga.&lt;br /&gt;Menurut Kakak sekarang Bani harus bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Aji:&lt;br /&gt;Tetap jaga nilai Biologimu. Naikkan nilai Kimiamu.&lt;br /&gt;Ikut Bimbel yang spesifik untuk masuk kedokteran kalau ada.&lt;br /&gt;Buat DREAM STATEMENT di kertas yang besar, A3, taruh di tempat yang sering kamu lihat.&lt;br /&gt;Katakan dengan nyaring,"AKU BISA JADI DOKTER HEBAT!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good luck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikit "perbincangan" saya dengan seorang calon dokter, yang sejak kecil punya hasrat yang kuat untuk jadi dokter.&lt;br /&gt;InsyaALLAH dia akan bisa menjadi dokter anak yang hebat, kalau FOKUS, karena dia sudah punya dua hal: HASRAT dan BAKAT dalam bidang BIOLOGI. Ilmu kimianya harus ditingkatkan dengan kerja keras, dan itu mungkin dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai SMS-an dengan Bani, saya jadi ingin tahu lebih banyak tentang sosok TOMPI yang disebutkan dalam SMS. Saya pun menghubungi NARASUMBER saya melalui SMS. Dia menjawab bahwa TOMPI adalah lulusan kedokteran UI, yang penyanyi dan pernah menjadi sukarelawan untuk melakukan sunatan massal dalam sebuah event (Trims buat NISA, sang calon penyiar yang tahu banyak tentang selebritis, dia sekarang duduk di kelas 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sekarang fenomenanya ada beberapa lulusan dokter yang menjadi bagian dari dunia entertainment, masih banyak yang ingin menjadi dokter yang berkarir sebagai dokter, dan Indonesia masih membutuhkan banyak dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak tantangan bagi dokter-dokter Indonesia. Kita belum punya obat untuk penyakit Demam Berdarah dan beberapa penyakit lain. Seandainya para dokter muda berjuang untuk mendapatkan solusinya, dalam waktu yang tidak lama seharusnya obatnya dapat ditemukan. Karena saya yakin setiap penyakit ada obatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga ingin jadi DOKTER?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2910148991849717027?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2910148991849717027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2910148991849717027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2910148991849717027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2910148991849717027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/calon-dokter.html' title='CALON DOKTER'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1911265551204464087</id><published>2008-05-18T22:20:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T02:19:37.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='siswa SMA'/><title type='text'>3 SMA Belum Punya Cita-Cita</title><content type='html'>Tadi pagi (18 Mei 2008) saya berjumpa dengan seorang pengusaha/pengelola bimbingan belajar yang mempunyai motto: "Target Kami Universitas Indonesia." Nama beliau adalah Mas Deddy. Dia ingin mengajak saya untuk menjadi narasumber bagi para orang tua calon siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bicara sana-sini tentang masalah pendidikan anak dan remaja. Pada suatu titik, dia berkata,"Kemarin, waktu saya di Kampung Melayu, saya tanyakan kepada murid-murid kelas 12 di sana, mau masuk jurusan dan fakultas apa. Ternyata, sebagian besar menggeleng-geleng kepala." Dia melanjutkan lagi dengan mimik yang serius dan tidak percaya,"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lho&lt;/span&gt;, padahal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;khan&lt;/span&gt; ujian saringan masuk universitas negeri cuma 3 minggu lagi." Kemudian dia geleng-geleng juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga geleng-geleng! Kemudian saya timpali,"Yah, itulah tantangannya Mas Deddy."&lt;br /&gt;Mengapa bisa terjadi seperti itu? Mengapa sudah hampir ujian saringan masuk tapi belum mempunyai pilihan yang mantab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya gampang, saya yakin mereka belum membaca &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DreamSMART&lt;/span&gt; for Teens, dan saya juga yakin orang tua mereka belum membaca &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DreamSMART&lt;/span&gt; for Parents. Yang lebih pasti, orang tua dan siswa-siswa itu belum berdiskusi dengan sungguh-sungguh dalam memandang masa depan si siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengingatkan saya pada kejadian yang saya alami beberapa puluh tahun lalu, tepatnya bulan Desember 1983. Sekolah (SMA) kami mengadakan psikotest bagi seluruh siswa. Waktu itu sebelum mengikuti test, kami disuruh mengisi formulir yang antara lain harus mengisi pilihan jurusan kuliah yang diminati. Saya ingat, untuk pilihan pertama, saya menulis TEKNIK MESIN, pilihan kedua FISIKA, pilihan ketiga FAKULTAS EKONOMI. Waktu itu saya sangat berharap, para penguji, pak dan bu psikolog akan dapat memberitahu kepada saya, selain yang saya tulis tadi, jurusan apa yang cocok buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, awal tahun berikutnya, masing-masing siswa mendapatkan jawabannya. Selain dicantumkan berapa IQ kami, juga dicantumkan jurusan yang cocok buat kami masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban lembaga itu, bahwa saya cocok untuk masuk: jurusan TEKNIK MESIN, jurusan FISIKA dan jurusan EKONOMI! Lha, kok sama saja dengan yang saya tulis? "Kalau cuma begini kesimpulannya, saya juga bisa!" kata saya dengan jengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahun-tahun kemudian saya baru menyadari betapa sangat terlambatnya saya, untuk memikirkan masa depan saya. Umur 18 tahun baru mulai mikir. Seharusnya ketika saya SMP sudah harus ada yang memandu, memberitahu profesi dan hal-hal apa yang menarik untuk dijadikan masa depan. Bukan hanya itu, harus ada sesuatu yang membuat hasrat seseorang begitu menggebu-gebu! Seharusnya dari dulu saya harus dihadapkan pada pertanyaan,"Kalau kamu ingin mengubah dunia, kamu pilih bidang apa?" Sayangnya tidak ada yang bertanya begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah masalah wawasan. Wawasan adalah tanggung jawab kita semua, sebagai orang tua dan sebagai generasi muda. Tapi maaf, harus saya katakan di sini, wawasan kita masing-masing mungkin sangat terbatas, sehingga tidak banyak juga yang dapat kita ceritakan. Namun dengan bekerja sama dengan orang-orang yang kompeten dan menekuni suatu bidang tertentu seharusnya penambahan wawasan dapat dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu tidak ingin membuang biaya, tenaga dan waktu, jika siswa-siswa tadi ternyata tidak cocok di suatu jurusan. Biaya pendidikan tinggi sekarang sangat mahal. Bagi yang pandai dan pintar serta kebetulan kurang mampu, maka dia harus berjuang untuk mendapatkan beasiswa yang jatahnya paling hanya 2 atau 3 persen dari seluruh mahasiswa baru. Jika tidak, maka harus menyiapkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung jurusan, fakultas dan institusi pendidikannya. Bukankah semakin efisien biaya, tenaga dan waktu, adalah semakin baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang tua dan para siswa, marilah kita tingkatkan wawasan dengan cara membaca buku, berselancar di internet secara positif, dan bertanya kepada orang yang kita anggap dapat menjawab pertanyaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada paragraf terakhir ini, izinkan saya meminta maaf kepada para psikolog karena ada sedikit hujatan kepada mereka. Tanggapan anda adalah kritikan yang membangun bagi saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1911265551204464087?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1911265551204464087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1911265551204464087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1911265551204464087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1911265551204464087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/3-sma-belum-punya-cita-cita.html' title='3 SMA Belum Punya Cita-Cita'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2534807979669896760</id><published>2008-05-17T05:01:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T22:18:13.112-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penulis dan emosi'/><title type='text'>PENULIS YANG BEREMOSI</title><content type='html'>"Kak, aku mau jadi Penulis," demikian sebuah SMS masuk dari sebuah kota kecil di Sumatra Barat. "Kak, aku kirim draft tulisanku ya, tolong dikomentari, trus yang cocok dengan tulisanku ini penerbit mana?", demikian sebuah SMS dari klien yang lain di Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bahkan, SMS yang pertama kali saya terima terkait dengan terbitnya buku saya yang berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DreamSMART for Teens&lt;/span&gt;, adalah dari seorang remaja yang ingin menjadi Penulis. Dia bernama AINUN, kelas 9, dari kota Cilacap, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, rupanya banyak sekali remaja yang ingin menjadi seorang penulis. Bukan hanya mereka, beberapa orang dewasa pun ingin menjadi penulis. Ini terlihat dari sebuah milis yang menampung para penulis dan calon penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 16 Mei 2008, saya mengikuti acara launching sebuah buku yang hebat dari seorang penulis yang hebat, dan diterbitkan oleh penebit yang hebat. Ada sebuah kesimpulan yang menarik, bahwa dengan suatu sentuhan, ada banyak orang yang tergugah oleh tulisan di buku itu. Sentuhan itu, mungkin belum banyak diketahui oleh para calon penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhan yang saya maksud adalah: EMOSI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa buku hebat yang pernah saya baca, ternyata memang EMOSI menjadi peran yang sangat penting apakah pembaca akan menjadi tertarik, terpicu dan tergugah oleh tulisan. Suatu tulisan yang tanpa EMOSI menjadi terlalu kering, cepat membosankan, karena tidak dapat melibatkan bagian penting dari kecerdasan kita. Yaitu kecerdasan yang paling mudah untuk dipicu, digugah dan bahkan "dibakar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebuah buku impor, terjemahan, ada yang berjudul "Menulislah dengan Emosi." Sayang saya lupa di mana buku itu kini, sehingga saya tidak tahu siapa penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya menjadi seorang penulis buku, beberapa orang teman pernah meminta tolong kepada saya untuk menuliskan bukunya. Anggaplah ini menjadi proyek buat saya. Dalam istilah umum, saya akan disebut sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ghost Writer&lt;/span&gt;, karena nama saya nantinya tidak akan tercetak dalam buku itu sebagai pengarang, tetapi nama orang yang memberi materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi kemudian?&lt;br /&gt;Setelah saya mencoba membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;outline&lt;/span&gt; dan beberapa paragraf pembuka,  saya terhenti. Keesokan harinya saya mencoba lagi, beberapa baris, namun tidak lama kemudian terhenti lagi. Mengapa demikian? Mengapa ide yang seharusnya sudah ada tapi tidak juga dapat mengalir seperti yang saya harapkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan saya baru menyadari bahwa saya tidak mendapatkan EMOSI yang biasanya saya dapatkan ketika menulis untuk diri saya sendiri. Saya tidak dapat merasakan apapun, sebagaimana yang mungkin dirasakan oleh teman saya yang mempunyai ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan saya, sejak saat saya menyadari betapa pentingnya untuk melibatkan Emosi dalam sebuah tulisan untuk memotivasi pembaca, maka saya tidak lagi ingin menjadi Ghost Writer bagi siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang ingin cepat menjadi penulis yang hebat, menurut saya, anda harus melibatkan setiap segi Emosi anda dalam tulisan itu. Tumpahkanlah emosi anda, dari yang paling kecil hingga Emosi yang paling besar, dari kebencian jika ada, hingga syukur dan cinta jika memang itu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menulis.&lt;br /&gt;Selamat berkarya.&lt;br /&gt;Selamat berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2534807979669896760?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2534807979669896760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2534807979669896760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2534807979669896760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2534807979669896760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/penulis-yang-beremosi.html' title='PENULIS YANG BEREMOSI'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-4557687133278779397</id><published>2008-05-16T08:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T05:01:11.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arsitek'/><title type='text'>SMP Tak Tahu Arsitek?</title><content type='html'>Suatu siang, di seputaran Blok-M, Jakarta, beberapa hari yang lalu, saya berjumpa dengan tiga orang siswa sebuah SMP. Seperti biasa, saya akan berusaha untuk mencari tahu, apakah anak-anak muda kita ini telah mempunyai cita-cita atau belum. Ini adalah survei kecil saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga anak ini, satu orang kelas 8, dan dua orang kelas 7. Ketika saya tanya apa cita-cita masing-masing, yang kelas 7 mengatakan bahwa cita-citanya adalah  "menjadi pemadam kebakaran," dan satunya ingin menjadi "Menteri Sekretaris Negara." Wow, mulia sekali. Sedangkan yang kelas 8 yang berumur 13 tahun berkata bahwa ia ingin menjadi "Arsitek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya penasaran dengan yang terakhir ini, saya langsung bertanya,"Kamu tahu, kerjanya arsitek itu apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak menggeleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kaget dan terpesona dengan keadaan yang ada, bahwa dia tidak tahu apa yang dia katakan, saya langsung bilang,"Arsitek itu kerjanya menggambar, untuk membangun rumah."&lt;br /&gt;Si anak mengangguk-angguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temannya menimpali,"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Elu&lt;/span&gt; bisa nggambar?"&lt;br /&gt;Dia menggangguk-angguk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow, luar biasa!&lt;br /&gt;Saya kaget, karena saya tidak menyangka bahwa si anak yang sudah SMP dan ada di Jakarta, ternyata tidak mengetahui apa itu "Arsitek," dalam artian pekerjaan dan kecakapan khusus yang harus dimiliki untuk menjadi "Arsitek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arsitek adalah sebutan bagi seorang sarjana teknik yang mempunyai keahlian untuk merancang sebuah bangunan atau beberapa bangunan dalam satu komplek. Rancangan yang dibuat harus estetis, indah namun harus dapat melakukan fungsi-fungsi bagi para penghuninya. Kecakapan yang harus dimiliki adalah keahlian menggambar baik teknis maupun seni. Teknis berarti menggambar proyeksi, termasuk hitungannya. Seni berarti harus mempunyai citra yang indah warna-warni, dan jika mungkin, belum pernah ada bangun yang serupa itu (kreativitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ini adalah masalah wawasan. Tentunya bukan hanya wawasan si anak, tapi juga para orang dewasa di sekitarnya, yang mungkin belum sempat menjelaskan serba-serbi tentang profesi. Adalah tanggung-jawab orang tua di rumah, guru di sekolah, khususnya para guru BK (Bimbingan dan Konseling) untuk menjelaskan. Di sekolah, jika tidak semua profesi dapat dijelaskan oleh guru BK, maka sekolah seharusnya mengundang salah satu orang tua yang kira-kira paham tentang profesi tadi yang diminta untuk menjadi narasumber bagi para siswa. Anggaplah sebagai forum seminar rutin sebulan sekali, membahas pengenalan profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang dari penampilan ketiga orang siswa tadi, tampak bahwa mereka adalah dari keluarga yang sederhana, bukan dari keluarga menengah ke atas. Jadi mungkin saja ada kendala dalam hal wawasan dari orang tua mereka. Sayangnya, tidak semua orang tua menyadari bahwa wawasan mereka kurang luas. Atau, ada yang menyadari  namun tidak mempunyai alternatif lain, karena tidak dapat mengusahakan kepustakaan, bacaan bagi anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan perpustakaan sekolah? Apakah cukup lengkap? Kalau sudah lengkap, apakah banyak siswa yang rajin datang ke sana? Kalau siswa tidak rajin ke perpustakaan, apakah para guru telah menganjurkan? Jika mereka telah menganjurkan, mengapa siswa tetap tidak mau sering pergi ke perpustakaan? Tertarik kegiatan lain seperti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;online game&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, buku sebagai wahana ilmu untuk sampai kepada manusia di sekitarnya tidak mudah, dan tidak "memaksa." Buku memang sulit untuk memaksa orang untuk mengambil, dan mulai membuka halaman demi halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, wahana layar kaca sebenarnya mempunyai kekuatan yang lebih besar untuk "memaksa" orang untuk menonton. Itulah sebabnya banyak anak kecil yang hafal &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;jingle&lt;/span&gt; lagu iklan berbagai merek. Jadi, seharusnya televisi menjadi wahana untuk menyampaikan pesan-pesan sederhana tentang profesi ini. Sayangnya, bagian itu tidak menarik perhatian para pemasang iklan. Itu karena &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;rating&lt;/span&gt;nya rendah. Karena &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;rating&lt;/span&gt; rendah, maka iklan sedikit. Karena iklan sedikit, maka tidak lagi ditayangkan. Sayang sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sekilas gambaran atau potret kehidupan para remaja, generasi muda kita, di salah satu sudut kota metropolitan seperti di atas tadi, apakah kita tergugah untuk melakukan sesuatu? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ertindak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sekarang juga&lt;/span&gt;?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-4557687133278779397?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/4557687133278779397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=4557687133278779397' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4557687133278779397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/4557687133278779397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/smp-tak-tahu-arsitek.html' title='SMP Tak Tahu Arsitek?'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1471810084919407405</id><published>2008-05-14T11:40:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T11:40:01.338-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mentor andal'/><title type='text'>CITA-CITA DAN MENTOR YANG ANDAL</title><content type='html'>Dalam beberapa hari ini, kita masih akan menonton kabar tentang Piala &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Thomas&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Uber&lt;/span&gt;. Indonesia sebagai tuan rumah mempunyai peluang yang cukup besar untuk menjadi juara.&lt;br /&gt;Indonesia memang boleh bangga dengan prestasi Bulutangkisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah semua potensi calon juara dari daerah telah terserap dengan merata? Saya yakin, sangat banyak anak-anak di luar Jakarta, dan juga di luar Jawa, yang bercita-cita menjadi pemain bulutangkis dan ingin menjadi juara dunia atau olimpiade. Siapa sih yang tidak ingin menjadi orang seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rudy Hartono&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susi Susanty&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di harian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; pada hari ini (14 Mei 2008) diberitakan perjuangan anak-anak daerah untuk menjadi pemain nasional. Di beberapa kota besar, ada beberapa perusahaan yang bersedia menjadi sponsor untuk penyelenggaraan pelatihan daerah. Tapi apa sudah cukup? Belum!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan para pembina di sana, mereka tidak mengetahui dengan pasti apakah program latihan mereka telah sesuai dengan standar nasional Indonesia atau belum. Para pelatihnya pun boleh dibilang belum ada yang mempunyai trek rekor di tingkat nasional, apalagi internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih adalah mentor. Mentor yang baik, adalah yang dapat menjadi guru, menjadi teman, menjadi kakak, dan menjadi keluarga. Namun, Mentor harus juga mempunyai visi yang luas. Visi dapat diperoleh dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengalaman&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;visualisasi&lt;/span&gt;. Jika keduanya dimiliki, maka dijamin bahwa anak didiknya akan lebih cepat maju. Kelemahan Mentor yang hanya dapat melakukan Visualisasi adalah bahwa mereka belum pernah mengalaminya. Contoh, seorang pelatih yang belum pernah keluar negeri, hanya dapat mengatakan bahwa di Inggris pada bulan Maret masih dingin, namun dia tidak dapat meyakinkan, seperti apa dinginnya, dan seperti apa gangguan fisik pada atlet karena kedinginan. Dia tidak dapat menjelaskan apa efek &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;jetlag&lt;/span&gt;, ketika baru sampai dari perjalanan lebih dari 10 jam di pesawat. Dan yang lebih penting, ternyata berapa pembina belum begitu tahu takaran pelatihan yang dibutuhkan untuk dapat berprestasi, minimal tingkat nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran, jika pengurus pelatda ada yang mengatakan bahwa mereka sangat membutuhkan pelatih yang mantan pemain nasional, namun hingga sekarang belum mendapat jatah dari "pusat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas pemain, kualitas pelatih dan ada tidaknya dana adalah masalah yang saling berpengaruh. Jika pelatih di pelatnas mendapat gaji yang cukup di Jakarta, apakah mereka juga akan mendapatkan gaji yang sama besar ketika akan melatih di daerah? Apakah ada perusahaan di daerah yang mau memberikan sponsorship sesuai nilai yang dibutuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada pelatih daerah yang membandingkan antara anggaran untuk pelatihan Bulutangkis dengan Sepak Bola. Dengan anggaran yang lebih kecil, ternyata cabang Bulutangkis dapat menyumbangkan Emas di Olimpiade dalam beberapa penyelenggaraan, sementara Sepak Bola? Sekiranya anggaran dialokasikan ke cabang BuluTangkis, dia yakin hasilnya akan lebih hebat lagi. Setidaknya anggaran dapat dibagi sebagian ke pelatda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, mencarikan mentor atau pelatih atau pembimbing yang andal bagi para calon juara tidaklah mudah. Banyak faktor yang berbicara. Namun, betapa pun sulit, harus terus diupayakan agar terjadi proses "standardisasi" dalam cabang-cabang tertentu. Jika beberapa universitas negeri di Indonesia telah cukup mampu melakukan standardisasi dalam kualitas lulusannya, maka sewajarnyalah kegiatan "pendidikan olah raga" juga dapat melakukannya. Tentu ada konsekuensi biaya dari pemerintah dan kerelaan dari para mentornya. Tentunya, secara faktual, yang lebih menjanjikan prestasi adalah cabang "olahraga" yang tidak massal, seperti Bulutangkis, Catur, Tenis, dan Bridge. Untuk yang massal seperti sepakbola, rasanya masih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tokoh seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rexy Mainaki&lt;/span&gt; telah dapat melakukan "standardisasi" kualitas pemain di Inggris dan di Malaysia menjadi "seperti Indonesia," karena dia telah pernah melatih di sana, maka wajar jika hal serupa dapat dilakukan di daerah-daerah di Indonesia, asalkan cukup dana untuk membiayai (menggaji) dengan nilai yang wajar bagi para mentornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sayang jika Cita-cita dan Mimpi besar para anak berbakat tidak dapat terwujud karena ketidakmerataan kualitas dan kuantitas para pelatihnya, tidak ada Mentor Andal. Bakat yang ada akan terbuang percuma. Akankah kita tinggal diam?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1471810084919407405?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1471810084919407405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1471810084919407405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1471810084919407405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1471810084919407405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/cita-cita-dan-mentor-yang-andal.html' title='CITA-CITA DAN MENTOR YANG ANDAL'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-5341510654801990097</id><published>2008-05-12T18:20:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T18:20:00.705-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jujur bercita-cita'/><title type='text'>KEJUJURAN DALAM BERCITA-CITA</title><content type='html'>Dalam sebuah berita elektronik pada hari ini, 12 Mei 2008 (&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Liputan6.com),&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  disebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi meluncurkan Warung Kejujuran. Ini adalah bentuk dari suatu proses panjang pencegahan korupsi. Selain diterapkan di kantor KPK, rupanya warung semacam ini juga diluncurkan di beberapa sekolah, dengan maksud yang sama, menyiapkan mental untuk jujur. Indikator kejujurannya adalah, toko tidak akan bangkrut jika proses belanjanya jujur, karena warung ini sama sekali tidak ada penjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan Cita-cita?&lt;br /&gt;Ternyata ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, ketika saya masih jadi mahasiswa, saya sempat beberapa kali menghadapi rekan mahasiswa lain yang menurut saya tidak jujur dalam bercita-cita. Mereka tidak berani jujur kepada orang tua mereka tentang cita-citanya sendiri. Yang lebih penting, itu berarti mereka tidak jujur kepada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kejujuran yang juga harus dilakukan, adalah pada saat kita mencoba mencari potensi diri, atau bakat kita, atau talenta kita. Kita harus jujur bahwa kita mempunyai suatu bakat tertentu dan tidak mempunyai bakat yang lainnya. Memang ada sebagian motivator yang mengatakan bahwa kemampuan manusia adalah tidak terbatas, artinya bakat tidak penting. Ada juga yang ahli hipnotis sehingga sepertinya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;semua&lt;/span&gt;--saya ulangi--&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;semua&lt;/span&gt; yang tadinya kita tidak bisa lakukan , akan dapat kita lakukan dengan metode hipnotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi condong kepada pendapat yang mengatakan bahwa kemampuan manusia itu ada batasnya, tapi batasnya sangat luas dan hanya sebagian kecil wilayah saja yang telah kita jelajahi. Sisanya yang belum kita ketahui apalagi jelajahi masih sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah gunanya kita mempelajari tentang ilmu genetika. Ilmu pengetahuan dasar yang kita pelajari menyatakan bahwa manusia mempunyai 46 kromosom. Ketika terjadi perkawinan maka 23 kromosom dari sel telur dan 23 kromosom dari sel sperma akan bersatu membentuk 46 kromosom yang baru. Namun demikian masing-masing kromosom telah membawa "pesan" dalam bentuk rantai DNA yang sangat banyak. Anda dapat bayangkan berapa kemungkinan kombinasi dari 46 kromosom dengan ratusan rantai DNA? Pasti melebihi 10 milyar kemungkinan yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, inilah yang akan membentuk bakat-bakat kita. Mereka membentuk Kombinasi Kecerdasan. Untuk itu kita perlu mengetahui dan mengeksplorasi kemampuan-kemampuan kita sendiri. Caranya dapat dengan melakukan aktifitas sendiri, dengan bantuan teman dan sahabat untuk memperhatikan kemampuan kita, maupun oleh orang tua dan guru yang mungkin dapat melihat bakat-bakat yang terpendam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang mahasiswa tidak jujur dalam memilih jurusan dan fakultas, maka dia menempatkan diri pada posisi yang mungkin tidak sesuai dengan bakat-bakatnya, atau melawan kodrat Kombinasi Kecerdasannya. Ini bukan berarti seorang dengan bakat yang sedang-sedang (&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mediocre&lt;/span&gt;) tidak dapat sukses, namun untuk mencapai sukses dia harus bekerja ekstra keras karena akan bersaing dengan sebagian orang yang sangat berbakat di bidang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mempunyai kenalan seorang anak muda yang sangat berbakat dalam beberapa bidang. Namun dia hanya ingin berfokus pada satu atau dua bidang dulu. Saat ini dia sedang berkuliah di fakultas psikologi sebuah universitas negeri ternama. Namun, sebelum itu dia merasa perlu untuk membuktikan kepada keluarganya bahwa dia dapat diterima melalui saringan masuk ke fakultas MIPA di ITB, yang akhirnya tidak diambilnya. Juga, dia sempat diterima di program internasional di fakultas ekonomi di sebuah universitas terkenal, yang juga tidak diambilnya. Hal ini hanya dia lakukan untuk menyenangkan pihak keluarganya yang sebagian besar sukses dalam bidang eksakta maupun ekonomi. Namun, dia juga membuktikan bahwa dia harus jujur dengan hasrat dan bakat-bakatnya yang lain. Dia ingin mengembangkan diri menjadi seorang psikolog yang dapat membantu banyak orang lain, yang dia anggap lebih asyik daripada seorang psikiater, karena psikolog tidak perlu memberi obat untuk memotivasi seorang pasien. Dia telah jujur kepada dirinya dan kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kejujuran ini, tidak perlu lagi keraguan ketika melalui kegiatan belajar atau perkuliahan. Semua yang dikerjakan akan lebih ikhlas, lebih bersemangat dan lebih mudah karena sudah ada kejujuran dalam memilih jalur berproses menuju Cita-cita. Ini akan membuat proses mencapai Cita-cita yang lebih cepat dan Sukses yang lebih Besar daripada mereka yang terpaksa melakukannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-5341510654801990097?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/5341510654801990097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=5341510654801990097' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5341510654801990097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/5341510654801990097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/kejujuran-dalam-bercita-cita.html' title='KEJUJURAN DALAM BERCITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-3915639730796693726</id><published>2008-05-11T18:20:00.000-07:00</published><updated>2008-05-11T19:07:10.669-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepreneur'/><title type='text'>CALON ENTREPRENEUR</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanggal 17 April 2008, saya mendapatkan SMS dari seorang siswa kelas 9 (3 SMP), namanya HANI. Dia telah membaca buku &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;DreamSMART(TM) for Teens&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; dan mengomentari isi yang terkait dengan cita-citanya. Dia ingin menjadi seorang Entrepreneur.  Untuk mendapatkan gambaran yang jelas, silakan ikuti "percakapan" kami dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Asww. Kak, ini Hani mau tanya, di apendiks cita-cita yang kakak buat, ditulis 'untuk yang mau jadi entrepreneur(pengusaha) sekolahnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tergantung&lt;/span&gt;.' Maksudnya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Alkslm. Entrepreneur di bidang apa? Untuk menjadi entrepreneur memang tidak harus kuliah, tapi harus paham tentang uang, marketing, networking, dan bidang yang dia terjuni. Misalnya mau dagang Mie Ayam, harus tahu tentang bahan, pembuatan, bumbu dll yang terkait langsung dengan bisnis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Saya sendiri masih bingung untuk menentukan bidangnya. Ada tips nggak supaya Hani nggak bingung utk menentukan bidang apa yang cocok buat Hani? Trus sekolah yang cocok buat yang mau jadi entrepreneur SMK or SMA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: OK, saya mau tahu dulu, apa kehebatan kamu, menurut kamu sendiri, menurut temanmu, dan menurut orang tuamu. Trus, kalau kamu ingin mengubah dunia, dalam bidang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Kalau menurut teman-teman Hani, secara akademis Hani ahlinya matematika di kelas, tapi kalau kata ortu Hani jago ngomong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Apakah punya tokoh idola yang kamu pikir hebat dan mungkin kamu bisa mengikuti jejaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Helmy Yahya, pengusaha media yang sukses. Tapi, Hani belum yakin kalau Hani bisa mengikuti jejaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Untuk masuk dunia entertainment ada beberapa cara: nyanyi, lawak, main film/sitron, ada yang lewat MC. Mungkin kamu bisa masuk dari jalur itu. Kuliah di Komunikasi Massa di FISIP, tertarik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Dimana? Tapi Hani gak tertarik utk jadi entertainer. Hani pengen jadi pengusaha aja. Kira-kira kalau masuk SMK jurusan apa ya? Trus kiat sukses buat jadi entrepreneur apa aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: OK, tapi bidangnya apa? Buka resto, dagang mobil, jual baju, or buka TK dan Play Group? Yang mana, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;give me a clue..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Nah, Hani bingung di situ.. menentukan bidangnya. Kalau dari pilihan kakak, Hani pilih buka TK dan Play Group.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Kalau bidang pendidikan harus sarjana, karena tantangannya besar dan beragam. Tidak ada yang dari SMK atau SMA saja. Kalau toh kita punya dana, tetap harus punya rekanan yang punya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;background&lt;/span&gt; Guru atau Psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Berarti harus masuk SMA trus lanjutin kuliah Psikologi gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: Ya.. gitu deh jalurnya. Psikologi adalah awal yang bagus untuk terjun di bidang pendidikan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hani: Trims kak, pulsa ku habis, nanti kapan-kapan Hani boleh nanya-nanya lagi khan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aji: OK, boleh nanya-nanya terus kok. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;No problem. See you next time and tq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Ya, begitulah kalau ingin jadi entrepreneur (pengusaha) sekolahnya sangat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;tergantung&lt;/span&gt; bidang usaha yang dipilih. Tapi, yang juga penting adalah kemahiran yang terus dilatih dalam hal: kreatifitas, keuangan,&lt;/span&gt;&lt;span&gt; negosiasi,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; marketing, networking, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;dan tentunya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Leadership &lt;/span&gt;&lt;span&gt;(kepemimpinan).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-3915639730796693726?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/3915639730796693726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=3915639730796693726' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3915639730796693726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/3915639730796693726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/calon-entrepreneur.html' title='CALON ENTREPRENEUR'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-2901887508278273899</id><published>2008-05-11T09:40:00.000-07:00</published><updated>2008-05-11T19:45:06.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='belajar'/><title type='text'>BELAJAR MENUJU CITA-CITA</title><content type='html'>Di bulan Mei 2008 ini, saya sempat bertemu dengan dua orang taruna dari salah satu lembaga pendidikan sebuah departemen. Mereka sedang menjalani pendidikan (kursus) selama 3 bulan. Walaupun hanya 3 bulan, mereka harus memakai seragam (PDH: Pakaian Dinas Harian) kebanggaan ketika keluar kampus. Saya bertemu mereka ketika mereka pulang dari libur akhir pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bercerita, bahwa sebenarnya mereka lebih suka langsung ikut pendidikan selama 9 bulan tanpa terputus. Jika mereka saat ini hanya ikut selama 3 bulan, berarti nanti akan disambung lagi selama 6 bulan, tapi harus mengikuti dulu PKL (Praktek Kerja Lapangan) di kantor-kantor yang ditunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sekelumit perjuangan dua orang dari daerah yang sedang mengejar cita-cita mereka sebagai pegawai negeri sipil yang baik dan kompeten dari sebuah departemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar adalah penting dalam menuju cita-cita. Belajar dalam arti yang sangat luas. Belajar secara resmi di sekolah negeri maupun swasta atau belajar secara autodidak (sendiri) atau langsung terjun dalam masyarakat dalam bidang yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sepupu saya bercerita bahwa teman SMPnya mempunyai anak, yang kalau ditanya tentang pendidikan Ayahnya selalu malas untuk menjawab. Biasanya si anak dengan enggan akan menjawab: "sekolah Ayahku memang cuma SMP, tapi Ayahku kaya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya sang Ayah adalah salah satu pengusaha kayu dari Sumatera Utara. Di Jakarta, saat ini dia telah mempunyai aset dari hasil kerja kerasnya dalam nilai yang sangat besar, setidaknya ada tanah dan rumah senilai lebih dari satu milyar rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi memang untuk menjadi kaya tidak harus kuliah. Cukup lulus SMP saja bisa juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang mungkin terlewatkan adalah bahwa si Ayah telah belajar menambah ketrampilannya dalam hal perkayuan selama mungkin lebih dari 10 tahun sebelum dia mulai merambat sukses. Anda bayangkan jika dia lulus SMP sekitar tahun 1977, kemudian belajar di "hutan kayu" selama 10 tahun, mungkin mulai dari kenek tukang potong pohon dan seterusnya "naik pangkat" hingga menjadi pengusaha sukses. Itu adalah perjalanan yang Hebat Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, saya pernah mempunyai bos besar yang ketika awalnya harus belajar dulu di hutan! Benar-benar di hutan di Sumatera. Dia tinggal di barak. Kira-kira, dia termasuk yang membuka lahan di sana. Berpuluh tahun kemudian dia telah berhasil menjadi pengusaha sukses di bidang properti, yang lahannya sebagian besar ada di selatan Jakarta, tepatnya di sepanjang pinggir sungai Pesanggrahan. Lebih hebat lagi, berdasarkan pengalaman saya bekerja mengabdi kepada beberapa orang bos, dialah satu-satunya yang saya kenal yang sangat mendorong karyawannya untuk belajar sambil bekerja. Dia mengijinkan para Drafter untuk kuliah di hari Sabtu, padahal yang lain harus masuk setengah hari. Belakangan saya mendapat kabar bahwa beberapa orang mantan Drafter telah berhasil menjadi Arsitek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai cita-cita anda, apakah pada hari ini anda merasa telah cukup &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;belajar&lt;/span&gt; ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-2901887508278273899?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/2901887508278273899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=2901887508278273899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2901887508278273899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/2901887508278273899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/belajar-menuju-cita-cita.html' title='BELAJAR MENUJU CITA-CITA'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1541156276463567128</id><published>2008-05-10T11:40:00.000-07:00</published><updated>2008-05-11T19:48:53.434-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ujian nasional'/><title type='text'>Cita-cita dan Ujian Nasional</title><content type='html'>Seorang siswa SMP kelas 9 di Cianjur, yang bernama Rz, yang belum mempunyai cita-cita yang jelas, sempat curhat kepada saya via SMS. Ketika itu, beberapa hari menjelang Ujian Nasional untuk SMP. Dia "bercita-cita" untuk lulus Ujian Nasional dengan nilai rata-rata 9!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai itu dia butuhkan untuk dapat mendaftar di sebuah sekolah di Tangerang. Saya pikir, itu adalah nilai yang sangat tinggi. Saya dapat merasakan kekhawatiran dari cara dia menyampaikan SMS-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya balas, bahwa dia sebaiknya lebih memfokuskan pada persiapan menjelang ujian, dan meminggirkan dulu kekhawatiran jika nanti tidak diterima di sekolah itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;First thing first!&lt;/span&gt; Yang penting dan mendesak adalah persiapan jelang ujian, bukan ketakutan itu. Jadi saya anjurkan dia untuk FOKUS! Nanti setelah keluar nilainya, baru dipikirkan lagi strategi (tepatnya: taktik) selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari ujian, senja hari menjelang ujian Bahasa Inggris, Rz kembali SMS. Dia tanyakan, bagaimana caranya agar dapat nilai bagus untuk Bahasa Inggris, yang menurutnya dia sangat lemah. Karena sudah sangat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mepet&lt;/span&gt;, saya hanya menyarankan  kepadanya untuk mengambil kamus dan bacaan dalam bahasa Inggris, serta mencatat dan menghafalkan kata-kata yang belum jelas baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dia bertanya, apakah sebaiknya dia mencontek kepada temannya yang jago Inggris, karena saat ini dia "bercita-cita" untuk mendapat nilai bagus dalam Bahasa Inggris. Tentu saja saya tetap menyarankan untuk tidak usah mencontek dan lebih FOKUS pada sisa waktu yang beberapa jam untuk menghafalkan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;vocab&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Rz esoknya mencontek? Mungkin hanya Tuhan, dirinya dan malaikat yang tahu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah pilihan. Ketika kita memilih dan bercita-cita, dan bersungguh-sungguh melaksanakan cita-cita tersebut, maka Tuhan akan membantu mewujudkan. Ketika kita "bercita-cita" untuk mencontek pada esok hari, dan tidak belajar malam ini, maka sangat mungkin Tuhan akan mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu sangat mirip dengan orang yang bercita-cita untuk menjadi pegawai negeri karena di sana akan mendapat gaji, tunjangan askes, dll, dan nanti akan mendapat uang pensiun, dan sehari-harinya  boleh datang ke kantor jam 10.00 kemudian minum teh/kopi dan gorengan sambil baca koran, lalu kerja sebentar, lalu makan siang, istirahat, lalu kerja lagi sebentar, dan jam 14.00 pulang. Dia memilih, bertekad, melaksanakan dan Tuhan akan mengijinkan apa yang dia "cita-citakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah departemen telah memilih menjadi Departemen Kecer&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIK&lt;/span&gt;an &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAS&lt;/span&gt;ional, yang bertekad, dan melaksanakan visi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cerdik&lt;/span&gt; tersebut, maka itulah yang insyaALLAH akan terwujud. Kecerdikan (baca: kecurangan) telah menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu ini, sebuah harian terkemuka di sini, memberitakan adanya "perang gerilya" alias "perang kecerdikan" yang dilakukan para guru secara sadar dan terpaksa,  agar sebanyak mungkin siswa dapat lulus. Mereka tidak tertangkap. Jika ada berita bahwa di Sumatra ada guru yang tertangkap, berarti mereka tidak cukup cerdik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika departemen tersebut di atas memilih untuk "bercita-cita" membuat sebanyak mungkin siswa "lulus" dengan nilai rata-rata di atas 5,25 dan mereka bertekad dan mewujudkan itu, maka itulah yang akan terjadi. Mereka akan mendapatkan lebih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;banyak&lt;/span&gt; siswa yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lulus&lt;/span&gt;, tapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sedikit&lt;/span&gt; saja yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jujur&lt;/span&gt;! Seandainya mereka "bercita-cita" untuk mendapatkan lebih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;banyak&lt;/span&gt; siswa yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jujur&lt;/span&gt;, berakhlak baik dan bertanggung jawab, sangat mungkin cerita dan beritanya akan berbeda. Mereka tidak akan mendapatkan manusia Indonesia yang jujur, berakhlak, berbudi pekerti luhur maupun yang bertanggungjawab, dengan cara seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju dengan pendapat Pak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arief Rachman&lt;/span&gt;, yang lebih mengutamakan kejujuran dan tanggung jawab, walaupun dia banyak diprotes oleh para orang tua. Bahkan dia dianggap terlalu jujur! Menurut saya, JUJUR tidak ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;embel-embel &lt;/span&gt;TERLALU, karena jujur ya jujur! Saya juga sangat setuju bahwa yang harus diukur dari suatu proses belajar-mengajar adalah aspek afektif, psikologi, budi pekerti akhlak. Jadi, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; cara kita untuk mendapatkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sebagian besar&lt;/span&gt; manusia Indonesia yang seperti ini?&lt;br /&gt;(sumber: Kompas dan opini penulis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1541156276463567128?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1541156276463567128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1541156276463567128' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1541156276463567128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1541156276463567128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/cita-cita-dan-ujian-nasional.html' title='Cita-cita dan Ujian Nasional'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2419126142441117369.post-1153650147876243229</id><published>2008-05-08T08:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T22:19:46.543-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fokus dan kenali diri'/><title type='text'>Fokus itu Penting, Kenali Diri juga Penting</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang remaja yang duduk di kelas 11 di Makassar sedang bingung. Dia duduk SMU jurusan IPA. Namun demikian dia masih sangat bingung, kelak setelah lulus hendak meneruskan entah ke mana. Tadinya, ia ingin menjadi seorang insinyur Sipil, sayangnya dia belum dapat menentukan siapa idolanya. Setelah curhat beberapa saat, dia baru sadar bahwa mungkin dia sangat tidak cocok untuk menjadi insinyur sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sangat tidak menyukai menggambar. Dia baru saja tahu bahwa di Teknik Sipil, Mesin dan lebih khusus Arsitektur, adalah jurusan yang sangat sering mendapat tugas menggambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, di teknik sipil, seorang harus dapat menggambarkan sebuah konstruksi, mulai dari bawah, pondasi, naik lagi, konstruksi kolom, balok, dan juga konstruksi atap. Belum lagi jika dikaitkan dengan kerumitan bangunan yang serba moderen, yang sangat kompleks gambarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula di teknik mesin. Semester satu dan dua adalah pelajaran pertama menggambar teknik, dan ini adalah pelajaran yang berjilid, jika jilid 1 belum lulus, dilarang mengikuti jilid 2 nya. Setelah itu baru dapat melanjutkan dengan tugas Kopling. Jika tugas ini lulus, baru boleh mengambil tugas Roda Gigi. Setelah itu baru boleh tugas-tugas Pilihan/Akhir. Ini semua berjilid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling banyak menggambar adalah jurusan Arsitektur. Ada berjenjang tugas Studio, yang benar-benar ketat, sangat berjilid. Tentu saja harus ada pelajaran tentang perancangan yang harus menyertakan keindahan estetika, tanpa mengurangi fungsi bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah mengetahui penjelasan tersebut, si remaja mulai berubah pikiran. Mungkin dia akan lebih cocok untuk memasuki jurusan Fisika, bahkan dia mulai tertarik dengan Fisika Nuklir. Mungkin saja itu cocok, karena dia mempunyai cukup kekuatan atau keunggulan di bidang matematika dan fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi fokus akan keinginan dan hasrat atau cita-cita memang penting, namun harus juga membaca kemampuan diri sendiri. Hasrat tanpa cukup bakat mungkin akan dapat membuat seorang berhasil, namun jika hasrat dan minat yang dibekali dengan bakat yang sesuai yang terus diasah, adalah kondisi yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2419126142441117369-1153650147876243229?l=dreamsmarter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/feeds/1153650147876243229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2419126142441117369&amp;postID=1153650147876243229' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1153650147876243229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2419126142441117369/posts/default/1153650147876243229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dreamsmarter.blogspot.com/2008/05/fokus-itu-penting-kenali-diri-juga.html' title='Fokus itu Penting, Kenali Diri juga Penting'/><author><name>Y.S. Aji Soedarsono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
